News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Penyegelan Tiffany & Co di Jakarta, Ini Sosok Pemiliknya

Pemilik Tiffany & Co disorot setelah tiga gerainya di Jakarta disegel Bea Cukai terkait dugaan pelanggaran administrasi impor barang mewah.
Jumat, 13 Februari 2026 - 08:15 WIB
Di Balik Penyegelan Tiffany & Co di Jakarta, Ini Sosok Pemiliknya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga gerai perhiasan mewah Tiffany & Co. di pusat perbelanjaan elite Jakarta resmi disegel Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta. Penyegelan ini menempatkan pemilik Tiffany & Co sebagai sorotan, menyusul dugaan pelanggaran administrasi terhadap barang impor bernilai tinggi.

Kepala Seksi Penindakan Bea Cukai Kanwil Jakarta, Siswo Kristyanto, menyebut terdapat dugaan barang impor yang tidak diberitahukan dalam dokumen kepabeanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barang-barang bernilai tinggi yang kami duga terdapat barang-barang yang tidak diberitahukan kepada pemberitahuan impor barang,” ujar Siswo dalam keterangannya kepada media, Kamis (12/2/2026).

Tiga Gerai Tiffany & Co Disegel

Bea Cukai menyebut tiga gerai Tiffany & Co yang disegel berada di:

  • Plaza Senayan

  • Plaza Indonesia

  • Pacific Place

Penyegelan terhadap gerai Tiffany & Co tersebut masih dalam ranah sanksi administratif di bidang kepabeanan. Otoritas menegaskan langkah ini bukan proses pidana, melainkan bagian dari pengawasan terhadap kepatuhan impor barang mewah.

Menurut Siswo, pihak pemilik atau manajemen Tiffany & Co diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jakarta terkait dugaan pelanggaran tersebut.

“Kalau pasalnya kita lebih terkait sanksi administrasi di bidang kepabeanan,” katanya.

Fokus Penerimaan Negara

Penindakan terhadap gerai Tiffany & Co disebut juga merupakan tindak lanjut arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar jajaran Bea Cukai menggali potensi penerimaan negara, khususnya dari sektor kepabeanan dan cukai.

“Kita mencoba untuk mengeliminir bidang pidana, karena sesuai arahan dari pimpinan yang kita lakukan saat ini adalah bagaimana menggenjot penerimaan negara,” tegas Siswo.

Dengan nilai produk yang tinggi dan sebagian besar berasal dari impor, kepatuhan administrasi menjadi aspek krusial bagi perusahaan perhiasan global seperti Tiffany & Co. Dugaan ketidaksesuaian dokumen impor inilah yang kini menjadi fokus pemeriksaan.

Siapa Pemilik Tiffany & Co?

Di balik merek legendaris Tiffany & Co, perusahaan ini saat ini dimiliki oleh grup mewah asal Prancis, LVMH (Moët Hennessy Louis Vuitton SE). Akuisisi resmi dilakukan pada 2019 dengan nilai sekitar 16,2 miliar dolar AS.

LVMH merupakan kerajaan bisnis milik miliarder Prancis Bernard Arnault, yang dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Setelah akuisisi, Tiffany & Co masuk ke dalam divisi Watches & Jewelry LVMH dan melengkapi puluhan merek mewah global yang berada di bawah naungannya.

Meski kepemilikan global berada di tangan LVMH, operasional di masing-masing negara tetap tunduk pada aturan hukum dan kepabeanan setempat, termasuk di Indonesia.

Sejarah Panjang Tiffany & Co

Tiffany & Co didirikan pada 1837 di New York oleh Charles Lewis Tiffany. Awalnya berupa toko barang mewah dan alat tulis, perusahaan ini berkembang menjadi simbol kemewahan dan keahlian tinggi dalam produksi berlian.

Beberapa tonggak penting dalam sejarah Tiffany & Co antara lain:

  • 1848: Membawa permata Eropa ke Amerika dan dikenal sebagai “The Diamond Kings”

  • 1877: Membeli berlian kuning 287,42 karat yang kemudian dikenal sebagai Tiffany Diamond

  • 1940: Membuka flagship store di 57th Street dan Fifth Avenue, New York

  • 2019: Resmi diakuisisi LVMH

Nama Tiffany & Co identik dengan perhiasan eksklusif, berlian langka, hingga desain custom bernilai fantastis. Produk-produknya menyasar segmen high-end dengan harga yang bisa mencapai miliaran rupiah per item.

Dampak Penyegelan bagi Operasional

Penyegelan tiga gerai Tiffany & Co di Jakarta berpotensi memengaruhi aktivitas penjualan sementara waktu, khususnya jika proses klarifikasi administrasi memerlukan verifikasi tambahan atas dokumen impor.

Namun hingga saat ini, Bea Cukai menegaskan bahwa langkah tersebut masih sebatas tindakan administratif. Pemilik atau manajemen Tiffany & Co diberikan kesempatan untuk menyampaikan penjelasan resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan merek perhiasan global dengan nilai transaksi tinggi. Selain berdampak pada citra merek, proses ini juga menunjukkan penguatan pengawasan terhadap impor barang mewah di Indonesia.

Penyegelan gerai Tiffany & Co sekaligus menjadi sinyal bahwa otoritas kepabeanan memperketat kepatuhan administrasi, tanpa memandang besar kecilnya nama perusahaan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendes PDT RI Gandeng tvOne, Teken MoU Angkat Potensi 75 Ribu Desa di Indonesia

Kemendes PDT RI Gandeng tvOne, Teken MoU Angkat Potensi 75 Ribu Desa di Indonesia

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT RI) resmi menjalin kerja sama dengan PT Lativi Mediakarya (tvOne).
Kisah Perjuangan Rizky dan Citra, Siswa Sekolah Rakyat yang Langsung Diceritakan Presiden Prabowo

Kisah Perjuangan Rizky dan Citra, Siswa Sekolah Rakyat yang Langsung Diceritakan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto mengenalkan kisah perjalanan Muhammad Rizky Pratama (12) & Citra Nur Ramadhani (10), siswa Sekolah Rakyat dalam Sidang Tahunan MPR RI.
FIFA Dikabarkan Tunjuk Bangladesh Jadi Lawan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026 usai India Mengundurkan Diri

FIFA Dikabarkan Tunjuk Bangladesh Jadi Lawan Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026 usai India Mengundurkan Diri

Bangladesh dikabarkan menerima undangan FIFA ASEAN Cup 2026 dan berpotensi menggantikan India sebagai lawan Timnas Indonesia di turnamen tersebut.
Dari Huntara ke Usaha Produktif, BNPB-PNM Dorong Warga Agam Bangkit Lewat Potensi Ekonomi Lokal

Dari Huntara ke Usaha Produktif, BNPB-PNM Dorong Warga Agam Bangkit Lewat Potensi Ekonomi Lokal

Upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam terus dioptimalkan. 
Eks Menkeu Bambang Brodjonegoro Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Stabilitas Rupiah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Eks Menkeu Bambang Brodjonegoro Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Stabilitas Rupiah dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Mantan Menteri Keuangan yang kini menjabat sebagai CEO Asian Development Bank Institute (ADBI), Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan sederet tantangan mendasar yang bakal dihadapi oleh sosok Gubernur Bank Indonesia (BI) berikutnya.
Jakarta Bhayangkara Presisi jadi Wakil Asia, Berikut Daftar Lengkap Peserta FIVB Men's Club World Championship 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi jadi Wakil Asia, Berikut Daftar Lengkap Peserta FIVB Men's Club World Championship 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi dipastikan akan mengukir penampilan bersejarah di ajang FIVB Men's Club World Championship 2026.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT