GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Pertemuan BEI, OJK, dan MSCI: Ini 7 Poin Transparansi Pasar Modal Indonesia

BEI dan OJK ajukan solusi ke MSCI soal transparansi pasar modal, termasuk UBO, free float, dan klasifikasi investor. Ini hasil lengkap pertemuannya.
Selasa, 3 Februari 2026 - 08:21 WIB
Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi (tengah)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan proposal solusi kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam pertemuan virtual yang digelar Senin (2/2/2026). Pertemuan ini membahas sejumlah isu transparansi pasar modal yang menjadi perhatian MSCI dalam evaluasi pasar Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Hasan Fawzi menyampaikan, proposal yang diajukan pada prinsipnya menjawab seluruh concern MSCI, khususnya terkait kepemilikan saham dan likuiditas pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, didampingi oleh Friderica Widyasari Dewi selaku Ketua dan Wakil Ketua terpilih untuk OJK bersama Danantara, Hasan membeberkan beberapa rangkuman hasil utama pertemuan antara BEI, OJK dan MSCI yakni sebagai berikut: 

  1. Pengungkapan Ultimate Beneficial Ownership (UBO)
    OJK dan BEI mengusulkan peningkatan keterbukaan terkait penerima manfaat akhir atau ultimate beneficial ownership (UBO). Tujuannya agar struktur kepemilikan saham emiten dapat dilacak hingga pemilik sebenarnya, bukan hanya nama perusahaan atau nominee.

  2. Pengungkapan Kepemilikan Saham di Bawah 5%
    Jika sebelumnya pengungkapan kepemilikan saham umumnya hanya diwajibkan di atas 5%, ke depan akan diperluas hingga kepemilikan di kisaran 1%. Langkah ini diharapkan meningkatkan transparansi kepemilikan publik di pasar modal Indonesia.

  3. Peningkatan Free Float Saham Secara Bertahap
    OJK dan BEI mengajukan proposal kenaikan batas minimum free float saham emiten dari 7,5% menjadi 15% secara bertahap. Kebijakan ini ditujukan untuk memperbaiki likuiditas saham dan meningkatkan daya tarik pasar Indonesia di mata investor global.

  4. Perincian Klasifikasi Investor oleh KSEI
    OJK, BEI, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sepakat memperluas klasifikasi investor yang sebelumnya bersifat umum. Ke depan, akan diterapkan hingga 27 sub-tipe investor untuk memperjelas profil kepemilikan saham di setiap emiten.

  5. Pengungkapan Beneficial Owner dalam Setiap Sub-Tipe Investor
    Dalam skema klasifikasi baru tersebut, setiap sub-tipe investor diwajibkan mengungkapkan penerima manfaat akhir kepemilikan saham. Kebijakan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan tata kelola dan transparansi pasar modal nasional.

  6. Pembaruan Metodologi Penghitungan Saham dari MSCI
    MSCI juga memberikan panduan terkait metodologi penghitungan saham yang digunakan dalam evaluasi pasar Indonesia. Panduan ini akan dijadikan acuan bagi regulator pasar modal dalam menyempurnakan kebijakan teknis yang relevan.

  7. Komitmen Update Berkala kepada Publik
    OJK dan BEI sepakat memberikan pembaruan secara rutin kepada publik mengenai progres implementasi seluruh solusi yang telah diajukan. Langkah ini bertujuan menjaga akuntabilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Hasan Fawzi menegaskan, seluruh proposal yang diajukan telah dirancang untuk menjawab dua isu utama yang menjadi perhatian MSCI, yakni transparansi kepemilikan saham dan likuiditas pasar melalui peningkatan free float.

“Diskusi pada pertemuan itu berlangsung dengan sangat baik dan kami mencanangkan pembahasan lanjutan di tingkat teknis. Kami juga akan melakukan regular update kepada publik terkait progres komitmen yang sudah kami sampaikan,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut diharapkan menjadi sinyal positif bagi MSCI dalam evaluasi pasar Indonesia ke depan, sekaligus memperkuat tata kelola, kredibilitas, dan daya saing pasar modal nasional di tingkat global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei Bertemu Komandan Militer Umumkan Strategi Baru Lawan AS dan Israel

Mojtaba Khamenei Bertemu Komandan Militer Umumkan Strategi Baru Lawan AS dan Israel

Dalam pertemuannya dengan komandan Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengumumkan langkah-langkah baru untuk melawan Amerika Serikat dan Israel
Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Kisah Maung Garuda Diboyong ke Lokasi KTT ASEAN di Cebu

Mobil kepresidenan Maung Garuda yang merupakan desain dan rakitan PT Pindad "diboyong" hingga sampai di Cebu, Filipina, dan menjadi ajang unjuk diri industri pertahanan Indonesia selama KTT Ke-48 ASEAN, sekretariat Presiden mengungkap cerita di belakang kisah tersebut. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Gubernur Sherly Tjoanda Ajak Seluruh Warga Maluku Utara Langitkan Doa untuk Siti Totou Umar yang Wafat di Tanah Suci

Suasana duka menyelimuti rombongan jamaah haji asal Maluku Utara. Salah satu jamaah, Ibu Siti Totou Umar, dikabarkan wafat di tanah suci Medinah pada Jumat (8/5) siang Waktu Arab Saudi (WAS). 
Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Terungkap Isi Chat Kiai Ashari Minta Temani Tidur dan Ancam Santriwati, Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, terungkap begini isi chat Kiai Ashari modus minta temani tidur hingga ancam santriwati agar menuruti perkataannya.
Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Terpopuler Trend: Sherly Tjoanda Kesal Pada Kepala Sekolah ‘Asbun’, hingga Dedi Mulyadi Borong Kue Harga Fantastis

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kesal hingga memberi teguran kepada kepala sekolah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memborong kue dengan harga fantastis

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT