GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banggar DPR Desak Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari India Dibatalkan: 1 Juta Lebih Sarjana Kita Nganggur!

Banggar DPR mendesak kebijakan impor 105 ribu mobil niaga dari India dibatalkan karena dinilai bertentangan dengan penguatan industri dalam negeri.
Rabu, 25 Februari 2026 - 22:42 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com — Rencana PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105.000 mobil niaga dari India menuai penolakan.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah meminta kebijakan tersebut dibatalkan karena dinilai bertentangan dengan penguatan industri dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Said, langkah perusahaan pelat merah yang menggunakan dana APBN itu tidak sejalan dengan arah kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto yang memprioritaskan penguatan ekonomi domestik.

“Program prioritas seperti makan bergizi gratis dan penguatan ekonomi pedesaan ditujukan untuk menggerakkan produksi dari desa. Arsitektur ekonomi ini seharusnya dipahami utuh, termasuk oleh BUMN,” ucap Said, Rabu (25/2/2026).

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menilai, peningkatan permintaan pangan lewat program pemerintah semestinya diikuti peningkatan produktivitas sektor hulu oleh Kementerian Pertanian.

"Tujuannya agar perputaran ekonomi desa menguat dan ketergantungan impor ditekan," kata Said.

Namun rencana impor kendaraan niaga dalam jumlah besar justru dinilai berlawanan arah.

Said mengingatkan sektor manufaktur selama ini tumbuh lebih rendah dibanding Produk Domestik Bruto (PDB), padahal sektor ini krusial bagi hilirisasi dan penyerapan tenaga kerja.

“Lebih dari satu juta sarjana kita menganggur. Industri manufaktur semestinya menjadi tumpuan serapan tenaga kerja,” tegasnya.

Ia juga mengutip hitungan lembaga riset Celios yang menyebut rencana impor tersebut berpotensi menggerus PDB hingga Rp39,29 triliun, menurunkan pendapatan masyarakat Rp39 triliun, memangkas surplus industri otomotif Rp21,67 triliun, mengurangi pendapatan tenaga kerja rantai pasok Rp17,39 triliun, serta menekan penerimaan pajak bersih Rp240 miliar.

Said mempertanyakan mengapa perusahaan BUMN tidak menggandeng produsen dalam negeri.

Ia menilai pengadaan 105.000 unit hampir setara produksi mobil niaga nasional selama setahun dan seharusnya bisa menjadi stimulus besar bagi industri otomotif domestik.

“Bayangkan jika pengadaan dilakukan di dalam negeri. Industri otomotif akan bangkit, menyerap tenaga kerja, dan menimbulkan efek berantai ekonomi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menilai dalih harga murah belum tentu efisien dalam jangka panjang, terutama menyangkut layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, hingga jaringan bengkel.

“Efisiensi bukan hanya soal harga awal. Harus dilihat manfaat ekonominya bagi industri nasional,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Kapolri Minta Maaf ke Publik, Akhir-akhir Ini Banyak Oknum Anggota Polri Cederai Keadilan

Kapolri Minta Maaf ke Publik, Akhir-akhir Ini Banyak Oknum Anggota Polri Cederai Keadilan

Kapolri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas perilaku oknum anggota Polri yang akhir-akhir ini dinilai mencederai rasa keadilan.
Belum Juga Mulai, Media Vietnam Sudah Remehkan Kekuatan Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Belum Juga Mulai, Media Vietnam Sudah Remehkan Kekuatan Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Salah satu media Vietnam, BTV, sudah lebih dulu meremehkan kekuatan pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang akan ikut berkompetisi di Piala AFF 2026 nanti.
Diam-diam 3 Negara Ini Suka Impor Mobil Pabrikan Indonesia

Diam-diam 3 Negara Ini Suka Impor Mobil Pabrikan Indonesia

Industri otomotif nasional mencatat lonjakan signifikan pada 2025 dengan total ekspor kendaraan utuh (CBU) mencapai 518.212 unit ke lebih dari 90 negara. Hal ..
5 Tren Model Baju Lebaran 2026: Dari Gamis Bini Orang hingga Kebaya Yellow Butter

5 Tren Model Baju Lebaran 2026: Dari Gamis Bini Orang hingga Kebaya Yellow Butter

Berikut prediksi 5 trend model baju lebaran 2026, mulai dari gamis 'Bini Orang' hingga kebaya warna yellow butter.

Trending

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Top 5 Pemain Lokal Termahal ISL 2025-2026, Nomor 3 Penghangat Bangku Cadangan di Timnas Indonesia

Top 5 Pemain Lokal Termahal ISL 2025-2026, Nomor 3 Penghangat Bangku Cadangan di Timnas Indonesia

Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt awal 2026, ada lima nama pemain Indonesia dengan banderol tertinggi musim ini. Nomor 3 kerap jadi pelapis di Timnas.
Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Mengenal Kai Boham, Eks Bek Garuda yang Pernah ‘Hilang’ di Thailand Kini Berpeluang Dipanggil Lagi usai Gabung Liga Gibraltar

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan kabar kebangkitan salah satu pemain keturunan yang pernah mencetak gol untuk Garuda Muda. Mengenal sosok Kai Boham.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT