Kinerja Bank Mandiri 2025 Tumbuh Solid, Aset Tembus Rp2.829 Triliun dan Laba Rp56,3 Triliun
- Dok. Bank Mandiri
Livin’ by Mandiri menghadirkan beragam layanan terintegrasi, mulai dari transaksi harian, pembukaan rekening digital, QRIS, tabungan multicurrency, tarik tunai tanpa kartu, hingga pengelolaan investasi dan pembelian produk lifestyle.
Sementara di segmen wholesale, Kopra by Mandiri memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai penyedia solusi digital terpadu bagi nasabah korporasi dan pelaku usaha. Platform ini mencakup layanan cash management, value chain financing, hingga trade finance domestik dan internasional, dilengkapi dashboard keuangan terintegrasi dan persetujuan transaksi real-time.
“Pemanfaatan layanan digital kami arahkan untuk memperkuat ekosistem transaksi nasabah ritel dan pelaku usaha secara terintegrasi, sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan di setiap segmen,” ujar Riduan.
Kualitas Aset Terjaga, Laba Tumbuh Dua Digit
Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross Bank Mandiri tercatat sebesar 0,96 persen di akhir 2025, berada di bawah rata-rata industri dan menunjukkan tren perbaikan yang konsisten.
Perseroan juga membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun sepanjang 2025. Kinerja ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp106 triliun, serta pertumbuhan pendapatan non-bunga yang naik 14,5 persen YoY menjadi Rp48,5 triliun, seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan pemanfaatan layanan berbasis ekosistem.
“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas kami jaga secara disiplin sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang,” kata Riduan.
Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Bank Mandiri juga terus memperkuat kontribusi terhadap program prioritas pemerintah. Sepanjang 2025, perseroan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp41 triliun kepada sekitar 360 ribu pelaku UMKM di berbagai sektor produktif.
Selain itu, Bank Mandiri mendukung program pembangunan sosial dan ketahanan pangan, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana. Di sektor penguatan desa, perseroan mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta membuka lebih dari 3.700 rekening BUMDes dan BUMDesma.
Kontribusi kepada negara juga tercermin dari pembayaran dividen dan pajak. Dalam 25 tahun terakhir, total dividen Bank Mandiri mencapai Rp225 triliun. Pada 2025, dividen yang dibayarkan mencapai Rp52,5 triliun. Sementara itu, kontribusi pajak secara akumulasi sejak 2000 hingga 2025 mencapai Rp277 triliun, dengan pembayaran pajak tahun lalu sekitar Rp27 triliun.
Load more