News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKE Trade Finance LPEI Suntik Rp7,68 Triliun, Hasilkan Devisa Rp21,12 Triliun di 2025

Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman mengungkapkan, sektor makanan olahan menjadi tulang punggung dalam portofolio pembiayaan tersebut.
Sabtu, 18 April 2026 - 12:12 WIB
Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Peran Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank dalam menopang kinerja ekspor nasional kian terasa nyata.

Melalui mandat pemerintah dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) 50/2025, LPEI mengakselerasi penyaluran fasilitas trade finance yang terbukti mampu mendongkrak devisa secara signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang 2025, realisasi penyaluran Penugasan Khusus Ekspor (PKE) Trade Finance mencapai Rp7,68 triliun. Angka tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan fasilitas pembiayaan oleh pelaku usaha, terutama di sektor-sektor unggulan nasional.

Direktur Pelaksana Bisnis II LPEI Sulaeman mengungkapkan, sektor makanan olahan menjadi tulang punggung dalam portofolio pembiayaan tersebut.

“Sektor makanan olahan menjadi portofolio terbesar dalam PKE Trade Finance, dengan porsi mencapai 39 persen atau sebanyak 31 debitur,” katanya dalam media gathering di Surabaya, Jumat (17/4).

Tak hanya terfokus pada satu sektor, skema PKE Trade Finance kini menjangkau 18 sektor industri dan komoditas strategis. Mulai dari produk karet, kopi, furnitur, hingga komponen otomotif dan produk elektronik, seluruhnya mendapat akses pembiayaan untuk memperluas pasar ekspor.

Dari sisi kapasitas pembiayaan, total limit yang telah terbentuk hingga 2025 mencapai Rp3,35 triliun. Hal ini mencerminkan kepercayaan eksportir terhadap skema pembiayaan yang dirancang untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.

Lebih jauh, dampak ekonomi dari program ini tidak hanya berhenti pada penyaluran dana. Sulaeman menegaskan bahwa setiap pembiayaan yang dikucurkan memberikan efek berlipat terhadap devisa negara.

“Dengan demikian, PKE Trade Finance telah menciptakan atau penghematan devisa sebesar Rp21,12 triliun pada 2025,” ucapnya.

Efek pengganda tersebut menunjukkan bahwa setiap Rp1 pembiayaan mampu menghasilkan atau menghemat devisa hingga Rp2,75, sebuah rasio yang menegaskan efektivitas intervensi pemerintah melalui LPEI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi pendanaan, pemerintah telah menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp13,7 triliun untuk mendukung sembilan program PKE. Program tersebut mencakup sektor-sektor strategis seperti alat transportasi, farmasi dan alat kesehatan, pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, destinasi wisata super prioritas, hingga pembiayaan UKM dan penjaminan ekspor.

Sepanjang 2025, total penyaluran dana PKE tercatat mencapai Rp13,48 triliun. Dari angka tersebut, kontribusi terhadap devisa mencapai US$2,24 juta atau setara Rp37,06 triliun, dengan melibatkan 27 pelaku ekspor yang menjangkau lebih dari 90 negara tujuan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengumumkan struktur organisasi yang baru Badan Gizi Nasional (BGN).
Internet Bukan Hanya Soal Kecepatan, Stabilitas Kini Jadi Prioritas, Ini Kriteria yang Perlu Diperhatikan

Internet Bukan Hanya Soal Kecepatan, Stabilitas Kini Jadi Prioritas, Ini Kriteria yang Perlu Diperhatikan

Kebutuhan internet rumah di Indonesia terus berubah seiring meningkatnya aktivitas digital. Stabilitas jaringan, latency rendah, dan kemampuan mendukung banyak perangkat kini
Belum Main Bareng Megawati Hangestri, Setter Nomor 1 Korea Sudah Bikin Rival Hyundai Hillstate Waspada

Belum Main Bareng Megawati Hangestri, Setter Nomor 1 Korea Sudah Bikin Rival Hyundai Hillstate Waspada

Megawati Hangestri dipastikan akan mendapat dukungan dari salah satu setter terbaik Korea Selatan saat memperkuat Hyundai Hillstate pada musim 2026-2027.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengumumkan struktur organisasi yang baru Badan Gizi Nasional (BGN).
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Mensesneg Bocorkan Penyebab Utama Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Mensesneg Bocorkan Penyebab Utama Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Seperti diketahui, BGN adalah
Komentar Menohok Dasco Terkait Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana, Singgung Tata Kelola dan Kerjasama

Komentar Menohok Dasco Terkait Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana, Singgung Tata Kelola dan Kerjasama

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad lontarkan komentar menohok usai Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala BGN. Selain itu Dasco
Ditanya soal Pencopotan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Irma Suryani: Saya Sudah Wanti-wanti dari Awal

Ditanya soal Pencopotan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Irma Suryani: Saya Sudah Wanti-wanti dari Awal

Pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, ternyata menyedot perhatian publik hingga menuai komentar elite politik, seperti Anggota Komisi IX DPR RI, Irma
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT