GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahun Kuda Api 2026 Bukan Cuma Hoki, Ini Deretan Investasi yang Diramal Paling Cuan

Tahun Kuda Api 2026 diproyeksi penuh cuan. Saham, obligasi, dan rupiah berpotensi menguat seiring ekonomi RI tumbuh 5,3 persen.
Senin, 16 Februari 2026 - 12:20 WIB
Ilustrasi investasi
Sumber :
  • Pexels/Artem Podrez

Jakarta, tvOnenews.com - Tahun 2026 yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api diyakini membawa energi optimisme dan pergerakan cepat dalam berbagai sektor, termasuk pasar keuangan. Di tengah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran 5,1–5,3 persen, sejumlah instrumen investasi diprediksi berpotensi cuan dan layak dilirik investor.

Proyeksi ini bukan tanpa dasar. Mengutip dari CNBC Indonesia, Chief Economist dan Macro Strategist PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Helmy Kristanto menyebutkan, sejumlah indikator makro menunjukkan perbaikan signifikan. Indeks Kepercayaan Konsumen naik ke level 127, tertinggi dalam satu tahun terakhir. Di sisi lain, uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 9,6 persen dan kredit perbankan mulai ekspansif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut menandakan aktivitas ekonomi domestik semakin bergerak. Ditambah lagi dengan pelonggaran suku bunga global yang berpotensi membuka arus modal masuk ke negara emerging markets seperti Indonesia, peluang investasi di Tahun Kuda Api dinilai semakin terbuka.

“Daya beli membaik, likuiditas longgar, dan aktivitas usaha meningkat. Biasanya kondisi seperti ini diikuti penguatan pasar modal. Investor yang disiplin punya peluang besar menangkap pertumbuhan,” ujar Helmy dalam laporan Market Outlook 2026.

Saham Masih Jadi Primadona

Dalam lanskap investasi 2026, saham diproyeksikan tetap menjadi salah satu instrumen paling cuan. Perbaikan fundamental emiten seiring pemulihan ekonomi berpotensi mendorong kinerja pasar modal.

Belajar dari 2025, kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi hingga 24 kali dalam setahun. IHSG bahkan ditutup di level 8.646,94 pada akhir tahun, menguat 22,13 persen secara tahunan.

Rekam jejak tersebut memperkuat optimisme bahwa investasi saham masih menjadi tulang punggung potensi cuan di Tahun Kuda Api. Terlebih jika pertumbuhan ekonomi mampu dijaga di atas 5 persen dan stabilitas politik tetap kondusif.

Sektor-sektor yang berpotensi mencuri perhatian antara lain perbankan, infrastruktur, konsumsi, serta energi dan komoditas. Likuiditas yang longgar biasanya mendorong ekspansi usaha dan peningkatan laba perusahaan, yang pada akhirnya tercermin pada harga saham.

Namun demikian, investor tetap diingatkan untuk selektif dan disiplin dalam menyusun portofolio.

Obligasi dan Fixed Income Tetap Relevan

Selain saham, instrumen obligasi atau fixed income diproyeksikan tetap menarik di 2026. Arah suku bunga global yang lebih stabil serta kebijakan moneter domestik yang akomodatif membuka ruang bagi penguatan harga obligasi.

Dalam kondisi likuiditas yang membaik, obligasi dapat berperan sebagai penyeimbang portofolio. Bagi investor dengan profil risiko moderat hingga konservatif, instrumen ini dinilai mampu memberikan imbal hasil yang kompetitif sekaligus menjaga stabilitas nilai investasi.

Kombinasi saham dan obligasi disebut menjadi strategi ideal untuk menghadapi dinamika Tahun Kuda Api yang cenderung cepat dan fluktuatif.

Rupiah dan Arus Modal Asing

Stabilitas nilai tukar rupiah juga menjadi faktor penting dalam peta investasi 2026. Jika arus modal asing masuk seiring pelonggaran suku bunga global, maka pasar keuangan domestik berpotensi mendapatkan sentimen positif tambahan.

Penguatan rupiah dapat memperkuat daya tarik aset berbasis rupiah, termasuk saham dan obligasi pemerintah. Ini menjadi momentum bagi investor untuk memanfaatkan peluang capital gain maupun imbal hasil kupon.

Energi Kuda Api: Optimisme Tapi Tetap Disiplin

Dari perspektif feng shui, Founder Feng Shui Consulting Indonesia Yulius Fang menilai Tahun Kuda Api membawa energi optimisme dan pergerakan cepat. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan finansial tetap membutuhkan strategi yang matang.

“Tahun Kuda Api penuh momentum, tapi kunci sukses ada pada strategi yang tenang dan bertahap. Hindari overconfidence dan fokus pada pertumbuhan konsisten,” ujarnya.

Pesan tersebut relevan dengan kondisi pasar yang meski menjanjikan, tetap memiliki risiko volatilitas. Euforia berlebihan tanpa manajemen risiko dapat berujung kerugian.

Diversifikasi Jadi Kunci Cuan Berkelanjutan

Melihat berbagai indikator makro dan sentimen global, peluang investasi cuan di Tahun Kuda Api 2026 memang terbuka lebar. Namun, strategi diversifikasi tetap menjadi kunci.

Investor disarankan membagi portofolio ke beberapa instrumen, seperti saham untuk pertumbuhan, obligasi untuk stabilitas, serta menjaga likuiditas kas untuk mengantisipasi peluang mendadak atau risiko pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, likuiditas longgar, serta kepercayaan konsumen yang meningkat, Tahun Kuda Api berpotensi menjadi momentum akselerasi kekayaan bagi investor yang cermat.

Bukan sekadar hoki, tetapi kombinasi antara data makro yang solid, strategi disiplin, dan pengelolaan risiko yang tepat akan menentukan siapa yang benar-benar meraih cuan di 2026. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.
Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT