News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong UMKM Pangan Fungsional Naik Kelas, Pertapreneur Aggregator Targetkan Daya Saing hingga Keamanan Produk

Pertapreneur Aggregator mendorong UMKM pangan tidak hanya memproduksi pangan alami, tetapi juga meghasilkan produk pangan fungsional yang aman, teruji, dan berdaya saing.
Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB
Penguatan UMKM pangan melalui Pertapreneur Aggregator yang sejalan dengan Asta Cita Pemerintah.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - Program Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025 yang dijalankan PT Pertamina (Persero) saat ini sedang difokuskan untuk memperkuat UMKM di sektor pangan fungsional agar berkembang menjadi pelaku usaha yang berstandar dan memiliki daya saing.

Melalui program ini, UMKM didorong tidak hanya memproduksi pangan alami, tetapi juga menghasilkan produk pangan fungsional yang aman, teruji, dan memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan pembinaan dalam program tersebut menempatkan aspek keamanan pangan dan mutu produk sebagai landasan utama pendampingan. Strategi ini dirancang agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus naik kelas secara berkelanjutan.

Pertamina menekankan penguatan tata kelola produksi, konsistensi kualitas, serta kesiapan operasional. Langkah ini diharapkan mendorong UMKM pangan lokal berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus membangun kepercayaan konsumen.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyatakan bahwa pengembangan UMKM pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“UMKM pangan perlu didorong untuk naik kelas dengan standar yang kuat. Dengan sistem dan kualitas yang terjaga, UMKM dapat berperan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menyediakan produk yang bermanfaat bagi  masyarakat,” ujar Baron, Kamis (15/1/2026).

Salah satu peserta Program Pertapreneur Aggregator 2025 adalah Imago Raw Honey asal Bogor. Usaha ini menjadi satu dari 10 Champion PAG 2025 yang saat ini memasuki fase Business Acceleration and Scaling Up.

Melalui pendampingan program, Imago Raw Honey memperkuat strategi bisnis serta kesiapan ekspansi. Pengembangan madu fungsional berbasis riset dilakukan untuk menjaga mutu produk dan memastikan keamanan pangan secara konsisten.

Henry, pemilik Imago Raw Honey, menyampaikan bahwa pendampingan dalam PAG membantu meningkatkan kapasitas manajemen dan operasional usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Desember 2025, Imago Raw Honey berhasil mengantongi sertifikasi Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sebagai upaya penting dalam menjamin keamanan pangan serta kesiapan produksi dalam skala besar.

Program Pertapreneur Aggregator yang dimulai sejak akhir 2025 ini mencakup sejumlah tahapan. Rangkaian kegiatan diawali dengan Business Acceleration secara daring, kemudian dilanjutkan kelas Business Acceleration and Scaling Up yang didampingi mentor dari Universitas Gadjah Mada.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bijak Bermedia Sosial, Siswa SD Surabaya Dapat Edukasi Literasi Digital

Bijak Bermedia Sosial, Siswa SD Surabaya Dapat Edukasi Literasi Digital

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi secara aman dan bijak menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi muda.
Legenda Manchester United Tak Setuju Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen MU: Harusnya Cuma Interim

Legenda Manchester United Tak Setuju Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen MU: Harusnya Cuma Interim

Legenda Manchester United, Gary Neville, menekankan bahwa Michael Carrick tidak boleh menjadi pelatih permanen. Menurutnya, Carrick hanya perlu menjadi interim.
Timnas Indonesia Tanpa Jay Idzes dan Kevin Diks di Piala AFF 2026? Ini Kata John Herdman

Timnas Indonesia Tanpa Jay Idzes dan Kevin Diks di Piala AFF 2026? Ini Kata John Herdman

Pelatih John Herdman mengungkap Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa pemain utama seperti Jay Idzes dan Kevin Diks di Piala AFF 2026 karena alasan ini.
Ketum PKR Kritik Pengelolaan Energi Nasional: Masih Syarat Kepentingan hingga Ketergantungan pada Asing

Ketum PKR Kritik Pengelolaan Energi Nasional: Masih Syarat Kepentingan hingga Ketergantungan pada Asing

Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, menyampaikan kritik terhadap praktik pengelolaan energi nasional.
Real Madrid Langsung Cari Pelatih Baru usai Alvaro Arbeloa Alami Kekalahan di Laga Debutnya

Real Madrid Langsung Cari Pelatih Baru usai Alvaro Arbeloa Alami Kekalahan di Laga Debutnya

Real Madrid kabarnya sudah langsung berburu pelatih baru setelah kekalahan dari Albacete. Itu merupakan laga debut Alvaro Arbeloa yang ditunjuk menggantikan Xabi Alonso.
Awas Lupa, Dua Lokasi TransJakarta Ini Jadi 'Juara' Tempat Barang Penumpang Paling Sering Tertinggal

Awas Lupa, Dua Lokasi TransJakarta Ini Jadi 'Juara' Tempat Barang Penumpang Paling Sering Tertinggal

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat ada sebanyak 6.793 barang milik penumpang yang tertinggal di bus maupun halte Transjakarta selama tahun 2025.

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT