News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Menguat ke Rp16.831 per Dolar AS, Inflasi AS Lebih Rendah dari Perkiraan Jadi Sentimen Positif

Rupiah menguat ke Rp16.831 per dolar AS setelah inflasi AS lebih rendah dari perkiraan. Simak analisis dan proyeksi pergerakannya.
Senin, 16 Februari 2026 - 10:22 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan awal pekan. Rupiah menguat tipis 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp16.831 per dolar AS pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin (16/2/2026), dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.836 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi seiring rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan pasar. Kondisi tersebut membuat dolar AS melemah dan memberikan ruang bagi mata uang emerging market, termasuk rupiah, untuk bergerak naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman, mengatakan rupiah menguat karena tekanan terhadap dolar AS mereda setelah data inflasi terbaru menunjukkan perlambatan.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan,” ujarnya di Jakarta.

Inflasi AS Turun, Dolar AS Melemah

Berdasarkan data terbaru, inflasi AS secara bulanan (month to month/MoM) tercatat naik 0,2 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 0,3 persen.

Sementara itu, secara tahunan (year on year/YoY), inflasi AS turun dari 2,7 persen menjadi 2,4 persen. Realisasi ini juga lebih rendah dari proyeksi pasar sebesar 2,5 persen.

Penurunan inflasi tersebut dinilai menjadi faktor utama yang menekan dolar AS. Lukman menjelaskan, perlambatan inflasi terjadi karena dampak kebijakan tarif sebelumnya mulai memudar.

“Penurunan pada inflasi AS disebabkan oleh dampak tarif yang sudah mulai menghilang,” katanya.

Dengan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral AS ikut berubah. Investor mulai melihat kemungkinan tekanan kenaikan suku bunga tidak seagresif yang dikhawatirkan sebelumnya.

Penguatan Rupiah Diperkirakan Terbatas

Meski rupiah menguat, pergerakannya diperkirakan masih terbatas. Hal ini karena sentimen domestik dinilai belum sepenuhnya mendukung penguatan signifikan.

Beberapa faktor yang membayangi rupiah antara lain penurunan peringkat kredit, tuntutan peningkatan porsi free float dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), serta defisit anggaran negara.

Selain itu, prospek pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) juga menjadi perhatian pasar. Jika suku bunga dipangkas, selisih imbal hasil dengan AS bisa menyempit dan berpotensi menekan rupiah.

Tekanan tambahan datang dari data ketenagakerjaan AS yang sebelumnya dirilis cukup kuat. Data Non-Farm Payrolls (NFP) menunjukkan penciptaan lapangan kerja yang jauh di atas perkiraan, sehingga menopang dolar AS agar tidak melemah terlalu dalam.

Artinya, meski inflasi AS melambat, dolar AS masih memiliki penopang dari sisi fundamental ekonomi lainnya.

Proyeksi Pergerakan Rupiah

Dengan kombinasi sentimen global dan domestik tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang terbatas.

Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp16.750 hingga Rp16.900 per dolar AS dalam waktu dekat.

Rentang tersebut mencerminkan adanya potensi penguatan lanjutan jika dolar AS kembali tertekan, namun juga membuka kemungkinan koreksi jika sentimen negatif domestik mendominasi.

Pelaku pasar kini akan mencermati data ekonomi lanjutan dari AS, termasuk perkembangan inflasi inti dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, serta respons kebijakan moneter dari Bank Indonesia.

Sentimen Global Masih Dominan

Pergerakan rupiah dalam beberapa waktu terakhir memang sangat dipengaruhi dinamika global, terutama arah kebijakan moneter AS dan kondisi ekonomi global.

Ketika inflasi AS menunjukkan tanda-tanda melandai, pasar cenderung merespons positif karena risiko pengetatan kebijakan moneter ekstrem berkurang. Hal ini biasanya mendorong aliran modal kembali ke pasar negara berkembang.

Namun, investor tetap berhati-hati mengingat volatilitas global masih tinggi. Faktor geopolitik, pergerakan harga komoditas, serta kebijakan fiskal domestik juga berpotensi memengaruhi stabilitas nilai tukar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk sementara, penguatan rupiah di level Rp16.831 per dolar AS menjadi sinyal positif di awal pekan. Meski tipis, pergerakan ini menunjukkan respons cepat pasar terhadap data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan.

Ke depan, stabilitas rupiah akan sangat ditentukan oleh keseimbangan antara sentimen global dan kondisi fundamental dalam negeri. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korupsi Dana Bencana Oknum BNPB, KPK: Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Korupsi Dana Bencana Oknum BNPB, KPK: Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menyita barang bukti senilai Rp5,47 miliar terkait dugaan korupsi penyelewengan dana siap pakai (DSP) di lingkungan ...
Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Fokus Perbaiki Jalur Pengiriman

Stok BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah Fokus Perbaiki Jalur Pengiriman

Pemerintah tengah menggenjot kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai pelosok tanah air. 
Pimpin IJTI Bekasi Raya, Ahmad Nur Hidayat Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme

Pimpin IJTI Bekasi Raya, Ahmad Nur Hidayat Tekankan Solidaritas dan Profesionalisme

Ahmad Nur Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Bekasi Raya periode 2026-2029 dalam Muskorda II yang digelar di Kota Bekasi, Jumat (16/10). 
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Mantan Wartawan? Berharta Rp5,98 Miliar Saat OTT KPK

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Mantan Wartawan? Berharta Rp5,98 Miliar Saat OTT KPK

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pernah menjadi reporter di salah satu televisi nasional sebelum berkarier di politik. LHKPN 2025 mencatat kekayaan Rp5,98M
Mudahnya Mengubah Saldo Emas Digital Menjadi Fisik Lewat ATM

Mudahnya Mengubah Saldo Emas Digital Menjadi Fisik Lewat ATM

PT Pegadaian (Persero) secara resmi memperkenalkan inovasi teranyarnya berupa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Emas guna mempermudah masyarakat mengakses kepemilikan emas batangan dengan cepat dan praktis.
Jusuf Hamka Lapor ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik.

Jusuf Hamka Lapor ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik.

Pengusaha Jusuf Hamka membuat laporan di Polda Metro Jaya terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan itu teregistrasi tertanggal 15 Oktober 2026 ..

Trending

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Masih Bisa Lolos, Ini Hitung-hitungan Peluang Timnas Futsal Indonesia Susul Brasil ke Semifinal Copa das Nacoes de Futsal 2026 

Timnas Futsal Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Brasil pada pertandingan pembuka mereka di Copa das Nacoes de Futsal 2026, Jumat (16/10/2026).
Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Detik-Detik Enam Petugas Terkepung Kobaran Api Karhutla di Gunung Bromo, Empat Orang Tak Selamat

Kabar duka menyelimuti penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 
iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra: Harga Tembus Rp58 Juta, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra mencakup harga, kamera, performa, baterai, dan fitur unggulan. Simak sebelum membeli flagship
Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober: Ada Megawati Hangestri yang Siap Beraksi Lagi Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Jumat 16 Oktober, laga terakhir di fase grup yang akan mempertemukan Hyundai Hillstate vs GS Caltex.
Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Hasil Laga Timnas Futsal Indonesia: Sempat Bikin Brasil Frustasi, Skuad Garuda Telan Kekalahan Perdana

Tampil di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Jumat (16/10/2026) pagi WIB, Timnas Futsal Indonesia kalah dari Brasil dalam laga perdana fase grup
Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Safriel, Salah Satu Korban Meninggal Akibat Karhutla Bromo Dimakamkan

Suasana duka menyelimuti pemakaman Safriel Ardiansyah (19), korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bromo, Probolinggo.
Reaksi Minola Sebayang soal Ruben Onsu Disebut Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Sesama Jenis

Reaksi Minola Sebayang soal Ruben Onsu Disebut Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Sesama Jenis

Minola Sebayang, pengacara yang menjadi kuasa hukum beberapa polemik Ruben Onsu bereaksi terkait laporan dugaan pencabulan sesama jenis oleh sang presenter.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT