News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18.000, Purbaya Tegaskan Asumsi APBN Belum Perlu Direvisi

Meski nilai tukar rupiah tertekan cukup dahsyat terhadap dolar AS, Menkeu Purbaya menegaskan pelemahan rupiah saat ini belum cukup menjadi alasan untuk mengubah asumsi dasar APBN.
Jumat, 5 Juni 2026 - 16:34 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang masih bertahan di atas level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, pemerintah belum melihat kebutuhan untuk merevisi asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika rupiah kembali melemah pada perdagangan Jumat (5/6/2026). Mata uang rupiah dibuka turun 0,23 persen ke level Rp18.074 per dolar AS, melanjutkan tren pelemahan yang terjadi sehari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski rata-rata nilai tukar rupiah sepanjang tahun berjalan sudah berada jauh di atas asumsi APBN, pemerintah menilai kondisi tersebut masih dapat dikelola tanpa harus melakukan koreksi terhadap kerangka fiskal yang telah ditetapkan.

Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan rata-rata nilai tukar rupiah secara year-to-date berada di level Rp17.057 per dolar AS, sementara asumsi dalam APBN 2026 dipatok sebesar Rp16.500 per dolar AS.

Namun, Purbaya menegaskan pelemahan rupiah saat ini belum cukup menjadi alasan untuk mengubah asumsi dasar APBN.

“Waktu kita exercise sebelumnya, waktu exercise harga BBM itu, rupiahnya sudah di level yang cukup tinggi. Jadi saya tahu harus adjust lagi apa enggak dengan level yang sekarang, saya masih belum harus adjust,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

Pemerintah masih mempertahankan target pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 5,4 persen. Hingga kuartal I-2026, perekonomian nasional tercatat tumbuh 5,6 persen, melampaui target yang telah ditetapkan dalam APBN.

Dari sisi harga, inflasi berada di level 3,08 persen atau sedikit lebih tinggi dibandingkan asumsi makro pemerintah. Namun angka tersebut masih berada dalam rentang yang dinilai terkendali dan tidak mengganggu stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Sementara itu, pasar obligasi pemerintah juga masih menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun secara rata-rata tahun berjalan berada di level 6,48 persen dan pada akhir periode tercatat 6,67 persen, lebih rendah dibandingkan asumsi APBN sebesar 6,9 persen.

Di sisi lain, harga minyak mentah Indonesia justru menjadi salah satu variabel yang bergerak jauh di atas asumsi pemerintah. Hingga saat ini, rata-rata harga minyak mentah Indonesia mencapai US$91,9 per barel, jauh melampaui asumsi APBN yang hanya sebesar US$70 per barel.

Meski sejumlah indikator bergerak di luar asumsi awal, pemerintah menilai koordinasi kebijakan fiskal dan moneter masih mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, salah satu indikator yang menunjukkan kuatnya dukungan likuiditas terhadap perekonomian adalah pertumbuhan jumlah uang beredar yang terus meningkat.

“Dibanding bulan-bulan sebelumnya, trendnya cenderung meningkat secara bertahap. Artinya, ada cukup uang di perekonomian untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke level yang tinggi,” katanya.

Pertumbuhan uang beredar pada Mei 2026 tercatat mencapai 18 persen secara tahunan. Pemerintah menilai kondisi tersebut mencerminkan tersedianya likuiditas yang cukup untuk menopang aktivitas ekonomi, investasi, serta konsumsi masyarakat. 

Diketahui, nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini menguat 13 poin atau 0,07 persen jadi Rp18.036 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.049 per dolar AS. (agr/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aktivis 98 sebut RUU HAM Perkuat Sistem Perlindungan HAM Nasional

Aktivis 98 sebut RUU HAM Perkuat Sistem Perlindungan HAM Nasional

Perubahan Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia atau RUU HAM tidak boleh dibaca sebagai upaya melemahkan lembaga tertentu dan menguatkan lembaga lain. RUU HAM
Bursa Transfer AC Milan: Siap-Siap Ditinggal Leao, RedBird Bakal Gelontorkan Dana untuk Bajak Winger Liga Inggris Musim Panas Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Siap-Siap Ditinggal Leao, RedBird Bakal Gelontorkan Dana untuk Bajak Winger Liga Inggris Musim Panas Nanti

AC Milan mulai bergerak untuk mengantisipasi kemungkinan kepergian Rafael Leao pada bursa transfer. Manajemen Rossoneri kabarnya sudah menyiapkan sejumlah nama.
Megawati Hangestri Bikin Heboh Korea Selatan Lagi, Kedekatan Megatron dengan Ratu Bulutangkis Dunia jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Heboh Korea Selatan Lagi, Kedekatan Megatron dengan Ratu Bulutangkis Dunia jadi Sorotan

Bintang Voli Indonesia, Megawati Hangestri lagi-lagi mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Polisi Tangkap Seorang Perempuan di Pati yang Diduga Membuang Bayi Laki-laki dalam Kantong Belanja

Polisi Tangkap Seorang Perempuan di Pati yang Diduga Membuang Bayi Laki-laki dalam Kantong Belanja

Polresta Pati mengungkap kasus pembuangan bayi laki-laki yang ditemukan warga di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday: Beckham Putra Jadi Starter, Mathew Baker Berpeluang Debut

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday: Beckham Putra Jadi Starter, Mathew Baker Berpeluang Debut

Susunan pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Sejumlah nama andalan tampil sejak menit pertama.
Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat

Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat

Baru-baru ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) bocorkan akal bulus mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana untuk mark up pengadaan motor listrik dalam perkara korupsi

Trending

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki formula baru untuk skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Oman.
Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Eks Wakil Kepaa Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya memutuskan untuk menjadi justice collaborator atau saksi yang bekerja sama dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

AS memberikan apresiasi terhadap komitmen Indonesia dalam penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait penuntasan isu kerja paksa dan pelarangan impor produk
Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Eks Member Cherrybelle Blak-blakan Bahas Attitude, Unggahannya Ramai Dikaitkan dengan Sarwendah

Konflik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus memunculkan berbagai respons publik. Ungkapan eks personel Cherrybelle ikut terseret.
Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Rekan di Cherrybelle Satu Per Satu Bermunculan Buka Suara, Ikut Bongkar Masa Lalu Sarwendah?

Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang belakangan menjadi konsumsi publik ternyata memunculkan efek domino yang tak terduga. Sejumlah sosok dari masa lalu Sarwendah ikut angkat bicara.
Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Terkait pleidoi mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim di kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM. Ternyata mendapat perhatian dan komentar Jokowi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT