News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Putusan MA AS Runtuhkan Senjata Negosiasi Trump, Ekonom Sorot Ketidakpastian Baru untuk RI: Tarif Mana yang Sah?

Putusan MA Amerika Serikat yang membatalkan tarif Trump memunculkan ketidakpastian. Importir dan eksportir kini menghadapi ketidakjelasan hukum mengenai tarif yang sah, kewajiban pembayaran, hingga potensi sengketa.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan sebagian besar kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump tak hanya berdampak pada politik domestik Washington, tetapi langsung menggoyang lanskap perdagangan global dan masa depan perjanjian dagang Indonesia–AS.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas (Unand) Syafruddin Karimi menilai keputusan tersebut meruntuhkan fondasi strategi tarif sebagai alat tekanan diplomatik ekonomi. Menurutnya, pasar internasional segera membaca putusan itu sebagai pembatasan keras terhadap kewenangan eksekutif Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan sebagian besar tarif resiprokal Trump mengguncang inti strategi ‘tarif sebagai senjata negosiasi’ dan langsung mengubah peta risiko global, ujar Syafruddin Karimi saat dihubungi tvOnenews.com, Sabtu (21/2/2026).

“Putusan itu mempersempit ruang gerak eksekutif karena menegaskan batas kewenangan tarif berbasis keadaan darurat, sehingga pasar menangkap sinyal bahwa tarif tidak lagi bisa dipasang-lepas semudah sebelumnya,” lanjutnya.

Dampak pertama langsung terasa pada pelaku usaha global. Importir dan eksportir kini menghadapi ketidakjelasan hukum mengenai tarif yang sah, kewajiban pembayaran, hingga potensi sengketa.

“Dampaknya terasa cepat: importir dan eksportir menghadapi ketidakpastian baru soal tarif mana yang sah, siapa yang menanggung biaya, dan apakah pembayaran bea masuk masa lalu berujung pada refund serta gugatan lanjutan,” jelasnya.

Syafruddin menilai dunia tidak benar-benar keluar dari perang tarif. Washington masih memiliki instrumen hukum lain untuk mempertahankan tekanan perdagangan terhadap mitra dagangnya.

“Pada saat yang sama, Washington tetap memiliki kanal hukum lain untuk mempertahankan tekanan tarif, sehingga dunia tidak mendapat ‘akhir perang tarif’, melainkan babak baru dengan desain hukum berbeda,” katanya.

Akibatnya, perusahaan global kini terpaksa meninjau ulang strategi bisnis mereka, mulai dari kontrak perdagangan, penetapan harga, hingga pengelolaan rantai pasok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Situasi ini mendorong perusahaan global memperbarui strategi kontrak, penetapan harga, dan manajemen rantai pasok karena volatilitas kebijakan meningkat dan keputusan investasi menjadi lebih berhati-hati,” lanjut Syafruddin.

Putusan MA AS sebelumnya menyatakan Presiden tidak berwenang menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) 1977 untuk menetapkan tarif impor tanpa persetujuan Kongres.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mitsubishi Manfaatkan SEMA Show 2026 untuk Pamer Outlander Diamond Edisi Trail

Mitsubishi Manfaatkan SEMA Show 2026 untuk Pamer Outlander Diamond Edisi Trail

Dengan nama resmi Outlander Diamond Trail Edition 2028, Mitsubishi memastikan mobil ini akan tampil jauh lebih tangguh dari versi standarnya. 
Polisi Ungkap Satu Kebiasaan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan di Madiun

Polisi Ungkap Satu Kebiasaan Tersangka dalam Kasus Pembunuhan di Madiun

Polisi menangkap tersangka di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026). Hingga kini kasus pembunuhan di Madiun ini masih didalami Polda Jawa Timur.
Indonesia Nomor Berapa? 5 Negara Ini Jadi Pengguna ChatGPT Terbanyak di Dunia

Indonesia Nomor Berapa? 5 Negara Ini Jadi Pengguna ChatGPT Terbanyak di Dunia

Melihat pengguna yang cukup banyak, ada di nomor berapakah Indonesia dalam urusan negara di dunia dengan user terbanyak yang memanfaatkan platform AI ChatGPT?
Ada 61 Titik Penyampaian Pendapat di Jakarta Hari Ini 29 Oktober 2026, Personel Gabungan Beri Pelayanan dan Pengamanan

Ada 61 Titik Penyampaian Pendapat di Jakarta Hari Ini 29 Oktober 2026, Personel Gabungan Beri Pelayanan dan Pengamanan

Personel gabungan Polda Metro Jaya, TNI, hingga Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pelayanan dan pengamanan terhadap sejumlah aksi penyampaian pendapat hari ini, Kamis, 29 Oktober 2026.
Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Kisah seorang pria bernama Pak Gigin menjadi perbincangan warganet setelah kisahnya viral di media sosial. Eks narapidana itu tolak diberi uang cuma-cuma.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Timnas Indonesia U-15 akan menantang Luksemburg di perempat final Piala Dunia U-15 2026. Mereka berhasil melalui hadangan dari Moldova dan Panama pada Rabu (28/10/2026) kemarin.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Kepala BGN: Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Karena Tidak Memenuhi Syarat Higienis dan Sanitasi

Kepala BGN: Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Karena Tidak Memenuhi Syarat Higienis dan Sanitasi

Kepala BGN Sudaryono mengatakan lebih dari 2.000 dapur MBG ditutup karena tidak memenuhi syarat higienis dan sanitasi. Menurut dia, dapur yang memiliki sertifikat terkait higienis dan sanitasi saja belum tentu layak apalagi dapur yang tidak punya.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Nasib tragis menimpa perempuan inisial SR (22), seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten yang menjadi korban penyiksaan keji oleh majikannya di Malaysia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT