News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham Bank Central Asia Menghijau Saat IHSG Lesu, BBCA Tetap Kokoh di Tengah Tekanan Pasar

Saham Bank Central Asia atau BBCA menguat saat IHSG melemah. BCA juga siap bagi dividen tiga kali setahun dan catat laba Rp14,7 triliun.
Senin, 18 Mei 2026 - 22:00 WIB
Ilustrasi saham BBCA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Saham PT Bank Central Asia Tbk atau Bank Central Asia (BBCA) berhasil ditutup menguat pada perdagangan saham Senin (18/5/2026), di tengah tekanan yang melanda Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kenaikan saham Bank Central Asia menjadi perhatian pelaku pasar setelah mayoritas sektor saham di Bursa Efek Indonesia justru bergerak melemah sepanjang perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip data RTI, harga saham BBCA ditutup naik 0,41 persen ke level Rp6.125 per saham. Padahal pada awal perdagangan, saham emiten perbankan terbesar di Indonesia tersebut sempat berada di zona merah.

Saham Bank Central Asia Sempat Tertekan di Awal Perdagangan

Pada pembukaan perdagangan awal pekan, saham Bank Central Asia dibuka turun 150 poin ke posisi Rp5.950 per saham dari penutupan sebelumnya di level Rp6.100.

Namun tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Saham BBCA perlahan berbalik arah hingga akhirnya ditutup menguat di level tertinggi harian Rp6.125 per saham.

Sepanjang perdagangan, saham Bank Central Asia bergerak pada rentang harga Rp5.900 hingga Rp6.125 per saham.

Frekuensi perdagangan saham BBCA tercatat mencapai 48.175 kali dengan volume transaksi sebanyak 2.332.490 saham. Nilai transaksi harian saham Bank Central Asia mencapai Rp1,4 triliun.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BBCA tercatat mencapai Rp755,06 triliun, menjadikan Bank Central Asia tetap sebagai salah satu emiten dengan valuasi terbesar di Bursa Efek Indonesia.

IHSG Melemah, Mayoritas Sektor Saham Tertekan

Di saat saham Bank Central Asia berhasil menghijau, IHSG justru ditutup melemah 1,85 persen ke level 6.599,24.

Indeks saham LQ45 juga terkoreksi 1,03 persen menjadi 651,08. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di level tertinggi 6.631,28 dan terendah 6.398,78.

Sebanyak 616 saham tercatat melemah, sementara hanya 125 saham menguat dan 79 saham lainnya stagnan.

Total frekuensi perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencapai 2,57 juta kali dengan volume transaksi sebanyak 32 miliar saham dan nilai transaksi harian sebesar Rp20,7 triliun.

Di tengah tekanan pasar, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp17.655.

Seluruh sektor saham tercatat berada di zona merah. Sektor transportasi mengalami koreksi paling dalam sebesar 6,2 persen.

Selain itu:

  • Sektor basic melemah 5,17 persen

  • Sektor industri turun 3,24 persen

  • Sektor infrastruktur terkoreksi 2,98 persen

  • Sektor energi turun 2,37 persen

  • Sektor properti melemah 2,22 persen

  • Sektor teknologi turun 2,21 persen

  • Sektor keuangan terkoreksi 1,79 persen

Bank Central Asia Siap Bagikan Dividen Tiga Kali Setahun

Di tengah pergerakan positif saham BBCA, Bank Central Asia juga menyiapkan kebijakan baru terkait pembagian dividen kepada pemegang saham.

PT Bank Central Asia Tbk berencana membagikan dividen interim setiap tiga bulan sekali mulai 2026. Kebijakan tersebut akan dimulai pada kuartal II hingga kuartal IV 2026.

Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim mengatakan langkah tersebut menjadi sejarah baru bagi perseroan karena sebelumnya dividen interim hanya dibagikan satu kali dalam setahun.

“Biasanya kita lakukan di bulan Desember sekali setahun. Tahun ini mulai dilakukan setiap kuartalan,” ujar Vera dalam paparan kinerja BCA Kuartal I 2026.

Meski demikian, manajemen Bank Central Asia belum memastikan besaran dividen interim yang akan dibagikan kepada investor.

Adapun dividend payout ratio BCA tahun ini mencapai 72 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 67,4 persen.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan pembagian dividen interim setiap kuartal diharapkan dapat memberikan tambahan arus kas bagi pemegang saham.

Menurutnya, rencana tersebut juga telah disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan dan mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris.

Laba Bersih Bank Central Asia Tembus Rp14,7 Triliun

Kinerja Bank Central Asia pada kuartal I 2026 juga tercatat solid. BBCA berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp14,7 triliun.

Capaian tersebut didorong pertumbuhan kredit yang mencapai Rp994 triliun atau meningkat 5,6 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

Penyaluran kredit Bank Central Asia turut ditopang pendanaan yang kuat melalui dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp1.089 triliun atau tumbuh 11,2 persen YoY.

Porsi CASA bahkan mendominasi sekitar 85,2 persen dari total dana pihak ketiga (DPK) BCA.

“Kami optimistis menjaga kinerja BCA tetap solid di tengah kondisi global yang dinamis melalui pengembangan berbagai lini bisnis secara pruden,” kata Hendra Lembong.

Kredit UMKM dan Pembiayaan Hijau Tumbuh

Hingga akhir Maret 2026, kredit produktif Bank Central Asia tercatat mencapai Rp760,2 triliun atau naik 7,8 persen YoY.

BCA juga mencatat pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan atau ESG sebesar 10 persen YoY menjadi Rp258,4 triliun.

Sementara kredit UMKM tumbuh 12 persen YoY dengan outstanding mencapai Rp146 triliun.

Di sisi lain, pembiayaan hijau atau green financing Bank Central Asia meningkat 7,7 persen menjadi Rp113 triliun, termasuk pembiayaan sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang melonjak 53,5 persen YoY.

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Bank Central Asia juga tetap terjaga di level 1,8 persen dengan rasio pencadangan yang dinilai solid. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama Ketagihan Podium Setelah Sukses Jadi Runner Up Moto3 Malaysia 

Veda Ega Pratama bahkan merayakannya bersama keluarga yang menyaksikan langsung sejarah balapan Indonesia itu di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) lalu. 
Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Satu WNI Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia Meninggal Dunia, WN Rusia dan Ukraina Jadi Tersangka

Tim Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri dan Dirres PPA-PPO Polda jajaran mengungkap fakta baru terkait kasus TPPO modus perekrutan WNI sebagai tentara bayaran di negara Rusia.
Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Teknologi Perkuat Profesionalisme Polri: Kecerdasan Buatan dan Big Data Jadi Kunci

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi menuntut institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bergerak cepat melakukan adaptasi ..
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Jadwal Liga Champions 2026-2027 Pekan Ini: Manchester United Jamu AS Roma, Calvin Verdonk ke Norwegia

Manchester United akan menjamu AS Roma dalam pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 pekan ini. Sedangkan Calvin Verdonk akan melawat ke Norwegia bersama Lille.
Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. Dipanggil Timnas Portugal U-17 untuk Pertama Kalinya, Akankah CR7 Ikut Comeback?

Cristiano Ronaldo Jr. mendapat panggilan perdana memperkuat Timnas Portugal U-17 untuk kualifikasi Euro 2027, sementara sang ayah berpeluang kembali ke timnas.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT