GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Perkotaan UI: Perlu Strategi Dekarbonisasi untuk Kurangi Emisi Karbon di Sektor Pelayaran

Indonesia perlu mengembangkan strategi dekarbonisasi kolaboratif yang melibatkan operator kapal, regulator, dan komunitas maritim secara luas sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon di sektor pelayaran.
Kamis, 14 Mei 2026 - 15:14 WIB
Kajian Pengembangan Perkotaan Universitas Indonesia (KPP-UI) gelar Konferensi Energi Berkelanjutan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com-Indonesia perlu mengembangkan strategi dekarbonisasi kolaboratif yang melibatkan operator kapal, regulator, dan komunitas maritim secara luas sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon di sektor pelayaran. Benang merah pemikiran ini mengemuka dalam diskusi untuk merayakan Dies Natalis ke-25, Kajian Pengembangan Perkotaan (KPP) Universitas Indonesia bersamaan dengan ajang Indonesia Coal and Energy Expo (ICEE) 2026 di Conference Room Hall A3, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Diskusi menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, praktisi dan urbanis dari KPP UI, Kepala Program Studi KPP UI, Dr. Husnul Fitri, S.Psi., M.Si., CertDA dan Ketua Program Studi Doktor Kajian Strategik dan Global, Lin Yola, Ph.D.

Salah satu pembicara Idris Hadi Sikumbang, dari Indonesia Cabotage Advocation Forum (INCAFO) menyebut mengurangi emisi karbon di sektor pelayaran adalah amanah konstitusi. “Bagian dari United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) yang dicapai dalam sidang International Maritime Organization (IMO) tahun 1982. Ingat,  Indonesia telah meratifikasi konvensi tersebut pada tahun 1985 melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985,” ujar Idris. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya dari hasil penelitian Idris Hadi bersama Lin Yola bertajuk “Strategi Dekarbonisasi Menuju Emisi Nol Bersih untuk Pelayaran Internasional di Jalur Pelayaran Internasional Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI)” pada International Journal of Technology menyebutkan emisi karbon dari 12.189 kapal yang melintasi ALKI-II mencapai sekitar 3.110.023 ton CO2 per tahun.

Jalur pelayaran internasional di Indonesia termasuk salah satu yang tersibuk di dunia. Berdasarkan laporan tahun 2023, sekitar 12.189 kapal dari berbagai negara melintasi ALKI-II yang berada dekat ibu kota baru Indonesia di Nusantara, Kalimantan Timur.

Selain itu, terdapat ribuan kapal lain yang melintasi ALKI-I dan ALKI-III yang merupakan jalur pelayaran internasional yang diakui berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB 1982. Selama lebih dari 40 tahun, ratusan kapal besar, beberapa di antaranya memiliki panjang lebih dari 180 meter dan mengangkut berbagai jenis barang maupun penumpang lintas samudra dan benua, diizinkan melintas secara aman dan efisien tanpa dikenai biaya.“Dunia ribut ketika Selat Hormuz ditutup, bayangkan jika jalur ALKI-II kita tutup,” ujar Idris yang juga alumni KPP UI.  

Selama ini kapal internasional yang melintasi perairan Indonesia telah diberikan hak melintas secra damai. Namun demikian, ujar Idris, mereka berkewajiban juga untuk tidak melakukan aktivitas ilegal yang dapat merusak lingkungan dan ekosistem laut, termasuk pencemaran akibat emisi kapal.

Strategi menyeluruh yang dibahas dalam diskusi disebutkan melalui empat tahapan utama yang saling berkaitan untuk mengurangi emisi karbon dari kapal internasional yang melintasi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Pertama dengan eliminasi, yakni mencegah munculnya emisi karbon sejak awal proses operasional kapal. Strategi ini dilakukan dengan mengurangi atau menghilangkan aktivitas yang menyebabkan pembakaran bahan bakar fosil secara tidak perlu. 

Selanjutnya dengan mereduksi, yakni efisiensi energi dan penghematan bahan bakar, termasuk menggantikan penggunaan bahan bakar fosil dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan rendah karbon. 

Terpenting dan yang harus segera dilakukan adalah strategi kompensasi, yakni mengimbangi sisa emisi karbon yang masih belum dapat dihilangkan sepenuhnya. Strategi ini dilakukan melalui mekanisme offset karbon, penerapan pajak karbon, pengembangan pasar karbon, serta konservasi ekosistem pesisir yang mampu menyerap karbon secara alami.
Jika strategi dekarbonisasi diterapkan dengan konsisten di pelayaran Indonesia berpotensi mengurangi emisi karbon dari kapal di ALKI hingga mendekati 1% dari total emisi gas rumah kaca global, setara dengan lebih dari 3 juta ton CO₂ di ALKI II saja, serta potensi 5 juta ton di ALKI I dan ALKI III secara gabungan.

“Pengurangan emisi ini juga sejalan dengan upaya global untuk menurunkan emisi karbon dari pelayaran internasional sebagaimana ditargetkan oleh IMO,” pungkas Idris Hadi. (bwo)
 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Kiper Berdarah Surabaya Ini Justru Dilirik Klub Legendaris Liga Belanda

Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Kiper Berdarah Surabaya Ini Justru Dilirik Klub Legendaris Liga Belanda

Kayne van Oevelen, kiper keturunan Indonesia yang diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, masuk radar Feyenoord usai tampil impresif bersama FC Volendam.
Lengkap Sudah Pemain Kuota Asia di V League 2026/2027, Ternyata Megawati Hangestri Menjadi Satu-satunya yang...

Lengkap Sudah Pemain Kuota Asia di V League 2026/2027, Ternyata Megawati Hangestri Menjadi Satu-satunya yang...

Pemain kuota Asia untuk gelaran V League musim depan akhirnya lengkap sudah, setelah Hyundai Hillstate mengumumkan rekrutan terakhir mereka, Megawati Hangestri.
Kejati Bengkulu Ajukan Kasasi Terkait Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Pembebasan Lahan Tol

Kejati Bengkulu Ajukan Kasasi Terkait Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Pembebasan Lahan Tol

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu memastikan untuk mengajukan kasasi usai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu menjatuhk
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tiba-tiba Sebut Mees Hilgers Bisa Pindah ke Klub yang Pernah Kena Comeback Persib di ACL 2

Media Malaysia mengaitkan Mees Hilgers dengan Selangor, klub eks Bambang Pamungkas yang pernah dibuat tak berdaya oleh comeback Persib di ACL Two musim ini.
Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga

MPR RI buka alasan dua juri LCC 4 Pilar tak meminta maaf langsung ke siswi SMAN 1 Pontianak dan jelaskan status penonaktifan juri.
Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Senang Bukan Main Bisa Reuni dengan Vanja Bukilic di Red Sparks pada V League 2026/2027, Ko Hee-jin: Sangat Menyenangkan!

Red Sparks akhirnya telah mengumumkan dua pemain asing mereka yakni Vanja Bukilic dan Zhong Hui, yang akan berlaga pada gelaran V League 2026/2027 mendatang.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT