Purbaya Balas The Economist yang Ramal Ancaman Krisis di Era Prabowo: Eropa Malah Utangnya Dekati 100 Persen PDB
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Media tersebut menilai pemerintah hanya memiliki tiga opsi sulit yakni, memangkas proyek unggulan, mengurangi subsidi energi, atau melampaui batas defisit APBN sebesar 3 persen dari PDB.
“Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis,” tulis media tersebut.
Artikel itu juga menyoroti potensi dampak politik jika pemerintah memilih memangkas subsidi energi atau mengurangi proyek populis.
Karena itu, The Economist memperkirakan pemerintah berpotensi mengambil jalan memperlebar defisit anggaran.
Tak hanya itu, media asal Inggris ini turut menyoroti tekanan pasar terhadap ekonomi Indonesia. The Economist mencatat adanya arus modal asing keluar hingga US$6 miliar serta pelemahan rupiah sebesar 11 persen terhadap dolar AS hingga menyentuh titik terendah sepanjang sejarah.
“Di bawah pemerintahan Prabowo, modal asing sebesar US$6 miliar telah keluar dan rupiah melemah 11 persen terhadap dolar hingga menyentuh titik terendah sepanjang sejarah,” tulis artikel itu.
Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi fiskal nasional masih terkendali dan tetap berada dalam koridor disiplin anggaran. (agr/rpi)
Load more