IHSG Melonjak 4,42% ke Level 7.279, Bursa Asia Kompak Hijau, Saham-Saham Ini Jadi Sorotan
- Antara
-
BUMI (Bumi Resources) Rp 1,73 triliun
-
BBRI (Bank Rakyat Indonesia) Rp 1,36 triliun
-
CUAN (Petrindo Jaya Kreasi) Rp 1,24 triliun
-
BBCA (Bank Central Asia) Rp 1,10 triliun
-
BMRI (Bank Mandiri) Rp 792,25 miliar
Dominasi saham perbankan dan energi menunjukkan sektor-sektor tersebut masih menjadi favorit investor dalam menggerakkan IHSG.
Volume Perdagangan Didominasi Saham Energi dan Teknologi
Sementara itu, dari sisi volume perdagangan, saham-saham berikut menjadi yang paling aktif:
-
BUMI (Bumi Resources) 69,64 juta lembar
-
GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) 52,13 juta lembar
-
BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) 18,92 juta lembar
-
DEWA (Darma Henwa) 11,91 juta lembar
-
BNBR (Bakrie & Brothers) 10,80 juta lembar
Aktivitas tinggi pada saham energi dan teknologi ini turut memperkuat pergerakan IHSG sepanjang hari.
Rupiah Menguat ke Level Rp 17.005 per Dolar AS
Selain penguatan IHSG, nilai tukar rupiah juga menunjukkan kinerja positif. Rupiah ditutup di level Rp 17.005 per dolar AS, menguat dibandingkan posisi pembukaan di Rp 17.087.
Penguatan sebesar 82 poin atau sekitar 0,48% ini mencerminkan sentimen positif terhadap aset domestik, baik di pasar saham maupun pasar valuta asing.
Bursa Asia Kompak Menghijau
Penguatan IHSG sejalan dengan tren positif di kawasan Asia. Sejumlah indeks utama di Asia ditutup menguat signifikan:
-
Nikkei 225 Jepang naik 5,29% ke 56.308,42
-
Hang Seng Hong Kong naik 3,01% ke 25.893,02
-
SSE Composite China naik 2,67% ke 3.995,00
-
Straits Times Singapura naik 0,91% ke 5.003,56
Kompaknya penguatan bursa Asia memberikan dorongan sentimen positif bagi IHSG, sehingga pasar domestik mampu mencatatkan kenaikan tajam pada perdagangan hari ini.
Pergerakan ini juga menunjukkan bahwa investor global mulai kembali masuk ke pasar ekuitas, termasuk Indonesia, seiring membaiknya prospek ekonomi regional. (nsp)
Load more