News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laba CNKO Meledak 166 Persen Sepanjang 2025, Kinerja Melonjak hingga Saham Tembus Batas ARA

Laba PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) melonjak 166 persen pada 2025 menjadi Rp194,59 miliar. Kinerja kuat ini mendorong saham CNKO menyentuh batas ARA.
Minggu, 8 Maret 2026 - 12:26 WIB
Ilustrasi Saham
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kinerja keuangan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) sepanjang 2025 menunjukkan lonjakan signifikan. Perseroan berhasil mencatatkan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp194,59 miliar, meningkat tajam 166,45 persen secara year on year (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp73,03 miliar. Lonjakan laba yang terjadi pada 2025 ini mencerminkan perbaikan kinerja operasional perusahaan sekaligus strategi efisiensi yang dijalankan sepanjang tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan keuangan perseroan hingga 31 Desember 2025 yang dirilis pada Jumat (6/3/2026), peningkatan laba tersebut didorong oleh dua faktor utama, yakni pertumbuhan pendapatan usaha serta efisiensi pada beban produksi.

Kombinasi dua faktor ini membuat profitabilitas perusahaan meningkat secara signifikan, sehingga mendorong pertumbuhan laba yang jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan pendapatan.

Pendapatan Usaha Naik Stabil

Dari sisi pendapatan, CNKO mencatatkan kinerja yang cukup solid sepanjang 2025. Pendapatan usaha perusahaan mencapai Rp1,86 triliun, meningkat 7,51 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama di 2024, pendapatan CNKO tercatat sebesar Rp1,73 triliun.

Kenaikan ini menunjukkan aktivitas operasional perusahaan tetap tumbuh di tengah dinamika sektor energi. Meski peningkatan pendapatan tidak terlalu tinggi, stabilitas penjualan tetap menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan kinerja keuangan perseroan.

Pertumbuhan pendapatan yang konsisten juga memperkuat posisi perusahaan dalam menjaga stabilitas arus kas operasional.

Efisiensi Biaya Produksi Dorong Laba Bruto

Selain peningkatan pendapatan, faktor penting lain yang mendorong kinerja laba CNKO adalah efisiensi biaya produksi.

Beban pokok pendapatan tercatat Rp1,48 triliun, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level Rp1,49 triliun. Artinya, terdapat penurunan tipis sekitar 0,20 persen yoy.

Stabilnya biaya produksi di tengah pertumbuhan pendapatan membuat laba bruto perseroan melonjak signifikan.

Berikut rinciannya:

  • Laba bruto 2025: Rp380,30 miliar

  • Laba bruto 2024: Rp244,87 miliar

  • Pertumbuhan: naik 55,31 persen yoy

Lonjakan laba bruto ini mencerminkan efektivitas strategi efisiensi yang diterapkan oleh perusahaan, terutama dalam pengelolaan biaya operasional dan produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laba Operasional dan Laba Sebelum Pajak Ikut Melonjak

Kinerja operasional CNKO juga menunjukkan penguatan yang cukup tajam sepanjang 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT