News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Kasus emas digital di China membuat ribuan investor gagal menarik dana dan emas fisik setelah platform membekukan dana hingga miliaran dolar AS.
Selasa, 3 Februari 2026 - 09:22 WIB
ilustrasi emas
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus emas digital di China menjadi sorotan global setelah ribuan investor dilaporkan tidak bisa menarik dana maupun emas fisik yang telah mereka beli. Skandal ini memicu kekhawatiran luas soal keamanan investasi emas digital, termasuk di Indonesia.

Platform emas digital bernama JieWoRui disebut membekukan dana nasabah hingga mencapai 19 miliar dolar AS. Ribuan investor terjebak karena tidak dapat melakukan penarikan tunai maupun mengambil emas fisik. Lebih mengejutkan lagi, perusahaan hanya menawarkan kompensasi sekitar 20 persen dari total dana yang disetorkan nasabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini tidak hanya mengguncang kepercayaan investor di China, tetapi juga menjadi alarm keras tentang risiko investasi emas digital yang tidak didukung aset fisik secara nyata dan transparan.

Kronologi Singkat Kasus Emas Digital JieWoRui

Masalah bermula saat banyak investor mencoba menarik dana dan emas fisik secara bersamaan. Namun, platform tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. Investigasi awal mengungkap bahwa sebagian besar emas yang tercatat di sistem hanya berbentuk data digital tanpa kejelasan cadangan fisik yang memadai.

Situasi ini memicu kepanikan massal. Ribuan nasabah melaporkan akun mereka dibekukan, sementara dana yang telah disetorkan tidak bisa dicairkan. Otoritas setempat pun mulai membersihkan platform emas digital berisiko dan meningkatkan pengawasan terhadap perdagangan emas daring.

Fakta Penting dari Kasus Emas Digital di China

Berikut sejumlah poin utama yang terungkap dari skandal JieWoRui:

  • Dana nasabah dibekukan hingga sekitar 19 miliar dolar AS

  • Investor tidak bisa menarik uang maupun emas fisik

  • Platform hanya menawarkan kompensasi 20 persen dari dana nasabah

  • Cadangan emas fisik tidak jelas keberadaannya

  • Terjadi lonjakan penarikan emas fisik di pasar akibat krisis kepercayaan

  • Pemerintah China mulai menertibkan platform emas digital berisiko

Kondisi ini membuat kepercayaan publik terhadap investasi emas online di China anjlok drastis, sementara permintaan emas batangan fisik justru meningkat tajam.

Masalah Utama Emas Digital yang Terbongkar

Skandal ini membuka kelemahan mendasar dalam model emas digital yang tidak disertai pengelolaan cadangan fisik yang transparan. Banyak investor membeli emas digital dengan asumsi emas tersebut benar-benar ada dan dapat diambil kapan saja. Namun, ketika terjadi penarikan massal, kenyataan pahit terungkap.

Masalah utama yang teridentifikasi meliputi:

  • Tidak ada jaminan emas fisik benar-benar tersedia

  • Proses penarikan emas fisik dibatasi atau dipersulit

  • Transparansi penyimpanan dan audit emas minim

  • Investor sepenuhnya bergantung pada kepercayaan terhadap platform

Kasus ini menegaskan bahwa inovasi keuangan tanpa pengawasan kuat berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.

Dampak terhadap Kepercayaan Investor

Runtuhnya kepercayaan investor menjadi efek paling signifikan dari kasus ini. Banyak investor ritel yang sebelumnya memilih emas digital karena kemudahan transaksi kini beralih ke emas fisik yang bisa disimpan sendiri. Lonjakan permintaan emas batangan di China dilaporkan terjadi setelah kabar pembekuan dana menyebar luas.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa dalam situasi krisis, aset fisik tetap dianggap lebih aman dibandingkan kepemilikan digital yang bergantung sepenuhnya pada sistem platform.

Pelajaran bagi Investor di Indonesia

Kasus emas digital di China memunculkan kekhawatiran serupa di Indonesia. Meski secara regulasi Indonesia berada di bawah pengawasan OJK dan Bappebti, risiko tetap ada jika investor tidak cermat memilih platform.

Jika kepercayaan publik runtuh dan terjadi penarikan massal, skenario serupa tetap bisa terjadi di mana pun. Perbedaannya hanya pada kesiapan sistem, tata kelola, dan pengawasan regulator dalam menghadapi situasi krisis.

Hal yang Wajib Dicek Sebelum Membeli Emas Digital

Agar tidak mengalami nasib serupa dengan investor di China, berikut hal penting yang perlu diperhatikan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Pastikan emas benar-benar ada dan tercatat sebagai cadangan fisik

  • Pastikan emas dapat ditarik dalam bentuk fisik kapan saja

  • Periksa transparansi penyimpanan dan audit emas

  • Pastikan risiko dijelaskan secara terbuka oleh platform

  • Jangan hanya tergiur kemudahan aplikasi dan promosi

Kasus JieWoRui menjadi peringatan keras bahwa emas digital tanpa dukungan aset fisik dan transparansi yang kuat dapat berubah menjadi jebakan bagi investor. Meski emas digital menawarkan kemudahan, keamanan aset tetap harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan investasi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Harga Kedelai Impor Melejit, Perajin Tahu di Pati Menjerit Putar Otak Agar Tak Gulung Tikar

Lonjakan harga kedelai membuat para pelaku usaha kecil menengah (UKM), khususnya perajin tahu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini tengah dirundung kecemasan.
Sangat Percaya Diri, Ilia Topuria Prediksi Kemenangan Cepat atas Justin Gaethje

Sangat Percaya Diri, Ilia Topuria Prediksi Kemenangan Cepat atas Justin Gaethje

Juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria, yakin bisa mengalahkan Justin Gaethje dengan cepat, menilai gaya bertarung lawannya mirip Charles Oliveira yang dikalahkan
Satoru Mochizuki Umumkan Skuad Timnas Indonesia Putri di FIFA Series, 3 Pemain Terlibat Skandal Paspor Tetap Bela Garuda Pertiwi

Satoru Mochizuki Umumkan Skuad Timnas Indonesia Putri di FIFA Series, 3 Pemain Terlibat Skandal Paspor Tetap Bela Garuda Pertiwi

Satoru Mochizuki mengumumkan 27 pemain Garuda Pertiwi pada Kamis (9/4/2026). Dari semua nama yang dipanggil, tiga pemain yang terlibat skandal paspor di Liga Belanda tetap membela Timnas Indonesia Putri.Ā 
Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi dari biro travel atau agen perjalanan haji terkait dengan dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
ā€ŽIni Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

ā€ŽIni Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

Siswa SMP yang meninggal dunia usai berkelahi dengan rekannya di sekolah karena patah tulang tengkorak.
Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ahmad Husein Hafid alias Husein Pati, aktivis demo besar yang damai dengan Bupati Pati, Sudewo dipasang oksigen usai kalah tinju dengan jagoan Purwodadi viral.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT