Harga Minyak Dunia Tembus US$110 per Barel untuk Pertama Kalinya Sejak 2022, Efek Perang Iran Mulai Hantam Harga Energi Global
- Antara
Harga diesel tercatat mencapai US$4,65 per galon, meningkat sekitar 23 persen sejak konflik dimulai.
Kenaikan harga diesel ini menjadi pukulan besar bagi sektor transportasi dan logistik karena sebagian besar distribusi barang menggunakan truk besar.
Analis perminyakan GasBuddy, Patrick De Haan, menilai lonjakan ini menjadi guncangan besar bagi berbagai sektor ekonomi.
Menurutnya, kenaikan harga energi akan memukul sektor:
-
logistik
-
transportasi
-
pertanian
-
distribusi barang
Semua sektor tersebut sangat bergantung pada bahan bakar diesel.
Jalur Energi Dunia Terganggu, Selat Hormuz Jadi Sorotan
Salah satu faktor yang memperparah lonjakan harga minyak dunia adalah gangguan pada jalur distribusi energi global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Selat Hormuz menjadi jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah dunia serta gas alam cair.
Gangguan di jalur tersebut membuat industri pengiriman global menghadapi ketidakpastian besar.
Bagi perusahaan pelayaran, biaya bahan bakar bisa mencapai 50–60 persen dari total biaya operasional. Artinya, kenaikan harga minyak dunia akan langsung meningkatkan biaya pengiriman barang.
Ketika biaya logistik naik, perusahaan biasanya akan meneruskan beban tersebut kepada konsumen melalui kenaikan harga produk.
Dampaknya, berbagai barang konsumsi bisa ikut mengalami kenaikan harga.
Dampak Energi Merembet ke Tagihan Rumah Tangga
Lonjakan harga minyak dunia juga dapat memicu kenaikan harga energi rumah tangga.
Gas alam yang digunakan untuk memasak dan pemanas rumah juga ikut terdampak oleh situasi konflik energi global.
Di Eropa, harga gas alam bahkan melonjak hingga 75 persen sejak perang pecah.
Kenaikan harga energi ini juga mempengaruhi biaya produksi berbagai produk industri, terutama bahan baku berbasis petrokimia seperti:
-
plastik
-
karet sintetis
-
pupuk nitrogen
Bahan-bahan tersebut banyak digunakan dalam berbagai sektor industri dan pertanian.
Harga Pangan Bisa Ikut Naik Jika Minyak Bertahan Tinggi
Kenaikan harga minyak dunia juga berpotensi memicu lonjakan harga pangan. Namun dampaknya biasanya tidak langsung terasa.
Menurut David Ortega, profesor ekonomi pangan dari Michigan State University, efek kenaikan harga minyak biasanya baru terlihat setelah beberapa waktu.
Load more