News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akses Masih Diperbaiki, BPH Migas Upayakan Cara-Cara Ini agar BBM Bisa Masuk ke Wilayah Bencana Terpencil di Aceh

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas memastikan melakukan berbagai upaya distribusi agar BBM tetap menjangkau masyarakat meski akses infrastruktur masih terbatas.
Minggu, 18 Januari 2026 - 22:36 WIB
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Aceh.
Sumber :
  • Istimewa/BPH Migas

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina Patra Niaga sampai saat ini masih terus mengupayakan normalisasi pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Aceh, terutama di wilayah terdampak bencana seperti Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Secara umum, ketersediaan BBM di Aceh terjaga, dengan 97 persen stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah terdampak telah kembali beroperasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat kunjungan kerja ke Aceh, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas memastikan distribusi BBM tetap menjangkau masyarakat meski akses infrastruktur masih terbatas.

Pasokan BBM, kata dia, tetap disalurkan dengan berbagai cara hingga ke daerah terpencil, termasuk Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

"Salah satu contoh akses yang masih terbatas adalah di Kabupaten Bener Meriah di mana aksesnya banyak yang putus, jembatan putus karena longsor. Kita tahu, saat ini Provinsi Aceh diberikan keringanan pembelian BBM bersubsidi secara manual (tidak menggunakan barcode)," ujar papar Wahyudi, dikutip Minggu (17/1/2026).

"Harapannya agar masyarakat tidak panik buying, serta mempermudah masyarakat melakukan aktivitasnya sekaligus untuk menyalakan genset yang diberikan pemerintah untuk penerangan sementara bagi masyarakat," jelasnya.

Berdasarkan data, masa tanggap darurat bencana di Aceh telah berlangsung dalam beberapa tahap. Periode pertama berlaku pada 28 November hingga 11 Desember 2025, dilanjutkan perpanjangan kedua pada 12–25 Desember 2025.

Tahap ketiga berlangsung 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, sementara tanggap darurat keempat ditetapkan mulai 9 hingga 22 Januari 2026 sesuai keputusan Gubernur Aceh.

Hasil pemantauan BPH Migas menunjukkan kebijakan keringanan pembelian BBM jenis JBT dan JBKP berjalan efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana dan upaya pemulihan pascabencana.

Wahyudi menjelaskan, perbaikan akses jalan menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah masih membatasi kapasitas armada pengangkut BBM. Mobil tangki yang dapat melintas hanya berkapasitas sekitar 8 kiloliter.

Kondisi ini membuat tim lapangan menerapkan pola distribusi khusus dengan memanfaatkan jeriken atau drum yang disiapkan Pertamina Patra Niaga dan diangkut menggunakan kendaraan double cabin berpenggerak empat roda untuk menjangkau desa-desa terisolasi.

Selama masa tanggap darurat, suplai BBM dari Integrated Terminal Lhokseumawe juga disiagakan di Blang Rakal.

Skema ini dirancang untuk mempercepat distribusi ke wilayah yang sulit dijangkau mobil tangki besar, dengan memanfaatkan armada berkapasitas kecil yang sesuai dengan kondisi geografis perbukitan dan pegunungan.

"Kami juga telah meninjau langsung lokasi hub suplai atau Fuel Terminal bayangan di Blang Rakal, Kabupaten Bener Meriah. BBM yang dibawa dari Integrated Terminal Lhokseumawe menggunakan truk tangki berkapasitas 16 KL, dipindahkan (transfer) ke truk yang lebih kecil berkapasitas 8 KL, dan selanjutnya secara estafet disalurkan ke lokasi dengan menggunakan jerigen atau drum. Ini bukti kehadiran negara di daerah bencana,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, kebutuhan biosolar di Provinsi Aceh sepanjang 2025, termasuk untuk penanganan bencana, mencapai 428.324 kiloliter. Sementara realisasi penyaluran Pertalite tercatat sebesar 576.147 kiloliter.

Selama periode bencana pada akhir November hingga Desember 2025, kebutuhan BBM meningkat sekitar 8 persen. Namun secara nasional, realisasi penyaluran masih berada di bawah kuota, yakni sekitar 95 hingga 98 persen.

Wahyudi juga mengapresiasi langkah PT Pertamina Group dalam menormalisasi penyediaan dan penyaluran BBM, khususnya di wilayah terdampak bencana.

“Pertamina Patra Niaga yang memiliki tanggung jawab penuh untuk melakukan normalisasi penyediaan dan penyaluran BBM di aceh, terutama di wilayah terdampak bencana. Kami juga berupaya membantu memperlancar penyaluran BBM untuk masyarakat dan tentunya implementasinya sesuai dengan tata kelola sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Ia menilai bencana di Sumatera menjadi pengingat pentingnya pengaktifan skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dalam situasi darurat.

Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto turut mengapresiasi kerja Pertamina Patra Niaga yang mampu menjaga kelancaran distribusi BBM melalui berbagai moda transportasi, mulai dari udara dengan pesawat Hercules, jalur laut, hingga darat.

Ia menekankan agar keringanan pembelian BBM selama masa tanggap darurat dimanfaatkan secara tepat sasaran.

“Keadaan di lapangan secara umum kami lihat kondisinya hampir pulih, meski akses jalan ada yang belum bisa dilewati. Mengenai keringanan yang diberikan dalam pembelian BBM, pada awal pemberlakuan telah dilakukan sosialisasi dan nanti sejalan berakhirnya masa tanggap darurat, juga perlu dilakukan sosialisasi supaya masyarakat tidak kaget,” tambah Bambang.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara Sunardi memastikan pasokan BBM di Aceh berada dalam kondisi aman.

Integrated Terminal Lhokseumawe menjadi salah satu fasilitas utama penyuplai BBM untuk Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, dan sekitarnya, dengan tambahan pasokan dari kapal pengangkut BBM yang dijadwalkan tiba dalam waktu dekat.

Ia menyebutkan, berkat skema distribusi estafet, pemulihan pasokan energi di Bener Meriah dan Aceh Tengah terus menunjukkan perbaikan. Saat ini, di hub suplai BBM dioperasikan delapan unit mobil tangki berkapasitas 16 kiloliter sebagai feeder dan 10 unit mobil tangki berkapasitas 8 kiloliter untuk melayani empat SPBU di Bener Meriah dan empat SPBU di Aceh Tengah.

Jenis BBM yang disalurkan meliputi Biosolar dan Pertalite sebagai BBM subsidi dan kompensasi negara, mengingat wilayah tersebut masuk kategori semi-3T.

"Posisi saat ini dari kondisi normal, suplai kami sudah bisa mengcover untuk Bener Meriah sekitar 85% dari kebutuhan normal, sedangkan untuk yang Aceh Tengah itu sekitar 75% kebutuhan normal. Mudah-mudahan nanti perkembangan jalurnya kalau mobil 16 KL sudah bisa masuk, hub kita tutup. Jadi penyaluran dapat normal kembali, langsung dari Depot Lhokseumawe ke Kabupaten Bener Meriah maupun ke Aceh Tengah. Mohon doanya agar cuaca membaik dan jalur segera terbuka,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV. Dumatubun menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pemulihan Aceh.

"Kami terus berupaya maksimal dalam rangka memastikan ketersediaan energi di wilayah Aceh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat", pungkas Roberth. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkah Cedera Luka Modric, Jadi Momen Pembuktian Investasi 34 Juta Euro AC Milan untuk Bersinar Bersama Rossoneri

Berkah Cedera Luka Modric, Jadi Momen Pembuktian Investasi 34 Juta Euro AC Milan untuk Bersinar Bersama Rossoneri

Musim ini belum sepenuhnya berpihak kepada AC Milan dalam hal regenerasi. Meski begitu, ada satu nama yang perlahan mulai mencuri perhatian, Ardon Jashari.
Oknum Dosen UIN STS Jambi dan Mahasiswi Digerebek Istri Sah di Kamar Kos, Langsung Dinonaktifkan

Oknum Dosen UIN STS Jambi dan Mahasiswi Digerebek Istri Sah di Kamar Kos, Langsung Dinonaktifkan

Viral di media sosial seorang oknum dosen UIN STS Jambi dan mahasiswi digerebek istri sahnya dan warga di sebuah kamar kos. Ini keterangan Rektor UIN STS Jambi Kasful Anwar.
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Dedi Mulyadi Terharu, Nenek 67 Tahun yang Setia pada Almarhum Suami Diberi Hadiah Rumah

Dedi Mulyadi Terharu, Nenek 67 Tahun yang Setia pada Almarhum Suami Diberi Hadiah Rumah

Kisah setia Mak Acih (67 tahun) yang menjanda selama puluhan tahun menyentuh hati Dedi Mulyadi hingga berujung hadiah rumah saat perayaan Hari Jadi Kota Depok
Kiyai Cabul Lecehkan 50 Santriwati di Pati Telah Ditetapkan Tersangka Tapi Belum Ditahan, kenapa?

Kiyai Cabul Lecehkan 50 Santriwati di Pati Telah Ditetapkan Tersangka Tapi Belum Ditahan, kenapa?

Oknum kiyai yang diduga melakukan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pati, Jawa Tengah telah ditetapkan sebagai tersangka. Ini kata Kapolsek Tlogowungu.
KA Sangkuriang Resmi Beroperasi, Hubungkan Bandung–Banyuwangi via Yogyakarta

KA Sangkuriang Resmi Beroperasi, Hubungkan Bandung–Banyuwangi via Yogyakarta

Pemerintah memperluas akses transportasi ke Banyuwangi, tujuan wisata nasional. PT KAI meluncurkan KA Sangkuriang rute Bandung–Banyuwangi via Yogyakarta.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari KDM yang geram dengan ormas hingga penyebab kematian dr. Myta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT