News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Furnitur Indonesia Perkuat Akses Pasar Global Lewat Integrasi Hulu-Hilir

Industri furnitur Indonesia memperkuat daya saing global lewat integrasi material, manufaktur, dan akses pasar melalui platform industri terpadu.
Kamis, 29 Januari 2026 - 16:25 WIB
Ilustrasi Furnitur perkantoran
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com — Industri mebel dan furnitur Indonesia terus menunjukkan peran strategis dalam menopang perekonomian nasional sekaligus membuka peluang ekspansi ke pasar global. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang 2025 ekspor mebel menempati peringkat kedua subsektor kerajinan dengan kontribusi sekitar 12,2 persen. Meski demikian, di tengah pasar furnitur dunia yang nilainya mencapai ratusan miliar dolar AS per tahun, pangsa Indonesia masih berada di bawah satu persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi industri furnitur nasional sebenarnya masih sangat besar dan belum sepenuhnya tergarap. Tantangan utama bukan terletak pada kapasitas produksi, melainkan pada konektivitas rantai nilai, mulai dari pasokan material, adopsi teknologi manufaktur, hingga akses pasar global. Tanpa integrasi yang kuat antar sektor tersebut, produk furnitur nasional sulit bersaing secara optimal di pasar internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pasar utama seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Timur sejatinya telah terbuka bagi produk furnitur Indonesia. Namun, penguatan standardisasi mutu, efisiensi produksi, serta integrasi lintas sektor masih menjadi pekerjaan rumah agar pelaku industri, termasuk UMKM, dapat terhubung lebih langsung dengan jaringan distribusi global. Upaya tersebut dinilai krusial untuk mendorong nilai tambah sekaligus meningkatkan posisi tawar produk nasional.

Di dalam negeri, prospek industri furnitur juga semakin menjanjikan seiring pertumbuhan sektor properti. Pada kuartal pertama 2025, penjualan rumah berukuran kecil melonjak hingga 83,97 persen secara kuartalan. Lonjakan ini menciptakan permintaan lanjutan yang besar terhadap furnitur, interior, serta produk dekorasi rumah. Tren hunian yang semakin mengarah pada efisiensi ruang turut mendorong kebutuhan akan furnitur fungsional dan multifungsi.

Pertumbuhan properti pun tidak lagi terpusat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kota-kota sekunder seperti Pekanbaru dan Pontianak mencatat pertumbuhan yang lebih kuat dibandingkan kota-kota besar lainnya. Pekanbaru tumbuh sekitar 2,12 persen, sementara Pontianak mencapai 2,07 persen. Perkembangan ini membuka peluang ekspansi pasar furnitur ke wilayah nontradisional, sekaligus memperluas basis permintaan nasional.

Kebijakan pemerintah melalui insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah serta kemudahan kepemilikan properti bagi warga negara asing turut mendorong peningkatan transaksi hunian. Dampaknya, industri furnitur semakin diposisikan sebagai sektor dengan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor konstruksi, properti, dan industri material. Hal ini menegaskan urgensi integrasi antara sektor hulu seperti bahan baku dan manufaktur dengan sektor hilir berupa furnitur dan interior.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT