News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Oh Ternyata, Rupiah Sempat Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, Tapi Berbalik Turun Lagi

Rupiah sempat menyentuh Rp17.900 per dolar AS hari ini sebelum kembali turun. Tekanan global dan domestik jadi penyebab pelemahan rupiah.
Kamis, 28 Mei 2026 - 18:30 WIB
Ilustrasi rupiah.
Sumber :
  • Antara

“Kondisi tersebut membuat arus modal asing cenderung keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia,” kata Ibrahim.

Harga Energi dan Inflasi Global Jadi Sorotan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibrahim menilai kenaikan harga energi global akibat konflik geopolitik juga berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dunia.

Situasi itu membuat ruang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga menjadi semakin terbatas.

Akibatnya, dolar AS terus mendapat dukungan dari pasar global, sementara mata uang negara berkembang mengalami tekanan.

Faktor yang Menekan Rupiah

Beberapa faktor yang disebut memicu pelemahan rupiah antara lain:

  • Konflik geopolitik AS dan Iran

  • Kekhawatiran gangguan distribusi minyak dunia

  • Ekspektasi suku bunga tinggi The Fed

  • Arus modal keluar dari negara berkembang

  • Kebutuhan impor minyak dalam negeri

  • Pembayaran dividen dan utang jatuh tempo

Faktor Domestik Turut Tekan Rupiah

Selain sentimen global, tekanan terhadap rupiah juga datang dari dalam negeri.

Ibrahim menyebut meningkatnya kebutuhan dolar AS untuk impor minyak menjadi salah satu faktor yang memperbesar tekanan terhadap rupiah.

Di samping itu, pembayaran dividen perusahaan dan kewajiban utang jatuh tempo juga meningkatkan permintaan dolar AS di pasar domestik.

Pelaku pasar disebut masih terus mencermati kondisi fiskal nasional dan efektivitas sejumlah program pemerintah yang dinilai dapat mempengaruhi kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.

Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap rupiah semakin besar dalam beberapa waktu terakhir.

BI Dinilai Sudah Maksimal Intervensi

Bank Indonesia (BI) disebut terus melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Namun menurut Ibrahim, tekanan pasar yang terjadi saat ini membuat ruang stabilisasi rupiah menjadi semakin terbatas.

“BI sudah melakukan intervensi semaksimal mungkin, tetapi tekanan pasar memang masih cukup besar,” ujarnya.

Meski dolar AS sempat turun dari level Rp17.900-an, pergerakan rupiah masih menjadi perhatian pelaku pasar mengingat tekanan global dan domestik belum sepenuhnya mereda. (nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT