News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Tegaskan Satgas P2SP Tak Main-main, Aduan Bisnis Tak Sekadar “Masuk Laci”

Menkeu Purbaya memastikan setiap laporan pelaku usaha yang masuk ke Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) akan diproses tuntas dan dipantau.
Senin, 26 Januari 2026 - 20:28 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam sidang debottlenecking yang digelar secara terbuka pada Senin (26/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pemerintah serius membenahi iklim investasi nasional melalui mekanisme penyelesaian hambatan usaha atau debottlenecking.

Ia memastikan setiap laporan pelaku usaha yang masuk ke Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) akan diproses tuntas dan terus dipantau, bukan sekadar diputus lalu masuk ke dalam laci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita akan proses ini betul-betul, dan ini kan akan di… yang setiap hasil rapat akan dimonitor jalan apa enggak. Jadi jangan dikira kita habis putusin terus kita lupain, enggak, ini kita jalan terus,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Purbaya juga mengimbau para pelaku usaha lain yang masih menghadapi kebuntuan regulasi dan administrasi agar tidak ragu menyampaikan pengaduan. Pemerintah, kata dia, tengah bekerja serius memperbaiki iklim investasi di Indonesia.

“Dan pelapor yang lain ya saya imbau jangan takut untuk ngadu masalah-masalah apa aja yang mereka hadapi ketika mereka melakukan bisnis di Indonesia. Kita sedang memperbaiki iklim investasi secara serius,” tegasnya.

Dalam sidang debottlenecking yang digelar secara terbuka tersebut, Purbaya memimpin pembahasan dua kasus utama yang dilaporkan pelaku usaha.

Kasus pertama berasal dari Indonesian National Shipowners Association (INSA) terkait penerapan pajak penghasilan serta pengenaan PPN dan PPh terhadap kapal asing yang beroperasi di perairan Indonesia.

Sementara kasus kedua diajukan CV. Sumber Pangan yang mempersoalkan perbedaan penetapan kode Harmonized System (HS) atas impor PIR Sandwich Panel.

Bendahara negara itu mengakui proses birokrasi kerap berjalan lambat dan bertele-tele. Namun, menurutnya, mekanisme lintas kementerian yang dijalankan Satgas P2SP justru penting untuk memastikan setiap keputusan diambil secara hati-hati, transparan, dan berbasis aturan.

“Tadi kan Anda lihat, birokrat tuh lama banget, kesel kan? Emang begitu. Tapi itu birokrat yang kita beresin. Ini kebetulan sebelah sini birokrat kan tadi bertele-tele, emang seperti itu caranya. Makanya Satgas ini penting karena ini lintas kementerian dan didukung oleh Keppres,” ungkapnya.

Ia menepis anggapan bahwa keputusan dapat diambil secara sepihak. Menurut Purbaya, setiap persoalan harus diuji dari sisi regulasi dan risiko sebelum ditetapkan.

“Jadi kecurigaan misalnya saya terima sogokan kan bisa ini kan, Anda lihat sendiri kan keputusannya bolak-balik, bolak-balik nanya, saya nanya ahli-ahlinya. Padahal kalau saya kan langsung, saya bosnya BKPM, lu berubah selesai lu, besok kalau enggak berubah lu pecat, gua pecat lu. Bisa gitu, tapi enggak begitu,” katanya.

Purbaya menegaskan, pemerintah justru ingin membangun proses pengambilan keputusan yang kredibel dan akuntabel.

“Kita proses pengadilan yang harusnya berjalan seperti itu, cek peraturan segala macam, kita assess risikonya seperti apa, lalu ambil keputusan,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Purbaya mengungkapkan Satgas P2SP akan menangani perkara-perkara dengan skala dan dampak ekonomi yang lebih besar. Ia bahkan telah meminta percepatan penanganan kasus strategis agar pesan keseriusan pemerintah tersampaikan jelas kepada dunia usaha.

“Jadi ke depan akan ada kasus yang lebih besar-besar yang dampaknya ke ekonomi besar juga. Saya sedang coba, sedang suruh percepat kasus yang besar itu supaya message-nya clear ke pelaku bisnis bahwa Indonesia serius memperbaiki iklim investasi,” pungkasnya. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Terima Kasih Tijjani Reijnders! Keputusan Pindah ke Arab Untungkan AC Milan, Kakak Kandung Bintang Timnas Indonesia Akui Alasannya karena Uang

Tijjani Reijnders membuat pengakuan soal keputusannya pindah ke Arab Saudi. Ia secara terbuka menyebut faktor finansial menjadi salah satu alasan utamanya.
Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Menteri Koperasi Pastikan Perpres Koperasi Desa Segera Disosialisasikan, Manajer Dikontrak Dua Tahun di Bawah BUMN

Payung hukum tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi berkekuatan hukum usai disahkan oleh Kepala Negara. 
Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang Kirim Sinyal Bahaya ke Timnas Indonesia, Hancurkan Juara Piala Dunia Jelang Bertemu di Piala Asia 2027

Jepang mengirim sinyal bahaya jelang Piala Asia 2027 setelah mengalahkan Uruguay 3-1. Hasil ini jadi peringatan bagi Timnas Indonesia di Grup F.
Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Indonesia Melesat ke Peringkat 16 Klasemen Sementara Raihan Medali Asian Games 2026 Usai Badminton Beri Emas

Badminton berhasil memberikan medali emas pertama bagi Indonesia setelah mengalahkan China di babak final nomor beregu putra di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Kamis (24/9/2026). 
Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ferdy Sambo Disebut Tak Tinggal di Sana

Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Klaster Mewah Lapas Cibinong, Ferdy Sambo Disebut Tak Tinggal di Sana

Ditjenpas Jabar menyebut klaster mewah di Lapas Cibinong bukan hunian WBP. Ferdy Sambo dan napi lainnya disebut tetap menempati sel biasa.
Benarkah Harga Pertalite Melonjak Rp13.500 Mulai Lusa? Simak Jawaban Tegas Kementerian ESDM

Benarkah Harga Pertalite Melonjak Rp13.500 Mulai Lusa? Simak Jawaban Tegas Kementerian ESDM

Kementerian ESDM menanggapai isu di ruang digital yang menyebutkan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite bakal melonjak hingga menyentuh Rp13.500 per liter per 26 September 2026.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT