News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Pede Ekonomi Melaju, Klaim Sinkronisasi Fiskal-Moneter Bawa Peluang Emas di Pasar Saham

Purbaya yakin laju ekonomi nasional akan tetap baik mengingat fundamental yang kuat dan ditopang oleh semakin eratnya koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI).
Rabu, 28 Januari 2026 - 17:59 WIB
Menkeu Purbaya seusai pelantikan delapan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan fundamental ekonomi Indonesia berada dalam kondisi solid dan terus menguat, meski pasar saham tengah mengalami tekanan.

Keyakinan tersebut disampaikan Purbaya usai menghadiri pelantikan delapan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya menilai penguatan ekonomi nasional saat ini ditopang oleh semakin eratnya koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI), terutama dalam penyelarasan kebijakan moneter, fiskal, dan investasi.

“Oh bagus, karena gini, saya dengan BI sudah lebih sinkron sekarang kebanyakannya. Moneter, fiskal, dan investasi kan diperbaiki terus,” ujarnya.

Dari sisi moneter, Purbaya menyebut kondisi likuiditas berada pada jalur yang sehat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang beredar sempit atau base money (M0) yang sesuai dengan target pemerintah, sehingga menopang stabilitas ekonomi ke depan.

“Uangnya sudah tumbuh sesuai dengan harapan kita, M0-nya, base money-nya. Jadi seharusnya kita tidak akan tumbuh double digit dalam waktu tidak terlalu lama,” katanya.

Sementara itu, pada sektor fiskal, pemerintah berfokus meningkatkan kualitas penerimaan negara tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan tarif pajak maupun cukai. Purbaya menegaskan, optimalisasi akan dilakukan melalui perbaikan sistem dan mekanisme pemungutan.

“Saya akan perbaiki cara kita mengumpulkan pajak dan cukai, sehingga hasilnya akan lebih optimal tanpa menaikkan tarif pajak atau cukai,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong percepatan dan ketepatan belanja negara agar mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi secara maksimal.

“Terus nanti kita akan dorong semua kementerian lembaga untuk belanja tepat waktu, tepat sasaran,” ujar Purbaya.

Dari sisi investasi, Purbaya mengungkapkan pemerintah terus membenahi hambatan struktural melalui mekanisme debottlenecking. Upaya ini dinilai krusial untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mempercepat realisasi investasi.

“Kita perbaiki juga dari sidang-sidang debottlenecking. Baru dua kali sidang, baru empat kasus, dan ke depan akan ada kasus-kasus besar yang masuk,” ungkapnya.

Menurut Purbaya, langkah tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki iklim usaha dan kemudahan berinvestasi di Tanah Air.

“Ini akan bisa menunjukkan bahwa Indonesia serius memperbaiki kemudahan investasi,” katanya.

Dengan fondasi kebijakan fiskal dan moneter yang dinilai semakin kokoh, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mampu menembus angka 6 persen.

“Jadi fiskal dan moneter aja 6 persen tahun ini bisa. Tambah yang lain lebih cepat lagi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi pelemahan pasar saham yang terjadi belakangan, Purbaya menilai kondisi tersebut bersifat sementara dan justru membuka peluang bagi investor untuk masuk ke pasar.

“Kalau bursa jatuh gara-gara itu, dan kita tahu itu akan diperbaiki dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sebelum bulan Mei, harusnya sekarang it’s a good time to buy,” pungkasnya. (agr/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usut Dugaan Praktik Kecurangan dalam Kasus Gagal Bayar PT DSI, Bareskrim Sita Uang Rp4 Miliar hingga Aset Bergerak

Usut Dugaan Praktik Kecurangan dalam Kasus Gagal Bayar PT DSI, Bareskrim Sita Uang Rp4 Miliar hingga Aset Bergerak

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Siapa si Chiki Fawzi? Artis Indonesia yang Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Siapa si Chiki Fawzi? Artis Indonesia yang Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Nama Chiki Fawzi mendadak jadi sorotan publik. Sebab videonya viral karena mengaku tiba-tiba dikeluarkan dari petugas haji Indonesia.
Rundown Konser Chen Arcadia di Jakarta, Catat Jadwal Penukaran Tiket hingga Soundcheck!

Rundown Konser Chen Arcadia di Jakarta, Catat Jadwal Penukaran Tiket hingga Soundcheck!

Catat rundown konser Chen Arcadia di Jakarta, mulai dari jadwal penukaran tiket, VIP entry, soundcheck, hingga waktu konser dimulai.
Jawaban Purbaya soal Wamankeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono, Ungkap Arahan Istana soal Juda Agung

Jawaban Purbaya soal Wamankeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono, Ungkap Arahan Istana soal Juda Agung

Terkait nama Juda Agung yang belakangan disebut sebagai kandidat pengganti Thomas Djiwandono, Menkeu Purbaya angkat bicara soal arahan Istana.
ASEAN Dominasi Klasemen Piala Asia Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Full Senyum Hingga Malaysia Terjungkal 

ASEAN Dominasi Klasemen Piala Asia Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Full Senyum Hingga Malaysia Terjungkal 

ASEAN diwakili oleh empat tim dan juga berhasil mendominasi klasemen dengan poin penuh pertama di laga pekan pertama Piala Asia Futsal 2026. 
Menikmati Kemewahan Kopi Nusantara di Sudut Pasar Beringharjo, Harga Kaki Lima Kualitas Premium

Menikmati Kemewahan Kopi Nusantara di Sudut Pasar Beringharjo, Harga Kaki Lima Kualitas Premium

Cita rasa kopi Nusantara hingga kini masih menjadi ladang bisnis yang sangat menjanjikan. Menariknya, tren minum kopi kini tidak hanya didominasi oleh kafe-kafe kekinian atau coffee shop mentereng di pusat kota.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT