News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Terjun Bebas 8% hingga BEI Lakukan Trading Halt, Ini Penyebab Pasar Modal RI Terperosok

Pada perdagangan sesi II Rabu (28/1), IHSG melemah 718,44 poin atau turun 8,00 persen ke level 8.261,78 pada pukul 13.43 WIB sehingga BEI terpaksa lakukan trading halt.
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:10 WIB
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menembus ambang batas 8 persen,  membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  memberlakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt pada sistem Jakarta Automated Trading System (JATS) pada pukul 13.43 WIB

Pada perdagangan sesi II Rabu (28/1), IHSG tercatat melemah 718,44 poin atau turun 8,00 persen ke level 8.261,78 pada pukul 13.43 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat yang sama, Indeks LQ45 yang merepresentasikan 45 saham unggulan juga mengalami koreksi 67,70 poin atau 7,73 persen ke posisi 808,41.

BEI menyampaikan bahwa perdagangan saham akan kembali dibuka sekitar pukul 14.13 waktu JATS, tanpa adanya perubahan pada jadwal perdagangan yang telah ditetapkan.

Adapun ketentuan penghentian sementara perdagangan mengacu pada aturan yang berlaku saat ini. Dalam kondisi penurunan IHSG dalam satu hari bursa yang sama, BEI akan mengambil langkah bertahap sesuai besaran koreksi indeks.

Trading halt diberlakukan selama 30 menit apabila IHSG turun lebih dari 8 persen. Penghentian sementara kembali dapat dilakukan selama 30 menit apabila pelemahan berlanjut hingga melampaui 15 persen.

Sementara itu, perdagangan dapat disuspensi apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan lebih dari 20 persen, baik hingga akhir sesi perdagangan maupun lebih dari satu sesi setelah mendapat persetujuan atau perintah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penyesuaian ketentuan tersebut dilakukan sebagai upaya BEI untuk memberikan ruang likuiditas yang lebih memadai bagi investor.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku pasar menyusun strategi investasi secara lebih terukur dengan mempertimbangkan informasi yang tersedia.

Ketentuan terkait pelaksanaan trading halt tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direksi BEI tanggal 8 April 2025 Nomor Kep-00002/BEI/04-2025 tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat, serta Surat Keputusan Nomor Kep-00003/BEI/04-2025 mengenai Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

Penyebab IHSG Tertekan

Pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu oleh respons pasar terhadap pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait evaluasi free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes.

Dalam pernyataannya, MSCI menilai masih terdapat kekhawatiran di kalangan investor global mengenai transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Penilaian tersebut muncul meskipun Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan sejumlah perbaikan terbatas pada data free float.

MSCI mengungkapkan bahwa sebagian pelaku pasar internasional mendukung penggunaan laporan Monthly Holding Composition Report yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai sumber data tambahan. Namun demikian, banyak investor global masih menyoroti persoalan mendasar terkait kategorisasi pemegang saham oleh KSEI yang dinilai belum cukup kuat dan andal untuk menjadi dasar penilaian free float serta kelayakan investasi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna menegaskan komitmen BEI untuk menindaklanjuti pengumuman yang disampaikan oleh MSCI secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BEI, lanjut Nyoman, akan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait guna mencapai kesepakatan terbaik dengan MSCI, khususnya dalam menyikapi rencana terbaru lembaga tersebut dalam melakukan proses peninjauan terhadap saham-saham Indonesia.

“Pada intinya, kita akan melakukan segala effort, kerja sama dengan tentunya semua stakeholder kita, untuk follow up hal-hal yang dipandang perlu terkait dengan apa yang dikeluarkan oleh MSCI,” ujar Nyoman dalam wawancara cegat di Gedung BEI, Jakarta, Rabu.  (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah menyiapkan apresiasi bagi 300 pemilih beruntung logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI mulai dari kesempatan menghadiri upacara kenegaraan di Istana Merdeka hingga bantuan dana pendidikan senilai Rp8,1 juta.
John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

Sidang pembacaan putusan kasus dugaan suap Bea Cukai, yang menyeret pemilik Blueray Cargo John Field, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (10/7) mendatang.
Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan pertemuan khusus dengan pemerintah membahas terkait menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT