News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Kendaraan India Terlanjur Masuk, Menkop Akui Disalurkan ke KDMP yang Sudah Siap

Menkop Ferry menjelaskan, setiap koperasi nantinya akan mendapatkan dukungan kendaraan berupa satu unit truk, satu unit pikap, serta sepeda motor.
Minggu, 29 Maret 2026 - 22:13 WIB
Menkop Ferry Juliantono dalam Rapat Anggota Tahunan Kopelindo di Surabaya, Sabtu (28/3/2026).
Sumber :
  • Kemenkop

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koperasi Ferry Juliantono angkat bicara soal kendaraan yang sudah terlanjur diimpor dari India untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Ferry mengatakan, mobil-mobil itu akan tetap akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional KDMP yang telah siap berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemarin karena telanjur (impor), jumlahnya masih ribuan, kita akan penuhi untuk operasional di koperasi desa yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya," kata Ferry selepas halal bihalal DPW Syarikat Islam Jabar, Masjid Al Jabbar Bandung, Jawa Barat, Minggu (29/3/2026).

Ferry menjelaskan, setiap koperasi nantinya akan mendapatkan dukungan kendaraan berupa satu unit truk, satu unit pikap, serta sepeda motor.

Fasilitas ini ditujukan untuk memperlancar distribusi barang, baik dari desa ke luar maupun sebaliknya.

"Sekarang ribuan truk dan pick-up sudah didistribusikan di koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (sekitar 2.400 koperasi)," ucapnya.

Meski menggunakan kendaraan impor, Ferry mengakui bahwa pemerintah tetap harus mengutamakan industri otomotif dalam negeri atau produsen yang telah berinvestasi di Indonesia.

"Tapi sekiranya kurang kita tentu diperbolehkan untuk mengambil dari negara manapun," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk memenuhi sisa kebutuhan kendaraan bagi Koperasi Merah Putih yang ditargetkan mencapai lebih dari 80 ribu unit.

"Untuk memenuhi sisa kebutuhan Koperasi Merah Putih, kita sudah membicarakan ini dengan Pak Menteri Perindustrian, dengan Gaikindo dan kita akan prioritaskan di industri otomotif kita yang sudah terbangun di dalam negeri," tuturnya.

Pemerintah menargetkan pembentukan lebih dari 80 ribu unit Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Sebagai dukungan awal, pemerintah menyediakan akses pembiayaan hingga Rp3 miliar per koperasi melalui bank Himbara. Skema pembiayaan ini menawarkan bunga sekitar 6 persen per tahun, tenor 6 hingga 10 tahun, serta masa tenggang selama 6 sampai 8 bulan.

Sebelumnya, Agrinas Pangan diketahui mengimpor kendaraan operasional dari India untuk mendukung program tersebut.

Pengadaan itu mencakup 35.000 unit pikap 4x4 produksi Mahindra Ltd, serta 70.000 unit dari Tata Motors yang terdiri dari 35.000 pikap 4x4 dan 35.000 truk roda enam. Total nilai impor diperkirakan mencapai Rp24,66 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang beredar, langkah impor dilakukan karena industri dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan kendaraan pikap berpenggerak 4x4 dalam jumlah besar.

Namun, kebijakan ini menuai kritik karena dinilai berpotensi berdampak pada industri otomotif nasional yang merupakan sektor padat karya dan menyerap banyak tenaga kerja. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kementerian Kehutanan dan IFCC Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dan IFCC/PEFC

Kementerian Kehutanan dan IFCC Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dan IFCC/PEFC

Direktorat BPPHH, Ditjen PHL, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama IFCC/PEFC secara resmi menandatangani PKS tentang Pengembangan Mekanisme Audit Kombinasi (Combined Audit) dan Uji Coba Audit Kombinasi Sertifikasi SVLK dengan Sertifikasi IFCC/PEFC.
Jadi Perbincangan Publik soal Komunitas Lari WNA di Canggu Diskriminasi WNI, Koster: Lagi Dikejar Polda Bali

Jadi Perbincangan Publik soal Komunitas Lari WNA di Canggu Diskriminasi WNI, Koster: Lagi Dikejar Polda Bali

Belakangan ini sebagian publik memperbincangkan terkait beredarnya kabar komunitas lari Warga Negara Asing (WNA) di Canggu lakukan diskirminasi WNI. Sontak, hal
Timnas Voli Putri Indonesia Tutup Laga Uji Coba internasional dengan Kekalahan dari Korea Selatan Straight Set 3-0

Timnas Voli Putri Indonesia Tutup Laga Uji Coba internasional dengan Kekalahan dari Korea Selatan Straight Set 3-0

Pada laga pamungkas yang digelar di GOR Jocheon, Minggu (26/7/2026), Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan dengan straight set 0-3 (19-25, 22-25, 16-25) dari Korea Selatan. 
Absen dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Justin Hubner Jadi Sorotan Media Vietnam: Sesuai Peraturan FIFA

Absen dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Justin Hubner Jadi Sorotan Media Vietnam: Sesuai Peraturan FIFA

Fortuna Sittard diketahui masih membutuhkan tenaga pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner untuk mengikuti rangkaian persiapan agenda pramusim jelang domestik.
74% Daerah Belum Punya Bioskop, Menekraf Wacanakan Bioskop Modular sebagai Peluang Ekonomi Kreatif Baru

74% Daerah Belum Punya Bioskop, Menekraf Wacanakan Bioskop Modular sebagai Peluang Ekonomi Kreatif Baru

Menekraf Teuku Riefky Harsya mewacanakan adanya bioskop modular di daerah sebagai solusi distribusi film nasional. Wacana ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kreatif.
Anwar Hafid Bangun Jembatan dari Dana Pribadi, Demi Pelajar Tak Lagi Seberangi Sungai

Anwar Hafid Bangun Jembatan dari Dana Pribadi, Demi Pelajar Tak Lagi Seberangi Sungai

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid merogoh dana pribadi untuk membangun Jembatan Masungkang di Banggai setelah mengetahui banyak pelajar yang harus menyeberangi sungai untuk sekolah.

Trending

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melontarkan candaan saat ditanya lawan uji coba skuad Garuda yang cuma klub lokal menjelang Piala AFF 2026 bergulir.
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 27-31 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 27-31 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 27-31 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT