News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonom Indef Sebut Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal, Jumlah Utang dan Okupansi Disorot

Indef menyebut dengan tingkat okupansi Whoosh saat ini, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas diperkirakan bisa mencapai 100 tahun.
Senin, 23 Februari 2026 - 20:21 WIB
Kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Cepi Kurnia

akarta, tvOnenews.com – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh, kembali disorot publik setelah muncul indikasi kerugian yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 triliun. 

Kerugian tersebut disebut harus ditanggung PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang merupakan pemegang 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), selaku perusahaan yang mengelola operasional Whoosh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan posisi sebagai pemegang saham mayoritas, beban finansial yang timbul ikut mempengaruhi kinerja konsorsium tersebut.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, menilai proyek strategis itu perlu dikaji ulang secara menyeluruh. Ia menyoroti lamanya potensi waktu pengembalian investasi yang bisa mencapai satu abad.

"Menurut saya semua proyek pengadaan fisik berpotensi menimbulkan dugaan korupsi, tidak hanya Whoosh, tapi yang lain-lain," katanya Senin (23/2/2026).

Sebagai informasi, PSBI merupakan konsorsium sejumlah BUMN, yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Wijaya Karya Tbk (Persero), PT Jasa Marga Tbk (Persero), serta PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN I.

Esther menjelaskan, pengawasan terhadap pengelolaan KCIC dapat dilakukan dengan metode sederhana. Caranya, membandingkan kualitas barang atau hasil pekerjaan dengan harga pasar yang berlaku.

Menurutnya, pendekatan tersebut bisa menjadi indikator awal untuk mengidentifikasi potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Mudah ngeceknya, bandingkan saja dengan kualitas barang yang diterima dengan harga pasar yang ada,” lanjutnya.

Ia menegaskan, langkah utama untuk menekan potensi kerugian adalah melakukan monitoring dan evaluasi proyek secara berkelanjutan. Jika ditemukan indikasi ketidakwajaran, maka harus ditindaklanjuti melalui proses hukum.

Selain aspek tata kelola, Esther juga menyoroti struktur pembiayaan proyek Whoosh. Ia melihat adanya selisih signifikan antara beban utang pemerintah dan potensi pendapatan yang dihasilkan dari operasional kereta cepat tersebut.

"Jumlah utang yang ditanggung pemerintah untuk Whoosh dan potensi penerimaan dari Whoosh ini gapnya sangatlah besar," ujar Esther.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketimpangan tersebut berdampak langsung pada lamanya periode pengembalian investasi atau payback period.

Berdasarkan perhitungannya, dengan tingkat okupansi Whoosh saat ini, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas dinilai sangat panjang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ajak Masyarakat Mendoakan, Dedi Mulyadi soal Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur: Saya Harap Peristiwa Itu Jadi Kecelakaan Terakhir Kereta Api

Ajak Masyarakat Mendoakan, Dedi Mulyadi soal Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur: Saya Harap Peristiwa Itu Jadi Kecelakaan Terakhir Kereta Api

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/3036). 
KAI Daop 7 Madiun Minta Warga Patuhi Aturan di Perlintasan 

KAI Daop 7 Madiun Minta Warga Patuhi Aturan di Perlintasan 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur meminta warga mematuhi aturan di perlintasan kereta api, menyusul insiden tertempernya truk oleh kereta api di perlintasan resmi terjaga antara Stasiun Blitar–Garum.
Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Kemenhub Bongkar Temuan Awal Saat Sidak Pool Taksi Green SM

Pasca Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Kemenhub Bongkar Temuan Awal Saat Sidak Pool Taksi Green SM

pengecekan mencakup kesiapan kendaraan sebelum beroperasi, kompetensi pengemudi, hingga kondisi kesehatan pengemudi.
Kontroversi VAR di Liga Champions, Bayern Disebut Dirugikan Keputusan Penalti di Laga Kontra PSG

Kontroversi VAR di Liga Champions, Bayern Disebut Dirugikan Keputusan Penalti di Laga Kontra PSG

Mantan wasit Liga Inggris, Andy Davies, mengklaim bahwa Bayern Munich dirugikan oleh keputusan penalti dalam duel Liga Champions. Mereka kalah dengan skor 4-5 dalam laga leg pertama melawan Paris Saint-Germain di babak semifinal.
Sidang Dakwaan Kasus Penganiayaan Andrie Yunus Digelar Hari Ini

Sidang Dakwaan Kasus Penganiayaan Andrie Yunus Digelar Hari Ini

Pengadilan Militer II-08 Jakarta dijadwalkan menggelar sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus hari ini
Reaksi Takjub Luis Enrique usai PSG Menang Dramatis atas Bayern: Kami Pantas Menang, Imbang, dan Kalah Sekaligus

Reaksi Takjub Luis Enrique usai PSG Menang Dramatis atas Bayern: Kami Pantas Menang, Imbang, dan Kalah Sekaligus

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, merasa takjub dengan duel yang baru dimenangkan olehnya melawan Bayern Munich. Mereka menang dengan skor 5-4 di leg pertama semifinnal Liga Champions 2025-2026.

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Dinamika Timnas Indonesia kembali jadi perbincangan panas. Mulai dari pemain yang tersisih, keputusan pelatih tuai kritik, hingga kabar mengejutkan dari FIFA.
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT