News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Akan Terbitkan “Panda Bond” Bulan Depan, Purbaya Tak Mau Bergantung pada Negara Barat

Instrumen utang Panda Bond akan menyasar langsung pasar domestik China, demi mengurangi eksposur terhadap kebijakan suku bunga dan arah ekonomi negara-negara Barat, khususnya AS.
Rabu, 6 Mei 2026 - 17:09 WIB
Menkeu Purbaya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, Indonesia akan menerbitkan instrumen utang baru berupa Panda Bond pada bulan depan, sebagai langkah konkret mendobrak ketergantungan terhadap pasar keuangan Barat.

Instrumen ini akan menyasar langsung pasar domestik China—basis investor raksasa yang dinilai menawarkan biaya pendanaan lebih murah sekaligus permintaan tinggi terhadap surat utang Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Panda bond lucu soalnya pandanya. Kita sedang diversifikasi,” kata Purbaya, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).

Langkah ini bukan sekadar ekspansi pasar, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian pembiayaan negara di tengah ketidakpastian global.

Pemerintah ingin mengurangi eksposur terhadap kebijakan suku bunga dan arah ekonomi negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat.

“Supaya enggak tergantung kepada pendirian dari Amerika atau negara-negara barat. Dan yield-nya juga lebih rendah. 2.3 sampai 2.5 persen,” jelasnya.

Dibandingkan instrumen serupa di pasar lain, panda bond menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif. Hal ini membuatnya menarik bagi pemerintah sekaligus tetap diminati investor.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kementerian Keuangan telah menjalin komunikasi intensif dengan lembaga keuangan besar di China, termasuk Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), yang disebut siap menjadi mitra strategis.

“Iya. Kita udah ngobrol dengan ICBC. Mereka siap. Dan kalo liat 2.3 persen aja udah diserap berarti demandnya besar. Artinya pasar di sana besar dan siap untuknya,” tutur dia.

Purbaya bahkan menyoroti keunikan pasar China yang dinilai memiliki kepercayaan tinggi terhadap fundamental ekonomi Indonesia, tanpa terlalu bergantung pada penilaian lembaga pemeringkat global.

“Saya ngomong Bank ICBC dan orang-orang sana. Mereka enggak perlu peringkat. Karena mereka percaya kondisi kita bagus,” jelas Purbaya.

Rencana penerbitan ini dijadwalkan terealisasi dalam waktu dekat. Pemerintah tengah mematangkan langkah tersebut, termasuk melalui kunjungan langsung ke China.

“Bulan depan mungkin Pak Minto (Dirjen PPR) udah ngajak saya ke Cina,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerbitan panda bond akan melengkapi portofolio pembiayaan global Indonesia, setelah sebelumnya masuk ke pasar Asia melalui penerbitan dim sum bond di Hong Kong. Kini, pemerintah membidik pasar domestik China secara lebih dalam untuk memperluas basis investor.

Di tengah dinamika global yang fluktuatif, diversifikasi pembiayaan dinilai menjadi kunci menjaga stabilitas fiskal. Dengan strategi ini, pemerintah berupaya memastikan sumber pendanaan tetap aman, fleksibel, dan tidak bergantung pada satu kutub kekuatan ekonomi saja. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT