Airlangga Wanti-wanti Risiko Tekanan Global, Ini Strategi Pemerintah Jaga Ketahanan Ekonomi RI
- BPMI Setpres
Upaya tersebut diharapkan mampu meredam dampak gejolak global terhadap ekonomi domestik.
Di sisi eksternal, pemerintah memperluas kerja sama internasional untuk mendiversifikasi risiko sekaligus memperkuat akses pasar.
Sejumlah perjanjian dagang seperti Indonesia–EU CEPA, Indonesia–Canada CEPA, serta kerja sama dengan kawasan Eurasia menjadi strategi untuk memperluas ekspor dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.
Selain itu, penguatan kerja sama bilateral juga terus dilakukan, termasuk hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia. Kerja sama ini mencakup sektor energi, industri, dan ekonomi.
Dalam sektor energi, pasokan minyak mentah dan LPG diamankan melalui skema G2G dan B2B, disertai rencana pengembangan kontrak jangka panjang, infrastruktur penyimpanan, serta penjajakan kerja sama nuklir dan mineral.
Di bidang industri, kedua negara mendorong penguatan manufaktur dan hilirisasi sumber daya mineral untuk meningkatkan nilai tambah domestik.
Rusia juga menyatakan dukungan terhadap kepentingan strategis Indonesia, termasuk proses aksesi ke BRICS serta konsultasi isu global.
Kerja sama ekonomi diperluas melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan pendalaman kerja sama moneter guna memperkuat ketahanan ekonomi kedua negara.
Sebagai penutup, Airlangga menyebut partisipasi Indonesia dalam berbagai forum internasional, seperti Asia Zero Emission Community, menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi kawasan.
Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia mendorong pengembangan energi bersih dan diversifikasi sumber energi sebagai langkah menuju transisi energi berkelanjutan.
Agenda virtual tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun, Ketua Bidang International Affairs PP ISEI Muh. Edhie Purnawan, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Denny Abdi, Wakil Dekan Fisipol UGM Poppy Sulistyaning Winanti, serta para pengurus ISEI dan pemangku kepentingan lainnya. (rpi)
Load more