GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp17.000, Purbaya Salahkan Ekonom Sebar Narasi Pesimis

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai hal yang membuat nilai tukar rupiah tembus Rp17.000 per dolar AS adalah karena sentimen pesimis yang muncul soal resesi.
Senin, 9 Maret 2026 - 15:36 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi soal nilai tukar rupiah yang kini tembus Rp17.000 per dolar AS serta anjloknya Indeks Saham Gabungan (IHSG).

Hal ini menurutnya dipengaruhi oleh sentimen pesimistis pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pemerintah menegaskan kondisi ekonomi nasional masih berada dalam fase ekspansi dan jauh dari ancaman krisis.

Purbaya mengatakan pelemahan pasar saham dan nilai tukar rupiah terjadi seiring berkembangnya narasi negatif yang menyebut perekonomian Indonesia tengah menuju krisis seperti yang pernah terjadi pada 1998.

“Rp17.000 ya, IHSG anjlok karena sebagian teman-teman ekonom bilang katanya kita sudah resesi menuju 98 lagi. Katanya daya beli sudah hancur. Tidak seperti itu. Ekonomi sedang ekspansi,” kata Purbaya usai mengunjungi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah pasar keuangan domestik mengalami tekanan signifikan pada perdagangan hari ini. IHSG tercatat melemah hingga ke level 7.374, turun 371,2 poin atau 4,89 persen.

Sementara itu, nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp17.017 per US$, melemah sekitar 90 poin atau 0,53 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat pekan lalu yang berada di level Rp16.925 per US$.

Menurut Purbaya, pesimisme yang berkembang di pasar tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil perekonomian nasional. Ia menilai aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan normal dan bahkan menunjukkan tren pertumbuhan.

Pemerintah, kata dia, juga terus berupaya menjaga daya beli masyarakat agar aktivitas konsumsi tetap terjaga, sehingga perekonomian nasional dapat terus tumbuh.

“Boro-boro krisis, resesi saja belum. Lambatnya saja belum. Kita masih ekspansi, kita masih akselerasi. Itu yang kita jaga dalam beberapa minggu ke depan,” ujarnya.

Ia juga meminta para investor untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap gejolak yang terjadi di pasar saham maupun nilai tukar. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan global.

“Jadi investor di pasar saham tidak usah takut. Pondasi kita jaga betul. Kita sudah tahu 97-98 apa penyebabnya,” kata Purbaya.

Pemerintah, lanjutnya, telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai krisis ekonomi global. Hal itu menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencontohkan pengalaman Indonesia dalam melewati krisis keuangan global 2008 hingga guncangan ekonomi saat pandemi COVID-19 pada 2020.

“Pengalaman 2008, 2014, 2020 kita bisa menjaga dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Jadi teman-teman tidak usah takut. Kita sudah punya pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk memitigasi gejolak yang terjadi,” ujarnya. (agr/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imran Nahumarury Jalani Debut Bersama Semen Padang di Laga Kontra PSBS Biak

Imran Nahumarury Jalani Debut Bersama Semen Padang di Laga Kontra PSBS Biak

Imran Nahumarury menjadi pelatih ketiga setelah Semen Padang memecat Eduardo Almeida dan Dejan Antonic yang gagal membawa Semen Padang bersaing di klasemen. 
DPR Soal Kasus Nabila O'Brien: Kalau Logikanya Begini, Maling Bisa Protes Gara-Gara CCTV

DPR Soal Kasus Nabila O'Brien: Kalau Logikanya Begini, Maling Bisa Protes Gara-Gara CCTV

Anggota DPR RI, Irjen Pol (Purn) Rikwanto menyoroti polemik penerapan prinsip praduga tak bersalah pada kasus pemilik restoran Bibi Kelinci, Nabila O'Brien.
DPR Soroti Kasus Nabila O'Brien: Jangan Sampai Prinsip Praduga Tak Bersalah Jadi Tameng Pelaku

DPR Soroti Kasus Nabila O'Brien: Jangan Sampai Prinsip Praduga Tak Bersalah Jadi Tameng Pelaku

Polemik hukum yang menjerat pemilik restoran Nabilah O'Brien jadi sorotan DPR. Anggota Komisi III DPR RI menilai ada kekeliruan prinsip praduga tak bersalah.
Gubernur Riau Abdul Wahid Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemprov Riau

Gubernur Riau Abdul Wahid Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemprov Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Senin (9/3/2026).
Move On dari All England, Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Swiss Open 2026

Move On dari All England, Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Persiapan Hadapi Swiss Open 2026

Tim bulutangkis Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi Swiss Open 2026 yang akan berlangsung pada 10–15 Maret di St. Jakobshalle, Basel. 
Lebih dari Dua Pekan, Kakek Cabuli 2 Bocah SD Masih "Berkeliaran" di Manggarai Barat

Lebih dari Dua Pekan, Kakek Cabuli 2 Bocah SD Masih "Berkeliaran" di Manggarai Barat

Pelaku pencabulan yakni SS (80) terhadap dua bocah kelas 1 SD di kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat sampai kini belum ditetapkan sebagai tersangka dan masih bebas.

Trending

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan menduga John Herdman akan meniru taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Begini prediksi skema yang dipakai pada FIFA Series 2026.
Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT