GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Halal Goes to Campus di Unpad, Kemenag Dorong Penguatan Riset hingga Daya Saing Industri Halal

Konsep halal dan tayib tidak hanya terbatas pada sektor industri makanan dan minuman, tetapi juga obat-obatan, kosmetik, serta produk lainnya.
Rabu, 4 Maret 2026 - 15:12 WIB
Kemenag gelar Halal Goes to Campus bertajuk “Ngobral (Ngobrolin Halal)” di Auditorium Bale Sawala Universitas Padjadjaran, Kampus Jatinangor.
Sumber :
  • Kemenag

Jakarta, tvOnenews.com — Direktorat Jaminan Produk Halal Kementerian Agama meluncurkan program Halal Goes to Campus bertajuk “Ngobral (Ngobrolin Halal)” di Auditorium Bale Sawala Universitas Padjadjaran, Kampus Jatinangor, Selasa (3/3/2026). Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat literasi halal di kalangan mahasiswa sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat beranggapan seluruh produk di Indonesia otomatis halal karena mayoritas penduduknya Muslim. Padahal, kepastian halal memerlukan sistem yang jelas serta regulasi yang tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengutip QS Al-Baqarah ayat 168 yang mengajak seluruh manusia mengonsumsi dan menggunakan produk halal dan tayib. “Ayat tersebut dimulai dengan ‘yaa ayyuhannas’, yang artinya ditujukan kepada seluruh manusia. Halal bukan hanya anjuran bagi umat Islam, tetapi prinsip universal tentang kebaikan dan kebermanfaatan,” jelasnya.

Abu Rokhmad menerangkan, konsep halal dan tayib tidak hanya mencakup makanan dan minuman, tetapi juga obat-obatan, kosmetik, serta produk lainnya. Indonesia telah memiliki payung hukum melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mengatur sertifikasi dan pelabelan halal sebagai bentuk perlindungan konsumen.

Ia juga menyoroti bahwa halal kini telah menjadi tren global. Beberapa negara Asia seperti China dan Korea Selatan bahkan memiliki pusat halal. Banyak perusahaan asing pun mengajukan sertifikasi halal ke Indonesia.

“Kami ingin mengajak generasi muda agar memiliki pemahaman tentang halal. Banyak juga perusahaan besar China yang minta sertifikasi halal ke Indonesia. Ini kesempatan, lkhususnya buat mahasiswa agar mampu mengembangkan kemampuan dan jejaring dalam industri halal,” pungkasnya.

Di akhir sambutannya, Abu Rokhmad mendorong perguruan tinggi membuka program studi industri halal yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, seperti kimia, fisika, dan farmasi.

Ia menilai riset farmasi halal berpotensi menjadi kebanggaan nasional sekaligus mendorong lahirnya produk farmasi halal dalam negeri.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Universitas Padjadjaran, Widya Setiabudi Sumadinata, menyampaikan bahwa halal bukan konsep eksklusif bagi umat Islam, melainkan bagian dari fitrah manusia untuk hidup sehat dan sejahtera.

“Halal sebetulnya bukan sesuatu yang istimewa hanya untuk umat Islam. Halal adalah fitrah manusia. Jika ingin hidup sejahtera dan sehat secara fisik, ruhani, dan sosial, maka makanan yang dikonsumsi harus halal,” ujarnya.

Menurutnya, kesadaran terhadap produk halal justru berkembang pesat di sejumlah negara Barat. Banyak negara nonmuslim mempercayai standar dan kualitas produk halal. Namun, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar masih perlu meningkatkan kesadaran terhadap sertifikasi dan penguatan ekosistem industri halal.

“Kita sebagai umat Islam kadang kurang aware dengan ekosistem halal itu sendiri, terutama dalam konteks bisnis dan sertifikasi. Mudah-mudahan kegiatan ini menginspirasi kita untuk mulai peduli dan sadar pentingnya mengonsumsi produk halal,” tambahnya.

Secara terpisah, Direktur Jaminan Produk Halal Fuad Nasar menjelaskan bahwa peluncuran Halal Goes to Campus di Universitas Padjadjaran menjadi agenda perdana yang difokuskan pada edukasi dan diseminasi kesadaran konsumsi serta gaya hidup halal bagi generasi muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Halal telah menjadi isu populer di negara kita terutama sejak ekosistem halal dikenalkan kepada publik. Sertifikasi produk halal perlu terus ditingkatkan volumenya, namun tidak boleh berhenti sampai di situ. Riset halal perlu ditumbuhkan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik tentang jaminan produk halal perlu didorong di kampus PTN dan PTKIN," ujar Fuad.

Program Halal Goes to Campus diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan. Tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, program ini juga ditujukan untuk mendorong tumbuhnya ekosistem industri halal yang inklusif, modern, dan berbasis riset. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan Universitas Padjadjaran, pejabat eselon II Kementerian Agama, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.
Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Kasatgas Damkar Kelurahan Penggilingan, Irham mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta agar sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tiap Rukun Tetangga (RT).
Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kerugian negara akibat dugaan korupsi kuota haji mencapai Rp 622 miliar.
Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Akibat perdebatan paham Syiah-Sunni heboh, Habib Novel Alaydrus sebut sikap umat Muslim bela Iran dari serangan zionis Israel-Amerika Serikat (AS) adalah wajib.
Iran Mangkir dari Workshop Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Persulit Pergerakan

Iran Mangkir dari Workshop Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Persulit Pergerakan

Jelang 100 hari menuju kick off Piala Dunia, partisipasi Iran semakin diragukan usai mangkir dari workshop Piala Dunia.
Puluhan Ormas Jaringan Komunikasi Jakarta Gelar Buka Bersama, Chico: Ini Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano

Puluhan Ormas Jaringan Komunikasi Jakarta Gelar Buka Bersama, Chico: Ini Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano

Puluhan organisasi masyarakat (ormas) yang tergabung dalam Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta menggelar acara buka bersama bertajuk "Syukuran 1 Tahun Pramono

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Gara-Gara Kevin Diks, Bundesliga Beri Peringatan Keras kepada Bayern Munich Jelang Duel di Liga Jerman

Gara-Gara Kevin Diks, Bundesliga Beri Peringatan Keras kepada Bayern Munich Jelang Duel di Liga Jerman

Bundesliga memberikan peringatan keras kepada Bayern Munich menjelang duel kontra Borussia Monchengladbach. Gol Kevin Diks pada akhir pekan kemarin telah membuat Gladbach kembali ke jalur kemenangan.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar

Di tengah performa yang belum menggigit dari Ole Romeny di Inggris, striker Belgia berdarah Yogya ini muncul curi perhatian. Masuk radar Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT