News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Sebut MBG Jadi Penyelamat Petani-Nelayan, Klaim Putus Ketergantungan Tengkulak

Prabowo sebut program MBG selamatkan petani dan nelayan, putus rantai tengkulak dan dorong ekonomi desa lewat dapur serta koperasi.
Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB
Ilustrasi- Petugas saat menyiapkan hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar kebijakan pemenuhan gizi, tetapi juga instrumen ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan nelayan. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Menurut Prabowo, MBG telah mulai menunjukkan hasil nyata di lapangan, terutama dalam menyerap hasil produksi masyarakat yang sebelumnya kerap tidak terserap pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MBG Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Program MBG disebut sebagai bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengembalikan kekayaan negara langsung kepada rakyat. Fokusnya tidak hanya pada konsumsi, tetapi juga pada produksi dan distribusi di tingkat lokal.

Prabowo menilai selama ini banyak petani mengalami kerugian akibat hasil panen yang tidak terbeli atau dihargai sangat rendah oleh tengkulak. Kondisi tersebut membuat rantai distribusi pangan tidak sehat dan merugikan produsen di tingkat bawah.

“Petani yang panen sering tidak terserap. Bahkan ada yang sampai rusak di kebun karena tidak diambil,” ujar Prabowo.

Dengan hadirnya MBG, pemerintah menciptakan pasar baru yang lebih pasti bagi hasil panen. Produk pertanian dan perikanan kini memiliki jalur distribusi yang lebih jelas, terutama untuk memenuhi kebutuhan dapur program MBG.

Putus Rantai Tengkulak

Salah satu dampak yang diklaim paling signifikan adalah berkurangnya ketergantungan petani dan nelayan terhadap tengkulak. Selama ini, tengkulak kerap menjadi penentu harga yang merugikan produsen.

Melalui MBG, pemerintah berupaya memotong rantai distribusi tersebut dengan menghadirkan sistem penyerapan langsung. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan harga jual hasil panen sekaligus memberikan kepastian pendapatan bagi petani dan nelayan.

“Program ini memberikan kepastian pasar, sehingga petani tidak lagi bergantung pada tengkulak yang menekan harga,” tegasnya.

Buka Lapangan Kerja Lewat Dapur dan Koperasi

Selain menyerap hasil produksi, MBG juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pembangunan dapur umum dan koperasi di berbagai daerah. Infrastruktur ini menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di tingkat desa.

Keberadaan dapur MBG membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, mulai dari pengolahan bahan pangan hingga distribusi. Sementara koperasi berperan sebagai penghubung antara produsen dan kebutuhan program.

Efek berantai dari program ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi desa secara lebih luas, tidak hanya terbatas pada sektor pangan.

Didanai dari Efisiensi Anggaran

Prabowo menegaskan bahwa pendanaan MBG tidak membebani negara secara berlebihan. Program ini disebut berasal dari efisiensi anggaran, khususnya dari penghematan yang sebelumnya bocor akibat praktik korupsi.

“Apa yang salah jika pemerintah mengembalikan uang negara kepada rakyat? Ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah yang ingin memastikan anggaran negara digunakan secara lebih efektif dan langsung menyentuh masyarakat.

Diakui Masih Ada Kekurangan

Meski mengklaim telah memberi manfaat, Prabowo tidak menutup adanya berbagai kekurangan dalam pelaksanaan MBG. Ia menyebut pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar program berjalan lebih optimal.

“Banyak kekurangan kita selesaikan, tapi manfaatnya sudah dirasakan,” katanya.

Evaluasi ini mencakup aspek distribusi, kualitas layanan, hingga efektivitas penyerapan hasil produksi dari masyarakat.

Tekankan Pendekatan Ilmiah dan Terukur

Dalam pelaksanaannya, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja secara objektif dan berbasis data. Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam menghitung dampak dan efektivitas program.

“Saya minta kita objektif dan bersifat saintifik. Semua harus dihitung secara matematik,” tegasnya.

Pendekatan ini dianggap penting untuk memastikan program tidak hanya berjalan secara politis, tetapi juga memiliki dasar perhitungan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hilirisasi dan MBG Jadi Satu Arah Kebijakan

Pernyataan Prabowo disampaikan dalam momentum peresmian proyek hilirisasi, yang menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional dari hulu ke hilir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MBG diposisikan sebagai penguat di sisi hilir, dengan memastikan hasil produksi dari sektor pertanian dan perikanan terserap dengan baik. Dengan demikian, program ini tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dalam kebijakan ekonomi nasional.

Pemerintah menargetkan manfaat program ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Gelar Fancon di Jakarta, PERSES Bocorkan Agenda Mendatang: Bulan Depan ke Jakarta Lagi

Sukses Gelar Fancon di Jakarta, PERSES Bocorkan Agenda Mendatang: Bulan Depan ke Jakarta Lagi

Grup Thailand PERSES baru saja selesai menyapa fans Jakarta di solo fancon mereka pada Sabtu (13/6/2026) di Balai Sarbini.
Nova Arianto Punya Permintaan Khusus untuk PSSI usai Timnas Indonesia U-19 Raih Posisi Ketiga di Piala AFF U-19 2026

Nova Arianto Punya Permintaan Khusus untuk PSSI usai Timnas Indonesia U-19 Raih Posisi Ketiga di Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto memiliki perminataan khusus untuk PSSI, usai anak asuhnya meraih peringkat ketiga di Piala AFF U-19 2026.
Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

Menjelang meningkatnya aktivitas penerbangan pada periode liburan pertengahan tahun, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, Sabtu (13/6).
Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Menjangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan hingga Menjangkau Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

BRI terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berkembang melalui penguatan kapasitas usaha dan perluasan pasar.
Keseruan Fancon PERSES di Jakarta: Main Game Bareng Fans, Cover Lagu Jawa Hingga Blusukan

Keseruan Fancon PERSES di Jakarta: Main Game Bareng Fans, Cover Lagu Jawa Hingga Blusukan

Boy Group asal Thailand PERSES sukses menggelar PERSES Fancon The Next Pieces in Jakarta.
Mengenal Konsep Masjid Tajug yang Digagas Dedi Mulyadi: Perpaduan Budaya Sunda dan Islam

Mengenal Konsep Masjid Tajug yang Digagas Dedi Mulyadi: Perpaduan Budaya Sunda dan Islam

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi akan memprioritaskan pembangunan 'tajug' atau masjid berukuran kecil di berbagai ...

Trending

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Timnas Maroko membuat kejutan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Singa Atlas menahan Brasil dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, Minggu (14/6/2026).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 15 Juni 2026: Gemini Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 15 Juni 2026: Gemini Ketiban Durian Runtuh

Tanggal 15 Juni 2026 diperkirakan menjadi hari yang membawa peluang keuangan menarik bagi sejumlah zodiak. Ini 6 zodiak yang diprediksi paling bercuan deras.
Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Kevin Diks tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Borussia Mönchengladbach sampai memberikan pujian khusus.
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026).
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT