News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Peduli Sampah Nasional 2026, BRI Tegaskan Komitmen Peduli Sampah dan Wujudkan Astacita Lingkungan Lewat 'BRI Peduli Yok Kita Gas'

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah serta menjaga kelestarian lingkungan
Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:44 WIB
Hari Peduli Sampah Nasional 2026, BRI Tegaskan Komitmen Peduli Sampah dan Wujudkan Astacita Lingkungan
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata membantu penanganan masalah sampah di berbagai wilayah Indonesia. 

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah serta menjaga kelestarian lingkungan melalui program BRI Peduli “Yok Kita Gas”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini, BRI Peduli “Yok Kita Gas” dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di Bank Sampah Cantik Resik yang terletak di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Kegiatan ini sekaligus dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari dan melibatkan ratusan masyarakat yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Cantik Resik, siswa/i SMPN 23 Kota Bekasi, serta masyarakat Kelurahan Jatikramat.

Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah dilaksanakan melalui pemaparan materi tentang inovasi produk. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenalkan berbagai inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan yang diharapkan dapat diadaptasi dan dijalankan di Kelurahan Jatikramat, Kota Bekasi.

Dalam sesi edukasi pilah sampah, masyarakat diberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah yang baik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah, terutama sampah yang bersumber dari rumah tangga.

Para peserta juga diajak untuk melakukan kampanye lingkungan melalui lomba inovasi produk. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman nyata dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle.

Untuk mendukung pelaksanaan program BRI Peduli “Yok Kita Gas” di Bank Sampah Cantik Resik, BRI Peduli memberikan bantuan berupa dua unit komposter yang diharapkan dapat membantu mengelola sampah rumah tangga menjadi pupuk padat maupun cair, sehingga dapat mengurangi limbah yang dibuang ke TPA. Selain itu, diberikan pula keranjang sampah anorganik dan peralatan lainnya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengungkapkan bahwa sejalan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, BRI menegaskan komitmen nyata dalam membantu mengatasi permasalahan sampah di berbagai daerah, terutama di kota-kota besar. 

“Pelaksanaan Program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ di Bank Sampah Cantik Resik dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional merupakan bentuk nyata kepedulian BRI dalam membantu mengatasi permasalahan sampah dan menjaga keseimbangan lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Program ‘BRI Peduli Yok Kita Gas’ juga merupakan wujud kontribusi BRI dalam Gerakan Indonesia ASRI merupakan inisiatif strategis yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan serta penguatan partisipasi social.

Hasilnya, program BRI Peduli “Yok Kita Gas” di Bank Sampah Cantik Resik berhasil mengumpulkan 95,7 kg sampah yang terdiri dari 8,18 kg sampah organik dan 87,52 kg sampah anorganik. Selain itu, kegiatan inovasi produk sampah juga menghasilkan empat produk olahan sampah anorganik dan satu produk olahan sampah organik.

Dhanny menambahkan bahwa BRI Peduli “Yok Kita Gas” secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan. 

Hal ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang tersirat dalam Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi, dan Pilar Pembangunan Lingkungan.

Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli “Yok Kita Gas” telah dilaksanakan di 117 lokasi di Indonesia yang tersebar di 45 bank sampah, 5 pasar tradisional, 44 kelurahan, 91 sekolah, 44 titik sungai, dan 25 titik penyebaran Collection Point Vending Machine.

Hasilnya, BRI Peduli “Yok Kita Gas” berhasil mengumpulkan 519,98 juta kg sampah anorganik, 779,74 juta kg sampah organik, menghasilkan 1.003 liter pupuk organik cair, 24.025 unit pupuk kompos, 777 liter eco enzyme, serta potensi reduksi emisi gas rumah kaca sebesar 2.366.226,88 kg CO2e.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini juga telah menyalurkan 12 jenis pelatihan manajemen sampah, 45 unit mesin pengolahan sampah, 43 jenis peralatan penunjang bank sampah, 44 unit kendaraan penunjang bank sampah, 3 unit rumah maggot, 249 unit tempat sampah, 50 unit komposter, 1.960 unit kantong pilah, serta menghasilkan 5 inovasi produk pengelolaan sampah.

“Masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di wilayah padat pemukiman atau wilayah perkotaan, mendapatkan manfaat dari program ini, antara lain wawasan tentang kondisi pengelolaan sampah yang meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan, serta keterampilan dalam memilah sampah dari rumah sehingga mampu mengatasi persoalan sampah rumah tangga,” imbuhnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Jangan Panik Saat Mobil Diselimuti Abu Vulkanik, Ini Cara Mengatasinya

Jangan Panik Saat Mobil Diselimuti Abu Vulkanik, Ini Cara Mengatasinya

Hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek termasuk Sumatera.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Israel Masih Gempur Gaza, Lima Orang Tewas dan 30 Lainnya Terluka

Israel Masih Gempur Gaza, Lima Orang Tewas dan 30 Lainnya Terluka

Kementerian Kesehatan Gaza pada Senin melaporkan lima warga Palestina tewas dan 30 lainnya terluka akibat serangan Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir. 
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.

Trending

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

SMAN 1 Pamanukan Subang Didesak DPRD Jabar Agar Terbuka Soal Dugaan Pelecehan Murid oleh Guru

Pihak SMAN 1 Pamanukan dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jabar di wilayah tersebut harus bertindak lebih cepat sehingga masalah ini dapat dikanalisasi.
Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni Terima Dua Mobil dari Pengusaha Terkait Suap Proyek

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan satu unit mobil bermerek Mitsubishi atas nama sang legislator Vinna Ledy Anggraheni.
Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Total 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut sebanyak tujuh bandara ditutup sementara sehingga tidak ada jadwal penerbangan. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri tersebut digugat oleh Syamsul Jahidin selaku pemohon perkara Nomor 324/PUU-XXIV/2026 yang menyoal tentang petugas Satpam menjadi kewenangan Kapolri.
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan Aceh-Jakarta Dibatalkan

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan Aceh-Jakarta Dibatalkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak terhadap sektor transportasi udara hingga pembatalan sejumlah rute penerbangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT