News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Tertekan ke Rp17.275 per Dolar AS, Gejolak Global dan Minyak Dorong Pelemahan

Rupiah melemah ke Rp17.275 per dolar AS. Tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak picu pelemahan rupiah di tengah ketidakpastian global.
Rabu, 29 April 2026 - 15:07 WIB
Petugas menghitung mata uang Rupiah dan Dolar AS di Ayu Masagung Money Changer, Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Ketika suku bunga global tinggi, aliran modal cenderung keluar dari negara berkembang, sehingga menekan rupiah lebih dalam.

Sentimen Tambahan: UAE Keluar dari OPEC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan terhadap rupiah juga diperparah oleh keputusan Uni Emirat Arab untuk keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei 2026.

Keputusan ini menambah ketidakpastian pasar energi global. Bagi rupiah, kondisi ini berarti tambahan tekanan karena potensi volatilitas harga minyak yang semakin tinggi.

Josua menyebut keputusan tersebut memperbesar kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik dan pasokan energi, yang pada akhirnya berdampak langsung pada rupiah.

Pergerakan Rupiah Masih Terbatas

Dengan berbagai tekanan tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih berada dalam rentang terbatas. Analis memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.200 hingga Rp17.325 per dolar AS.

Kisaran ini menunjukkan bahwa rupiah masih berada dalam fase konsolidasi, namun dengan kecenderungan melemah jika sentimen global tidak membaik.

Pelaku pasar saat ini cenderung bersikap wait and see terhadap perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global, yang akan sangat menentukan arah rupiah ke depan.

Rupiah Masih Rentan Tekanan Eksternal

Secara keseluruhan, pelemahan rupiah hari ini menegaskan bahwa faktor eksternal masih menjadi penentu utama pergerakan nilai tukar. Mulai dari konflik geopolitik, harga minyak, hingga kebijakan bank sentral global, semuanya berkontribusi terhadap arah rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi seperti ini, stabilitas rupiah sangat bergantung pada meredanya ketegangan global dan kepastian kebijakan ekonomi internasional.

Selama ketidakpastian masih tinggi, rupiah berpotensi tetap berada di bawah tekanan, meskipun intervensi dan kebijakan domestik terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak

Menyambut momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo bergerak nyata dalam memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang memandang dirinya melalui pakaian yang dikenakan memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri.
TNI AL dan TLDM Malaysia Gelar Latma Malindo Jaya 2026 di Surabaya dan Laut Jawa

TNI AL dan TLDM Malaysia Gelar Latma Malindo Jaya 2026 di Surabaya dan Laut Jawa

TNI Angkatan Laut bersama Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) menggelar Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 28AB Tahun 2026

Trending

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kabar Baik, Pemerintah Bersiap Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi diantaranya jenis Pertamax.
Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Persija Tatap Era Baru, Lepas 3 Pemain Lokal Sekaligus

Adalah Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro dan Hansamu Yama yang hengkang setelah kontrak dengan Persija selesai. 
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT