GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Minyak Dunia Tembus US$110 per Barel untuk Pertama Kalinya Sejak 2022, Efek Perang Iran Mulai Hantam Harga Energi Global

Harga minyak dunia tembus $110 per barel untuk pertama kali sejak 2022 akibat perang Iran. Lonjakan energi global mulai picu kenaikan bahan bakar & picu inflasi
Selasa, 10 Maret 2026 - 08:05 WIB
Ilustrasi Harga Minyak Dunia
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Harga minyak dunia kembali memanas setelah menembus US$110 per barel pada Senin, level yang belum pernah terjadi sejak tahun 2022. Lonjakan harga energi ini dipicu oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang mengganggu produksi serta distribusi energi global.

Kenaikan harga minyak dunia tersebut langsung memicu kekhawatiran luas terhadap stabilitas ekonomi global. Dampak paling cepat terasa adalah naiknya harga bahan bakar, biaya transportasi, hingga potensi lonjakan inflasi di berbagai negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ekonom menilai jika konflik terus berlangsung, harga minyak dunia berpotensi tetap tinggi dalam waktu lama dan menimbulkan tekanan besar terhadap harga energi, logistik, hingga harga pangan.

Gregory Daco, kepala ekonom dari EY-Parthenon, menilai konflik yang berlarut-larut akan memperbesar guncangan terhadap perekonomian global.

“Semakin lama konflik berlangsung, semakin besar guncangan yang akan dirasakan oleh ekonomi,” ujarnya.

Harga Bahan Bakar Langsung Naik di Berbagai Wilayah

Kenaikan harga minyak dunia langsung berdampak pada harga bahan bakar seperti bensin, solar, dan avtur yang semuanya berasal dari minyak mentah.

Ketika harga minyak dunia naik, biaya produksi bahan bakar otomatis ikut meningkat. Hal ini membuat harga bensin di berbagai wilayah mengalami lonjakan.

Di Amerika Serikat, rata-rata harga bensin reguler tercatat mencapai US$3,48 per galon, naik dari sekitar US$2,98 per galon sebelum konflik pecah. Artinya, harga bensin telah melonjak sekitar 17 persen sejak serangan militer terhadap Iran dimulai.

Namun harga tersebut tidak merata di semua wilayah.

Beberapa contoh harga bensin di negara bagian Amerika Serikat:

  • California: sekitar US$5,20 per galon

  • Louisiana: sekitar US$3,04 per galon

Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh faktor produksi dan kapasitas kilang minyak di masing-masing wilayah.

Wilayah yang memiliki produksi minyak dan kilang sendiri cenderung memiliki harga bahan bakar lebih stabil dibanding daerah yang bergantung pada impor energi.

Harga Diesel Ikut Melonjak, Biaya Logistik Terancam Naik

Tidak hanya bensin, harga diesel juga mengalami lonjakan tajam. Solar yang menjadi bahan bakar utama kendaraan logistik kini menjadi salah satu sektor yang paling terdampak.

Harga diesel tercatat mencapai US$4,65 per galon, meningkat sekitar 23 persen sejak konflik dimulai.

Kenaikan harga diesel ini menjadi pukulan besar bagi sektor transportasi dan logistik karena sebagian besar distribusi barang menggunakan truk besar.

Analis perminyakan GasBuddy, Patrick De Haan, menilai lonjakan ini menjadi guncangan besar bagi berbagai sektor ekonomi.

Menurutnya, kenaikan harga energi akan memukul sektor:

  • logistik

  • transportasi

  • pertanian

  • distribusi barang

Semua sektor tersebut sangat bergantung pada bahan bakar diesel.

Jalur Energi Dunia Terganggu, Selat Hormuz Jadi Sorotan

Salah satu faktor yang memperparah lonjakan harga minyak dunia adalah gangguan pada jalur distribusi energi global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Selat Hormuz menjadi jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima pasokan minyak mentah dunia serta gas alam cair.

Gangguan di jalur tersebut membuat industri pengiriman global menghadapi ketidakpastian besar.

Bagi perusahaan pelayaran, biaya bahan bakar bisa mencapai 50–60 persen dari total biaya operasional. Artinya, kenaikan harga minyak dunia akan langsung meningkatkan biaya pengiriman barang.

Ketika biaya logistik naik, perusahaan biasanya akan meneruskan beban tersebut kepada konsumen melalui kenaikan harga produk.

Dampaknya, berbagai barang konsumsi bisa ikut mengalami kenaikan harga.

Dampak Energi Merembet ke Tagihan Rumah Tangga

Lonjakan harga minyak dunia juga dapat memicu kenaikan harga energi rumah tangga.

Gas alam yang digunakan untuk memasak dan pemanas rumah juga ikut terdampak oleh situasi konflik energi global.

Di Eropa, harga gas alam bahkan melonjak hingga 75 persen sejak perang pecah.

Kenaikan harga energi ini juga mempengaruhi biaya produksi berbagai produk industri, terutama bahan baku berbasis petrokimia seperti:

  • plastik

  • karet sintetis

  • pupuk nitrogen

Bahan-bahan tersebut banyak digunakan dalam berbagai sektor industri dan pertanian.

Harga Pangan Bisa Ikut Naik Jika Minyak Bertahan Tinggi

Kenaikan harga minyak dunia juga berpotensi memicu lonjakan harga pangan. Namun dampaknya biasanya tidak langsung terasa.

Menurut David Ortega, profesor ekonomi pangan dari Michigan State University, efek kenaikan harga minyak biasanya baru terlihat setelah beberapa waktu.

Jika harga minyak dunia tetap tinggi selama satu bulan atau lebih, maka tekanan terhadap harga pangan bisa mulai terlihat.

Hal ini terjadi karena dua faktor utama.

Pertama, biaya produksi pertanian meningkat karena bahan bakar untuk mesin pertanian menjadi lebih mahal.

Kedua, harga pupuk berbasis gas alam ikut naik sehingga meningkatkan biaya produksi petani.

Selain itu, distribusi pangan juga sangat bergantung pada energi.

“Pangan sampai ke toko menggunakan diesel, baik melalui truk maupun kapal,” jelas Ortega.

Karena itu, jika harga minyak dunia terus bertahan di atas US$110 per barel, harga bahan makanan segar berpotensi naik lebih cepat dibanding makanan kemasan.

Lonjakan Harga Minyak Berpotensi Dorong Inflasi Global

Kenaikan harga energi juga dapat meningkatkan inflasi global.

Beberapa ekonom memperkirakan lonjakan harga minyak dapat mendorong inflasi di Amerika Serikat hingga mendekati 3 persen dalam beberapa bulan ke depan.

Inflasi bulanan bahkan diperkirakan bisa mencapai 1 persen, yang akan menjadi kenaikan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Ketika inflasi meningkat, hampir semua harga barang dan jasa akan ikut naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, daya beli masyarakat bisa menurun dan konsumsi rumah tangga menjadi lebih lemah.

Jika situasi ini berlangsung lama, lonjakan harga minyak dunia yang menembus US$110 per barel bisa menjadi salah satu pemicu tekanan ekonomi global yang lebih luas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diboyong Sepaket, Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Dibawa ke Gedung KPK

Diboyong Sepaket, Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Dibawa ke Gedung KPK

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Senin (9/3/2026). 
Blak-blakan Jay Idzes Akui Malu dengan Performanya di Seria A Jelang Gabung Timnas Indonesia

Blak-blakan Jay Idzes Akui Malu dengan Performanya di Seria A Jelang Gabung Timnas Indonesia

Jay Idzes blak-blakan mengaku malu dengan performa Sassuolo usai kalah dari Lazio di Serie A. Simak pegakuan kapten Timnas Indonesia itu.
Petasan Meledak, Empat Anak di Nganjuk Alami Luka Serius

Petasan Meledak, Empat Anak di Nganjuk Alami Luka Serius

Ledakan tersebut membuat warga sekitar terkejut dan langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Dua anak mengalami luka serius pada bagian tangan, perut dan wajah akibat terkena ledakan.
Alvaro Arbeloa Ketar-ketir Jelang Hadapi Man City di Liga Champions, Real Madrid Sudah Siapkan Penggantinya

Alvaro Arbeloa Ketar-ketir Jelang Hadapi Man City di Liga Champions, Real Madrid Sudah Siapkan Penggantinya

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, ketar-ketir menjelang duel kontra Manchester City di pentas Liga Champions 2025-2026. Los Blancos kabarnya sudah mempersiapkan pengganti untuknya di musim depan.
Kabar Baik Pemudik! 10 Ruas Tol Ini Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya

Kabar Baik Pemudik! 10 Ruas Tol Ini Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya

Daftar 10 tol yang dibuka secara fungsional dan gratis saat mudik Lebaran 2026, tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.
Update! Tragedi Longsor Sampah di TPST Bantargebang: 7 Orang Tewas, Operasi SAR Dihentikan

Update! Tragedi Longsor Sampah di TPST Bantargebang: 7 Orang Tewas, Operasi SAR Dihentikan

Inilah update terkait tragedi longsor sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT