GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Bidik Pasar Uni Eropa Lewat Slovakia: Tarif 98 Persen Dihilangkan, Akses 600 Juta Euro Terbuka

Tak hanya soal perdagangan, Ketum Kadin Anindya Bakrie juga menilai Slovakia memiliki keunggulan teknologi yang relevan dengan agenda strategis Indonesia.
Selasa, 3 Februari 2026 - 18:44 WIB
Ketum Kadin Anindya Bakrie dalam Indonesia–Slovakia Business Forum di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memandang Slovakia sebagai pintu strategis untuk memperluas penetrasi produk nasional ke pasar Uni Eropa yang bernilai ratusan juta euro.

Peluang itu menguat seiring rencana penghapusan hingga 98 persen tarif setelah proses ratifikasi rampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengatakan Slovakia memiliki posisi penting sebagai mitra Indonesia di dalam European Union (EU), kawasan dengan daya serap pasar yang setara bahkan tak kalah besar dari Amerika Serikat.

“Mereka mengatakan bahwa Slovakia itu adalah teman daripada Indonesia di European Union. Kita ketahui European Union ini besar sekali pasarnya, tidak kalah dengan Amerika, dan Slovakia adalah anggota,” ujar Anindya usai Indonesia–Slovakia Business Forum di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Anindya menegaskan, pascaratifikasi, terbukanya pasar Uni Eropa akan berdampak signifikan bagi ekspor Indonesia.

“Kalau nanti sudah selesai ratifikasinya, itu artinya pasar terbuka dan 98 persen dari tarif dihilangkan. Yang jumlahnya sampai 600 juta euro, itu gede sekali,” ucapnya.

Menurutnya, peluang tersebut bisa dimanfaatkan berbagai sektor unggulan Indonesia, mulai dari tekstil, garmen, alas kaki, hingga elektronik dan furnitur. Bahkan, pasar Uni Eropa dapat menjadi jalur alternatif untuk menembus pasar lain, termasuk Amerika Serikat.

“Misalnya tekstil, garmen, alas kaki, elektronik, furniture,” kata Anindya.

Tak hanya soal perdagangan, Slovakia juga dinilai memiliki keunggulan teknologi yang relevan dengan agenda strategis Indonesia. Anindya menyebut kemampuan Slovakia di bidang pengolahan limbah dan air dapat menopang hilirisasi sektor pertanian serta ketahanan pangan nasional.

“Slovakia ini, mempunyai kemampuan teknologi yang tinggi. Teknologi untuk bukan hanya waste, tapi juga water treatment yang bisa berguna untuk hilirisasi daripada agrikultur, untuk ketahanan pangan,” ujarnya.

Di sektor industri, Slovakia juga dinilai selaras dengan ambisi Indonesia mengembangkan hilirisasi mineral kritis dan otomotif.

“Kalau hilirisasi daripada misalnya critical minerals atau otomotif, di sana mereka berproduksi 1,2 juta mobil, harusnya sama dengan Indonesia, walaupun penduduknya hanya 5 juta,” tutur Anindya.

Selain itu, kualitas pendidikan Slovakia yang mampu mencetak insinyur dan tenaga medis juga membuka peluang kerja sama sumber daya manusia.

“Mereka juga mempunyai suatu pendidikan cukup bagus untuk mencetak insinyur, maupun juga dokter dan lain-lain,” katanya.

Kadin, lanjut Anindya, mendorong penguatan konektivitas lintas level, mulai dari antarpemerintah hingga pelaku usaha dan masyarakat.

“Benar-benar tadi ingin ditingkatkan konektivitas antara institusi dan institusi, G2G dan B2B, tapi juga antara people to people,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Kadin Indonesia dan Slovak Investment and Trade Development Agency (SARIO) menandatangani nota kerja sama. SARIO merupakan lembaga negara Slovakia yang fokus pada investasi dan perdagangan.

“Saya rasa kunjungan yang bagus, tadi tanda tangan antara Kadin dan SARIO,” kata Anindya.

Ia menambahkan, Slovakia juga menyampaikan pengalamannya sebagai anggota OECD selama 25 tahun dan kesiapannya membantu Indonesia menuju organisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka sudah 25 tahun dan mereka merasakan manfaatnya dan mereka bisa membantu kita sampai ke OECD, sehingga taraf kita menjadi setara dengan negara-negara yang maju, tapi tentu dengan cara kita sendiri yang bukan hanya tumbuh, tapi juga inklusif,” pungkas Anindya.

Langkah ini menegaskan strategi Indonesia memperluas jejaring global, tak hanya dengan negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan China, tetapi juga memperkuat posisi di Uni Eropa dan BRICS di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Fakta-Fakta Penyegelan Toko Emas Tiffany & Co di Jakarta: Dugaan Selundupan hingga Underinvoice Terungkap

Tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta disegel Bea Cukai. Terungkap dugaan barang tak bayar bea masuk dan praktik underinvoice impor.
Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Meriahkan Imlek, Warga Beragam Etnis Menggelar Acara Bersama

Martin Suryana, tokoh masyarakat Tionghoa menyebutkan bahwa perayaan Imlek di lingkungan ini bukan lagi milik etnis tertentu, melainkan sudah menjadi pesta budaya milik seluruh warga.
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%

BRI Group memperluas akses hunian layak sekaligus memperkuat pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bocor! Ruang Ganti Persib Memanas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Bocor! Ruang Ganti Persib Memanas usai Hancur Lebur di Tangan Ratchaburi? Bojan Hodak Tegur Keras Pemain sampai Minta Jangan Saling Menyalahkan

Situasi ruang ganti Persib usai kalah 0-3 dari Ratchaburi terungkap. Bojan Hodak menegur keras pemain dan menegaskan perbedaan level Super League dengan ACL 2.
Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Menelisik Lebih Jauh Bulgaria, Wakil Eropa yang Berpeluang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bulgaria, negara yang pernah finis di peringkat empat Piala Dunia 1994 berpeluang hadapi Timnas Indonesia jika keduanya mampu melaju ke final FIFA Series 2026.
Pasokan Kebutuhan Pangan Hingga Idurl Fitri Tersedia, Namun Berpotensi Naik

Pasokan Kebutuhan Pangan Hingga Idurl Fitri Tersedia, Namun Berpotensi Naik

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, pasokan kebutuhan pangan di Sumut jelang Ramadhan hingga Idul Fitri nantinya akan berada dalam posisi stok yang cuk

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT