News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Dibuka Melemah di Tengah Memanasnya Konflik Iran-AS, Investor Diminta Waspada Volatilitas

IHSG dibuka melemah ke level 7.699 di tengah memanasnya konflik Iran-AS. Investor diminta waspada volatilitas dan ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed.
Jumat, 6 Maret 2026 - 10:18 WIB
Drama OJK dan Efek Domino ke IHSG, Analis Ungkap Akar Masalah Bukan Sekadar Teknis
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (6/3/2026). Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) yang memicu ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG turun 11,07 poin atau 0,14 persen ke level 7.699,47. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 1,61 poin atau 0,20 persen ke posisi 786,21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelemahan ini terjadi setelah pasar global menghadapi tekanan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memicu ketidakpastian ekonomi global.

Investor Disarankan Perbesar Posisi Tunai

Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menilai penguatan IHSG yang sempat terjadi sebelumnya kemungkinan tidak akan bertahan lama.

Menurutnya, secara teknikal IHSG kini berada di area resistance penting yang perlu diwaspadai investor.

Ia menyebutkan bahwa level resistance kritikal berada pada kisaran 7.712 hingga 7.720. Jika tidak mampu menembus level tersebut, pasar berpotensi kembali mengalami tekanan.

Karena itu, investor disarankan untuk bersikap lebih hati-hati menjelang akhir pekan.

“Investor sebaiknya memperbesar posisi cash di penghujung pekan ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi volatilitas tinggi selama akhir pekan,” ujar Liza dalam kajian pasar di Jakarta, Jumat.

Konflik Iran-AS Picu Ketidakpastian Kebijakan The Fed

Dari faktor global, meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Memasuki hari keenam konflik, ketegangan militer yang terus meningkat memicu kekhawatiran terhadap lonjakan harga energi sekaligus menambah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dalam waktu dekat, bank sentral AS dijadwalkan menggelar pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 17–18 Maret 2026 untuk menentukan arah kebijakan moneternya.

Pasar sebelumnya memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed sepanjang 2026 mencapai sekitar 50 basis poin. Namun setelah konflik geopolitik meningkat, proyeksi tersebut kini turun menjadi sekitar 40 basis poin.

Ketidakpastian ini membuat investor global cenderung bersikap lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Serangan Militer Picu Kekhawatiran Meluasnya Konflik

Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat setelah Iran meluncurkan gelombang rudal ke wilayah Israel. Di sisi lain, jet tempur Amerika Serikat dan Israel juga terus melakukan serangan terhadap sejumlah target di Iran.

Situasi semakin memanas setelah terjadi serangan terhadap kapal tanker di kawasan Teluk. Selain itu, drone Iran yang memasuki wilayah Azerbaijan menambah kekhawatiran bahwa konflik berpotensi meluas ke negara-negara produsen energi lainnya.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyatakan bahwa Amerika Serikat ingin memiliki peran dalam menentukan pemimpin Iran berikutnya, yang semakin menambah ketegangan geopolitik.

Dana Moneter Internasional (IMF) juga telah memperingatkan bahwa konflik ini dapat menguji ketahanan ekonomi global. Jika berlangsung lama, perang berpotensi memicu tekanan inflasi sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia.

Harga Minyak Melonjak Tajam

Ketegangan di Timur Tengah langsung berdampak pada pasar energi global.

Harga minyak dunia melonjak tajam karena kekhawatiran terganggunya pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.

Berikut pergerakan harga minyak dunia:

  • Brent naik 4,93 persen menjadi 85,41 dolar AS per barel

  • West Texas Intermediate (WTI) melonjak 8,51 persen menjadi 81,01 dolar AS per barel

Lonjakan harga minyak ini memicu kekhawatiran meningkatnya inflasi global, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kebijakan moneter banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

Perlambatan Ekonomi China Juga Jadi Sentimen Negatif

Selain konflik geopolitik, pasar juga mencermati perlambatan ekonomi China yang dibahas dalam forum Two Sessions.

Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan terhadap ekonomi Indonesia karena China merupakan mitra dagang terbesar bagi Indonesia.

Pada 2025, porsi ekspor nonmigas Indonesia ke China mencapai sekitar 24 persen atau senilai 64,82 miliar dolar AS.

Jika aktivitas industri China melemah, permintaan terhadap komoditas dan bahan baku dari Indonesia juga berpotensi menurun.

Dampak perlambatan ekonomi China juga dapat terasa pada sektor investasi.

Sepanjang 2025, China tercatat sebagai salah satu investor terbesar di Indonesia dengan realisasi investasi sekitar 7,5 miliar dolar AS.

Secara historis, setiap perlambatan ekonomi China sebesar 1 persen dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 0,3 persen.

Bursa Global Kompak Melemah

Tekanan pasar juga terlihat di sejumlah bursa saham global.

Pada perdagangan Kamis (5/3/2026), bursa saham Eropa kompak melemah:

  • Euro Stoxx 50 turun 1,46 persen

  • FTSE 100 Inggris turun 1,45 persen

  • DAX Jerman melemah 1,61 persen

  • CAC Prancis turun 1,49 persen

Hal serupa juga terjadi di bursa saham Amerika Serikat.

  • Dow Jones Industrial Average turun 1,61 persen ke 47.954,74

  • S&P 500 melemah 0,56 persen ke 6.830,71

  • Nasdaq Composite turun 0,26 persen ke 22.748,99

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, pergerakan bursa Asia pada Jumat pagi menunjukkan tren yang beragam. Indeks Nikkei Jepang dan Hang Seng Hong Kong menguat, sedangkan Strait Times Singapura mengalami pelemahan.

Dengan berbagai sentimen global tersebut, pelaku pasar kini cenderung bersikap lebih hati-hati sambil menunggu perkembangan konflik geopolitik serta arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBVSI Resmi Lepas Timnas Voli Putri dan Voli Pantai Indonesia Jelang Tampil di Asian Games 2026

PBVSI Resmi Lepas Timnas Voli Putri dan Voli Pantai Indonesia Jelang Tampil di Asian Games 2026

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) secara resmi melepas dua tim nasional Indonesia jelang tampil di Asian Games 2026. Kedua tim tersebut adalah Timnas Voli Pantai Putra Indonesia dan Timnas Voli Putri Indonesia.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 14 September 2026: Taurus Panen Proyek Emas

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 14 September 2026: Taurus Panen Proyek Emas

Memasuki pekan baru pada Senin, 14 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki momentum menarik dalam urusan pekerjaan dan karier. Apakah kamu termasuk?
Link Live Streaming Final AVC Men's Continental 2026: Sore Ini Ada Jepang Vs Iran

Link Live Streaming Final AVC Men's Continental 2026: Sore Ini Ada Jepang Vs Iran

Link live streaming final AVC Men's Continental 2026 hari ini, Minggu (13/9/2026), Jepang akan berhadapan dengan Iran di partai puncak. Sedangkan Korea Selatan dan Australia bertemu dalam perebutan peringkat ketiga.
5 Shio yang Diprediksi Sukses dalam Pekerjaan Minggu Ini, Naga Paling Beruntung

5 Shio yang Diprediksi Sukses dalam Pekerjaan Minggu Ini, Naga Paling Beruntung

5 shio ini diprediksi punya peluang sukses dalam pekerjaan minggu ini. Ada yang berpotensi mendapat kepercayaan baru, peluang emas, hingga perkembangan karier.
Tim SAR Gabungan Sebut Area Pencarian Jurnalis Terus Diperluas, Kini Capai 6.010 NM Persegi

Tim SAR Gabungan Sebut Area Pencarian Jurnalis Terus Diperluas, Kini Capai 6.010 NM Persegi

Area pencarian kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa lima jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda terus diperluas. Tim SAR Gabungan menyebut area dibagi menjadi enam sektor dengan total luas mencapai 6.010 nautical mile (NM) persegi.
Tak Sekadar Berikan Keuntungan Finansial, Rektor Berharap Unit Usaha Universitas Ahmad Dahlan Mendukung Kegiatan Akademik Kampus

Tak Sekadar Berikan Keuntungan Finansial, Rektor Berharap Unit Usaha Universitas Ahmad Dahlan Mendukung Kegiatan Akademik Kampus

Menjawab industri, unit usaha Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di bidang konsultasi teknologi, pelatihan, pengujian, laboratorium, dan perdagangan diresmikan.

Trending

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi Lengkap Betrand Peto Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Ruben Onsu Sudah Buka Suara

Kronologi kasus Betrand Peto yang diduga terseret laporan TPKS, bermula dari unggahan viral hingga polisi membenarkan adanya laporan dan penyelidikan.
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Ryan Garcia Vs Conor Benn Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Ryan Garcia vs Conor Benn yang akan berlangsung pada pagi ini.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal Tinju Dunia Hari Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Ryan Garcia Vs Conor Benn, Jai Opetaia Lawan Noel Mikaelian

Jadwal tinju dunia hari ini, di mana ada perebutan gelar juara kelas welter antara Ryan Garcia vs Conor Benn.
Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap Hasil Tinju Dunia: Ryan Garcia Hantam Conor Benn Sampai TKO, Jai Opetaia Pertahankan Gelar Juara

Rekap hasil tinju dunia hari ini, di mana Ryan Garcia berhasil mengalahkan Conor Benn lewat TKO secepat kilat. Sedangkan Jai Opetaia sukses mempertahankan sabuk gelar juara Zuffa Boxing dan The Ring kelas penjelajah.
Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT