News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen Imbas Konflik Iran-AS-Israel, Industri Kemasan dan UMKM Terpukul

Harga plastik naik hingga 50 persen akibat konflik Iran-AS-Israel. Industri kemasan, UMKM, dan pedagang terdampak tekanan biaya produksi.
Selasa, 7 April 2026 - 11:09 WIB
Ilustrasi jualan makanan di siang hari saat bulan puasa Ramadhan
Sumber :
  • iStockPhoto

Jakarta, tvOnenews.com - Kenaikan harga plastik menjadi isu krusial yang kini menghantam berbagai sektor industri di Indonesia. Lonjakan harga plastik terjadi seiring memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Dampak konflik tersebut mendorong kenaikan harga minyak mentah global, yang kemudian berimbas langsung pada harga plastik sebagai produk turunan petrokimia. Akibatnya, pelaku industri hingga pedagang kecil kini menghadapi tekanan biaya yang semakin berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Tercekik

Kenaikan harga plastik di pasar domestik tercatat cukup signifikan. Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengungkapkan bahwa harga plastik telah melonjak hingga 50 persen sejak akhir Februari 2026.

Sebelumnya, harga plastik berada di kisaran Rp10.000 per kilogram. Namun kini, harga plastik telah menyentuh Rp15.000 per kilogram. Kenaikan ini terjadi secara bertahap dan terus berlanjut seiring terganggunya pasokan bahan baku.

Lonjakan harga plastik ini langsung dirasakan pedagang pasar tradisional yang sangat bergantung pada kemasan plastik untuk aktivitas jual beli sehari-hari.

Industri Kemasan Kena Imbas Paling Besar

Kenaikan harga plastik juga memukul industri kemasan, terutama kemasan fleksibel seperti standing pouch untuk minyak goreng, beras, dan produk kebutuhan pokok lainnya.

Direktur Eksekutif Indonesian Packaging Federation, Henky Wibawa, menjelaskan bahwa bahan baku menyumbang 50% hingga 70% dari total biaya produksi kemasan.

Dengan lonjakan harga bahan baku yang mencapai 80 persen, maka harga plastik dalam bentuk kemasan diperkirakan naik setidaknya 40 persen.

Kondisi ini membuat produsen berada dalam posisi sulit: menaikkan harga jual atau menekan margin keuntungan.

Dampak Harga Plastik ke Industri AMDK

Salah satu sektor yang terdampak langsung dari kenaikan harga plastik adalah industri air minum dalam kemasan (AMDK). Produk ini sangat bergantung pada bahan plastik sebagai kemasan utama.

Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara), Karyanto Wibowo, menyebut kenaikan harga plastik berpotensi menekan volume penjualan.

Pasalnya, produsen harus mempertimbangkan kenaikan harga jual, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih. Dalam kondisi ini, harga plastik menjadi faktor penting yang menentukan stabilitas harga produk di pasar.

Gangguan Pasokan Global Picu Lonjakan Harga Plastik

Lonjakan harga plastik tidak terlepas dari terganggunya rantai pasok global akibat konflik Timur Tengah. Kenaikan harga minyak mentah menyebabkan bahan baku plastik seperti nafta ikut melonjak.

Bahkan, sejumlah pabrik petrokimia di kawasan Asia dilaporkan mengurangi kapasitas produksi atau menerapkan force majeure akibat keterbatasan pasokan bahan baku.

Kondisi ini memperparah kelangkaan bahan baku plastik, sehingga harga plastik terus merangkak naik di pasar global maupun domestik.

DPR Soroti Kenaikan Harga Plastik

Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto, menilai kenaikan harga plastik telah memberikan tekanan serius terhadap pelaku usaha, khususnya UMKM sektor makanan dan minuman.

Menurutnya, lonjakan harga plastik yang mencapai lebih dari dua kali lipat telah menggerus margin keuntungan pelaku usaha kecil.

Firnando menegaskan, fenomena ini merupakan bentuk nyata dari cost-push inflation, di mana kenaikan biaya produksi memicu tekanan harga di tingkat konsumen.

Ia juga mengingatkan bahwa jika tidak segera ditangani, kenaikan harga plastik berpotensi memicu inflasi di sektor informal.

UMKM Hadapi Dilema Berat

Bagi pelaku UMKM, kenaikan harga plastik menjadi dilema besar. Di satu sisi, mereka harus menanggung kenaikan biaya produksi. Namun di sisi lain, menaikkan harga jual berisiko kehilangan pelanggan.

Keterbatasan akses terhadap bahan baku alternatif membuat UMKM menjadi kelompok paling rentan dalam situasi ini.

Kenaikan harga plastik yang terus terjadi juga mempersempit ruang gerak usaha kecil dalam mempertahankan daya saing di tengah tekanan ekonomi global.

Dorongan Intervensi Pemerintah

Melihat kondisi ini, DPR mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengendalikan harga plastik.

Beberapa langkah yang diusulkan antara lain:

  • Pengawasan distribusi bahan baku plastik

  • Percepatan impor bahan baku dari negara produsen

  • Penguatan industri petrokimia dalam negeri

  • Koordinasi lintas kementerian untuk stabilisasi harga

Intervensi cepat dinilai penting agar lonjakan harga plastik tidak terus membebani pelaku usaha dan masyarakat luas.

Harga Plastik Jadi Indikator Tekanan Ekonomi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan harga plastik kini tidak hanya menjadi isu industri, tetapi juga indikator tekanan ekonomi yang lebih luas. Ketergantungan pada bahan baku impor membuat Indonesia rentan terhadap gejolak global.

Selama konflik di Timur Tengah masih berlangsung dan harga minyak dunia belum stabil, harga plastik diperkirakan masih akan berada dalam tren tinggi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berita Foto: Gunungan Sampah Dibiarkan, Warga Kalibaru Hirup Bau Menyengat Tiap Hari

Berita Foto: Gunungan Sampah Dibiarkan, Warga Kalibaru Hirup Bau Menyengat Tiap Hari

Tumpukan sampah menggunung terlihat di kawasan Kalibaru Barat VII RT 11 RW 04, Kecamatan Cilincing, Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara, pada Selasa (7/4/2026). Lokasi tersebut kini menjadi titik pembuangan liar yang menimbulkan keresahan bagi warga sekitar.
Khamzat Chimaev Klaim Sponsor Beri Penghasilan Lebih Besar Ketimbang Gaji UFC

Khamzat Chimaev Klaim Sponsor Beri Penghasilan Lebih Besar Ketimbang Gaji UFC

Khamzat Chimaev mengungkapkan bahwa penghasilan terbesarnya berasal dari sponsor di luar UFC, bukan dari statusnya sebagai juara dunia kelas menengah UFC. (7/4)
Skenario Gila Persib Juara di Kandang Persija! Maung Bandung Bisa Pesta di Depan The Jakmania, Ini Hitung-hitungan Lengkapnya

Skenario Gila Persib Juara di Kandang Persija! Maung Bandung Bisa Pesta di Depan The Jakmania, Ini Hitung-hitungan Lengkapnya

Persib Bandung berpeluang kunci gelar di kandang Persija pada pekan 32 Super League 2025-2026. Unggul poin dari Borneo FC, Maung Bandung bisa pesta di depan The Jakmania.
Puspom TNI Ungkap Ada Dua Anggota Terlibat Kasus Penyalahgunaan BBM Tahun 2025, TKP di Jateng dan Bekasi

Puspom TNI Ungkap Ada Dua Anggota Terlibat Kasus Penyalahgunaan BBM Tahun 2025, TKP di Jateng dan Bekasi

Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) menerangkan dalam pengungkapan kasus BBM ilegal ataupun LPG ilegal sepanjang tahun 2025 hingga 2026
Berupaya Lewati Selat Hormuz, Kapal Tanker Qatar Akhirnya Ubah Haluan

Berupaya Lewati Selat Hormuz, Kapal Tanker Qatar Akhirnya Ubah Haluan

Menurut data pelacakan kapal MarineTraffic, kedua kapal bernama Rasheeda dan Al Daayen itu bergerak dari Qatar menuju Selat Hormuz.
BPJS Kesehatan Nonaktifkan Peserta, Buruh PT Pakerin Demo di Mojokerto

BPJS Kesehatan Nonaktifkan Peserta, Buruh PT Pakerin Demo di Mojokerto

Ratusan buruh pabrik PT Pakerin menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Mojokerto di Jalan Empu Nala, Kecamatan Magersari, Selasa (7/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan 2 Striker Haus Gol Ini Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan mencurigai langkah PSSI dalam melakukan proses naturalisasi 2 striker haus gol agar bisa membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Kelar Bela Timnas Indonesia, Elkan Baggott Kembali Kasih Kabar Kurang Menyenangkan untuk John Herdman

Elkan Baggott kembali memberikan kabar kurang menyenangkan untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Sang bek tengah kembali belum menjadi andalan untuk klubnya.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Nama Pascal Struijk mendadak jadi sorotan usai tampil sebagai pahlawan Leeds United dalam laga dramatis Piala FA. Media Belanda beri pujian setinggi langit.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT