Saham RLCO Terbang 16% Lagi, Kapitalisasi Melejit Lebih 4.000% Sejak IPO
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com – Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) kembali mencatat lonjakan signifikan pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/1/2026). Hingga sekitar pukul 09.50 WIB, saham emiten sarang burung walet ini melesat 16,12 persen ke level Rp7.025 per saham.
Volume transaksi RLCO tercatat mencapai 19,54 juta saham dengan frekuensi 19.276 kali dan nilai transaksi menembus Rp134 miliar. Kinerja tersebut memperpanjang tren reli saham RLCO yang belum pernah menyentuh zona merah sejak pertama kali melantai di BEI pada 8 Desember 2025.
Sebagai informasi, Abadi Lestari Indonesia resmi melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan harga Rp168 per saham. Dengan posisi harga saat ini di Rp7.025, saham RLCO telah melonjak lebih dari 4.000 persen dalam waktu kurang dari dua bulan, menjadikannya salah satu saham IPO dengan kinerja paling agresif di awal 2026.
Lonjakan beruntun ini turut menarik perhatian pelaku pasar, khususnya investor ritel, mengingat saham RLCO konsisten mencatat kenaikan harian sejak pencatatan perdana. Sejumlah analis menilai reli tajam tersebut didorong oleh sentimen positif pasar terhadap prospek bisnis sarang burung walet, serta terbatasnya jumlah saham beredar di publik.
Performa Perdagangan RLCO Hari Ini
Berikut data perdagangan saham RLCO hingga sesi I, Senin (19/1/2026):
-
Harga saham: Rp7.025 per saham
-
Kenaikan: 16,12 persen
-
Volume transaksi: 19,54 juta saham
-
Frekuensi transaksi: 19.276 kali
-
Nilai transaksi: Rp134 miliar
Dengan performa tersebut, RLCO kembali mencatatkan penguatan signifikan setelah sebelumnya juga mengalami lonjakan tajam dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.
Kepemilikan Saham dan Pengendali RLCO
Pengendali utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk adalah PT Realco Omega Investama dan Edwin Pranata. Pasca IPO, Realco Omega Investama menguasai 77,6 persen saham RLCO, sementara Edwin Pranata menggenggam 2,32 persen saham secara langsung.
Nilai kepemilikan Realco Omega Investama kini diperkirakan mencapai sekitar Rp17 triliun, melonjak tajam dibandingkan valuasi saat IPO yang berada di kisaran Rp407 miliar. Edwin Pranata juga tercatat sebagai penerima manfaat akhir atau ultimate beneficial owner dari RLCO.
Di balik Realco Omega Investama, terdapat PT Pranata Cipta Nusa yang menguasai 56,35 persen saham. Perusahaan tersebut dimiliki oleh Edwin Pranata bersama istrinya, Jenifer Puspitasari Widjaja. Dalam struktur manajemen RLCO, Edwin menjabat sebagai Direktur Utama, sementara Jenifer menduduki posisi Komisaris.
Berdasarkan prospektus IPO, Edwin Pranata saat ini berusia 34 tahun, sedangkan Jenifer berumur 32 tahun. Selain itu, pemegang saham lain di Realco Omega Investama adalah PT Mega Perdana Investama yang dimiliki Loesianto Handoko, sosok yang dikenal sebagai salah satu pengusaha sarang burung walet terbesar di Indonesia.
Saham IPO yang Tak Pernah Merah
Sejak pencatatan perdananya di BEI, saham RLCO tercatat belum pernah mengalami penurunan harga harian. Kondisi ini membuat RLCO menjadi sorotan pasar sebagai salah satu saham IPO dengan reli paling konsisten dalam waktu singkat.
Meski demikian, pelaku pasar diimbau tetap mencermati volatilitas harga saham yang meningkat tajam dalam periode singkat. Investor disarankan mempertimbangkan fundamental perusahaan serta profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Dengan lonjakan lebih dari 4.000 persen sejak IPO, pergerakan saham RLCO ke depan akan terus menjadi perhatian pelaku pasar, seiring tingginya minat investor terhadap emiten sektor sarang burung walet di Bursa Efek Indonesia. (nsp)
Load more