News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Senin, 11 Mei 2026 - 12:49 WIB
ilustrasi rupiah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan M.

Jakarta, tvOnenews.com - Pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp17.400 per dolar Amerika Serikat (AS) dinilai bukan sekadar gejolak pasar biasa.

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan terhadap rupiah semakin tajam setelah Forbes Advisor pada April 2026 menempatkan mata uang Indonesia sebagai salah satu yang terlemah di dunia. Di tengah kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia justru masih menghadapi tekanan besar untuk menjaga stabilitas kurs.

“Mengapa rupiah terus melemah meski Indonesia kaya sumber daya alam? Mengapa negara harus mengeluarkan biaya intervensi besar hanya untuk menjaga nilai tukar agar tidak jatuh lebih dalam?” ujar Achmad Nur Hidayat saat dihubungi, Senin (11/5/2026).

Menurut dia, pelemahan rupiah tidak bisa dipandang hanya sebagai persoalan teknis pasar keuangan atau dampak sementara gejolak global. Nilai tukar disebut menjadi cermin tingkat kepercayaan dunia terhadap kekuatan ekonomi sebuah negara.

Achmad mencontohkan posisi dinar Kuwait yang tetap menjadi mata uang paling bernilai di dunia. Perbedaan nilai tukar itu dinilai bukan sekadar persoalan nominal, melainkan mencerminkan kualitas pengelolaan ekonomi dan kredibilitas negara di mata global.

“Perbedaan ini bukan sekadar soal nominal mata uang, melainkan refleksi dari kualitas pengelolaan ekonomi dan kepercayaan global terhadap suatu negara,” katanya.

Ia menilai Indonesia saat ini sedang menghadapi persoalan yang jauh lebih mendasar dibanding fluktuasi kurs harian. Pelemahan rupiah disebut sebagai sinyal bahwa struktur ekonomi domestik belum cukup kuat menghadapi tekanan eksternal.

“Indonesia hari ini sedang menghadapi persoalan yang lebih dalam dibanding sekadar fluktuasi kurs. Pelemahan rupiah adalah alarm bahwa fondasi ekonomi nasional masih rapuh,” ujarnya.

Di tengah tekanan tersebut, pemerintah dan Bank Indonesia tetap menunjukkan optimisme terhadap prospek rupiah.

Gubernur BI Perry Warjiyo sebelumnya menyatakan, nilai tukar rupiah saat ini berada dalam kondisi undervalue dan berpotensi kembali menguat seiring kuatnya fundamental ekonomi domestik.

Dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Perry menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi, inflasi, kredit, hingga cadangan devisa menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia masih solid.

“Bahwa yang pertama nilai tukar sekarang itu undervalue. Undervalue dan ke depan kita yakini akan stabil dan menguat. Kenapa undervalue? Tadi disampaikan oleh Pak Menko Perekonomian, fundamental kita itu kuat,” jelas Perry.

Ia merinci sejumlah indikator yang dinilai menopang kekuatan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan sangat tinggi 5,61%, inflasi rendah, kredit juga tumbuh tinggi, cadangan devisa juga kuat. Nah, ini adalah fundamental yang menunjukkan mestinya rupiah itu akan stabil dan cenderung menguat,” katanya.

Meski demikian, Perry mengakui tekanan jangka pendek terhadap rupiah masih besar akibat kombinasi faktor global dan musiman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lonjakan harga minyak dunia, penguatan dolar AS, kenaikan suku bunga Amerika Serikat, hingga arus keluar modal dari negara berkembang menjadi pemicu utama pelemahan mata uang domestik.

“Nah, kenapa dalam jangka pendek ini ada tekanan-tekanan nilai tukar? Sebabnya ada dua yaitu ada faktor global dan kemudian pada faktor-faktor musiman,” ujarnya. (agr/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jasa Marga Gencarkan Green Toll Road

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jasa Marga Gencarkan Green Toll Road

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmen dalam pengelolaan Green Toll Road dan transformasi kawasan rest area berkelanjutan melalui berbagai program penghijauan, pengembangan koridor hijau, serta revitalisasi fasilitas pelayanan di jalan tol.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan besar media Vietnam setelah menunjukkan ambisi besar meraih gelar juara dan ruan rumah dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Wanita Dicegat Komplotan Debt Collector Saat Melintas di Rawamangun, Ini Kata Polisi

Viral Wanita Dicegat Komplotan Debt Collector Saat Melintas di Rawamangun, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang wanita yang tengah mengendarai motor diduga dicegat oleh komplotan debt collector, saat melintas di Jalan Pemuda Asli IV RT.10 RW.03, Kelurahan Rawamagun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Pertandingan antara Curacao vs Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat (AS), Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador Vs Jerman

Ekuador arahan Sebastian Beccacece tidak punya masalah menurunkan skuad terbaiknya di Piala Dunia 2026. Tapi Jerman asuhan Julian Nagelsmann dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck dan Nathaniel Brown.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Curacao Vs Pantai Gading

Pertandingan antara Curacao vs Pantai Gading di Grup E Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat (AS), Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Baru Juga FIFA Umumkan Turnamen Baru, Timnas Indonesia Sudah Siap Pecahkan Rekor

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan besar media Vietnam setelah menunjukkan ambisi besar meraih gelar juara dan ruan rumah dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT