News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Dibuka Lesu Rp17.959 per Dolar AS, MSCI hingga Ancaman PHK Massal Jadi Pemicu

Salah satu faktor utama yang menekan pergerakan rupiah adalah antisipasi pasar terhadap pernyataan MSCI. Selain itu, isu akan terjadinya PHK massal juga diduga menjadi pemicu.
Rabu, 24 Juni 2026 - 13:34 WIB
ilustrasi rupiah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan M.

Jakarta, tvOnenews.com — Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan berat dan nyaris menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan mata uang rupiah dipicu kombinasi sentimen pasar global dan kekhawatiran terhadap kondisi fundamental ekonomi domestik yang dinilai mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah pada perdagangan Rabu (24/6/2026) pagi mengalami pelemahan cukup tajam hingga 100 poin dan bergerak di level Rp17.959 per dolar AS.

“Pagi ini rupiah melemah cukup tajam, ya, 100 poin, ya, sekarang di Rp17.959,” kata Ibrahim dalam keterangan suara, Rabu (24/6/2026).

Menurut Ibrahim, salah satu faktor utama yang menekan pergerakan rupiah adalah antisipasi pasar terhadap pernyataan MSCI yang dijadwalkan dirilis pada malam hari. Investor disebut mencermati sejumlah isu yang selama ini menjadi sorotan terhadap pasar modal Indonesia.

“Yang membuat harga rupiah kembali mengalami pelemahan yang cukup signifikan adalah salah satunya pernyataan dari MSCI yang nanti malam baru akan dirilis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasar bukan hanya memperhatikan status Indonesia yang diperkirakan tetap berada dalam kelompok Emerging Market, tetapi juga menunggu evaluasi terkait aspek free float dan transparansi data yang selama ini menjadi perhatian investor asing.

“Memang kita tahu bahwa MSCI masih akan mempertahankan, ya, pasar modal kita di Emerging Market, tetapi yang akan kita lihat ini adalah tentang masalah free float, ya, kemudian transparansi data,” kata Ibrahim.

Menurutnya, isu transparansi data berpotensi menjadi catatan penting yang memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar keuangan Indonesia.

“Ini yang menjadi satu permasalahan bagi investor asing, ya, sehingga apa, sehingga ini yang kemungkinan besar akan dijadikan sebagai alasan bagi pasar, ya, tentang transparansi data yang harus benar-benar dilakukan reformasi oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain faktor pasar modal, Ibrahim juga menyoroti melemahnya daya saing industri manufaktur nasional yang dinilai mulai memberikan sinyal negatif terhadap prospek ekonomi domestik.

Ia mengungkapkan terdapat dua perusahaan otomotif besar yang disebut akan menghentikan produksi di Indonesia dan memindahkan operasinya ke Vietnam. Langkah tersebut berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT