Telkomsel Bongkar 'Momen Emas' Ramadan: Trafik Digital Meledak 87% di Waktu Sahur, Peak Hour Terbaik yang Bikin Iklan ‘Auto-Nempel’
- ist
Jakarta, tvOnenews.com - Menyambut Ramadan, Telkomsel melalui Telkomsel Enterprise menerbitkan whitepaper “DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan”, sebuah panduan berbasis data untuk membantu brand dan pelaku bisnis menyusun kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak.
Mengacu pada insight dari Ramadan 2025, engagement pelanggan meningkat hingga 112% dibanding hari biasa, di antaranya didorong oleh aktivitas social media (+3% YoY), belanja online (+8% YoY), serta layanan keuangan (+8% YoY). Strategi pemasaran digital-first menjadi semakin krusial, terutama bagi brand menjelang Ramadan 2026.
“Kekuatan kampanye bukan hanya tentang seberapa luas pesan tersampaikan, tetapi juga seberapa relevan dan bermakna pesan tersebut bagi audiens. Dengan analisis mendalam berbasis data survey dan insight dari basis pelanggan terbesar dan terluas di Indonesia, kami ingin membantu pelaku industri memaksimalkan peluang di tengah kompleksitas perilaku konsumen digital yang terus berkembang," kata VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya.
Micro-Moments yang Menentukan: Sahur, Zuhur, dan Buka Puasa
Whitepaper ini menyoroti bahwa banyak brand masih bisa lebih maksimal pilih waktu beriklan, terutama di momen-momen spesifik (micro-moments) yang jadi puncak trafik digital. Tiga waktu terbaik yang direkomendasikan:
• Sahur (03:00-05:00): aktivitas digital naik >87% dan trafik TV naik >88%.
• Zuhur (11:00-14:00): lonjakan browsing dan akses social media.
• Buka Puasa (16:00-19:00): engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan.
Dengan menghubungkan konteks dan kebutuhan audiens pada micro-moments unik Ramadan tersebut, brand dapat menghadirkan pesan yang lebih relevan dan berdampak.
Siapa Profil Audiens yang Paling Responsif?
Berdasarkan 8,7 juta click/tap dari analisis kampanye Ramadan 2025, audiens dengan konversi tertinggi didominasi oleh:
• 94% beragama Islam, dari persona kalangan Milenial (39%), Gen X (29%), dan Gen Z (23%),
• tersebar di wilayah Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara,
• aktif social media (58%), rutin belanja online (17%), dan pengguna layanan keuangan (14%).
Seiring meningkatnya aktivitas ibadah, Ramadan juga memicu lonjakan aktivitas digital, menghadirkan peluang unik bagi brand untuk menjangkau audiens yang relevan secara lebih presisi dan bermakna.
Load more