News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisruh Impor 105 Ribu Pikap dari India, Kadin Ajak Agrinas Duduk Bareng: Industri Otomotif Nasional Jangan Sampai Terguncang

Ketum Kadin Anindya Bakrie, menilai polemik impor mobil pikap dari India perlu disikapi dengan dialog terbuka agar kepentingan program ekonomi desa tetap berjalan tanpa mengorbankan industri otomotif nasional.
Kamis, 5 Maret 2026 - 15:31 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
Sumber :
  • tvonenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memicu perhatian dunia usaha.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menilai polemik tersebut perlu disikapi dengan dialog terbuka agar kepentingan program ekonomi desa tetap berjalan tanpa mengorbankan industri otomotif nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anindya, pembahasan mengenai rencana impor kendaraan operasional tersebut bahkan telah muncul dalam rapat internal Kadin. Ia juga mengungkapkan sempat bertemu secara singkat dengan pihak PT Agrinas Pangan Nusantara untuk membahas isu tersebut.

“Jadi kebetulan juga tadi dibahas dan juga sempat bertemu sebentar dengan pihak Agrinas. Intinya kita ingin duduk bareng. Rencana itu mungkin dalam waktu dekat, mungkin minggu depan,” kata Anindya di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Ia menilai program KDMP memiliki tujuan penting dalam menggerakkan ekonomi desa, terutama melalui penguatan koperasi sebagai motor aktivitas ekonomi di daerah.

Karena itu, Kadin memahami kebutuhan pemerintah menyediakan armada operasional untuk mendukung distribusi logistik desa.

“Kita mengerti kebutuhan KDMP untuk menggerakkan ekonomi. Jadi penting seperti MBG ini menjadi suatu instrumen untuk menggerakkan ekonomi melalui koperasi, dan itu sangat baik,” ujarnya.

Meski demikian, Anindya menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus tetap mempertimbangkan keberlangsungan industri otomotif nasional yang selama ini melibatkan rantai pasok sangat luas, mulai dari produsen besar hingga pemasok kecil di daerah.

“Nah, yang kita ingin sampaikan hanya saja bagaimana menjaga agar industri otomotif nasional tetap terjaga. Karena selain daripada otomotif yang besar, ya, tapi juga ada tier 3, 4, 5 yang memang vendor-vendor dan juga para pemasok, dan juga untuk maintenance yang ada di daerah. Nah, ini yang kita ingin jaga,” katanya.

Menurut dia, polemik impor kendaraan seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah dan pelaku industri untuk merumuskan peta jalan jangka panjang pengembangan industri otomotif nasional, termasuk memastikan komitmen terhadap kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Tapi saya rasa paling bagus supaya tidak menjadi polemik, paling bagus kita duduk memikirkan jangka panjangnya, peta jalan untuk roadmap industrialisasi otomotif ini bagaimana supaya terjaga, dan upaya-pemerintah untuk TKDN tetap ada,” ujar Anindya.

Ia menegaskan, Kadin ingin mengambil posisi sebagai mitra konstruktif pemerintah dengan memastikan kepentingan industri tetap terlindungi, terutama bagi pelaku usaha yang berada di lapisan rantai pasok bawah.

“Jadi kami ingin menjadi suatu bagian yang konstruktif menenangkan tapi juga memikirkan bagaimana teman-teman kita yang terkait di industri otomotif bukan saja yang besar tapi juga di tier 3, 4, 5,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa rencana impor 105 ribu unit pikap dari India tetap berjalan meski mendapat kritik dari sejumlah pihak.

Menurut Joao, sebagian unit kendaraan bahkan sudah mulai dikirim dan ada yang telah tiba di Indonesia sebagai bagian dari pengadaan armada logistik desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang menolak ini siapa? Karena saya ini kan BUMN. Saya pasti taat kepada pemerintah dan taat kepada pemerintah,” kata Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Ia juga menyatakan bahwa penolakan terhadap kebijakan tersebut tidak mencerminkan sikap resmi pemerintah secara keseluruhan, melainkan hanya berasal dari pihak-pihak tertentu. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Asian Games 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Siap Bertolak ke Nagoya, PBVSI Beri Target Medali untuk Farhan Halim Cs

Asian Games 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Siap Bertolak ke Nagoya, PBVSI Beri Target Medali untuk Farhan Halim Cs

Timnas Voli Putra Indonesia akhirnya resmi dilepas oleh PBVSI menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang pada Kamis 24 September pada pagi hari tadi WIB.
Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Komitmen BPJS Hadirkan Layanan JKN yang Komunikatif

Standar mutu pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai tidak semata-mata bertumpu pada kecepatan maupun keandalan tindakan teknis semata, melainkan juga sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi yang diterima pasien. 
Jadi Lawan Pertama di FIFA ASEAN Cup, Singapura Akui Kekuatan Timnas Indonesia Beda Jauh di Piala AFF

Jadi Lawan Pertama di FIFA ASEAN Cup, Singapura Akui Kekuatan Timnas Indonesia Beda Jauh di Piala AFF

Dalam pertandingan ini akan menjadi laga ulangan di fase grup Piala AFF 2026 di mana Singapura justru menyingkirkan Timnas Indonesia usai hasil imbang 1-1. 
Heboh! Marak Ratusan Hotel di Bali Dijual Lewat Situs Online, Sektor Pariwisata Lagi Kendor?

Heboh! Marak Ratusan Hotel di Bali Dijual Lewat Situs Online, Sektor Pariwisata Lagi Kendor?

Gubernur Bali, Wayan Koster akan memverifikasi ratusan hotel maupun vila yang dijual melalui situs online di tengah peningkatan sektor pariwisata Pulau Dewata.
Temui Gubernur Banten Andra Soni, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Temui Gubernur Banten Andra Soni, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

PT Telkom Akses (Telkom Akses), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus mempererat hubungan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah. 
Didukung Ratu Voli Korea, Zhong Hui Tinggalkan China Demi Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks

Didukung Ratu Voli Korea, Zhong Hui Tinggalkan China Demi Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks

Red Sparks memasuki musim baru dengan wajah berbeda setelah tak lagi diperkuat Megawati Hangestri. Zhong Hui ungkap peran Kim Yeon-koung soal keputusannya.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Karier Mulai Sukses,4 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Besok 25 September 2026

Peluang karier mulai terbuka! 4 zodiak ini diprediksi makin bersinar besok, 25 September 2026. Siapa yang bakal mendapat kesempatan menarik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT