News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai 1 September Garuda Indonesia Berlakukan Tambahan Bagasi hingga 64 Kilogram

Direktur Transformasi Garuda Indonesia, Neil Raymond Mills mengatakan, kebijakan baru ini berlaku untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026.
Senin, 13 Juli 2026 - 11:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (28/9).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Garuda Indonesia terapkan skema bagasi terbaru dengan memberikan tambahan hingga 64 kilogram (kg), bagi pengguna jasa sesuai rute dan kelas penerbangan.

Direktur Transformasi Garuda Indonesia, Neil Raymond Mills mengatakan, kebijakan baru ini berlaku untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Implementasi Piece Concept (konsep koli) bagian dari transformasi Garuda Indonesia dalam memodernisasi layanan, sekaligus memberikan kepastian yang lebih baik bagi penumpang," kata Neil dalam keterangan resminya, pada Senin (13/7/2026).

"Dengan ketentuan jumlah koli dan berat maksimum yang semakin jelas, pengguna jasa dapat mempersiapkan barang bawaannya dengan lebih mudah, sejak tahap perencanaan perjalanan hingga keberangkatan,” ujarnya.

Melalui skema itu, Neil menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kepastian jumlah dan berat maksimum setiap koli bagasi tercatat, sekaligus meningkatkan manfaat bagi pengguna jasa dengan alokasi bagasi yang lebih besar dibandingkan ketentuan sebelumnya.

Dia mengatakan, untuk pengguna jasa dengan tiket yang diterbitkan sebelum 1 September 2026, tetap mengikuti ketentuan bagasi yang tercantum pada tiket. Termasuk apabila jadwal perjalanan berlangsung setelah penerapan Piece Concept.

Pada penerbangan domestik, pengguna jasa kelas Ekonomi memperoleh alokasi bagasi tercatat sebanyak satu koli, dengan berat maksimum 23 kg. 

Sementara pengguna jasa kelas Bisnis dan First Class mendapatkan alokasi dua koli, dengan berat maksimum masing-masing 32 kg atau total hingga 64 kg.

"Untuk penerbangan internasional, pengguna jasa kelas Ekonomi memperoleh alokasi dua koli dengan berat maksimum masing-masing 23 kg atau total 46 kg," kata Neil.

Sementara pengguna jasa kelas Bisnis dan First Class memperoleh dua koli, dengan berat maksimum masing-masing 32 kg atau total hingga 64 kg. 

Dibandingkan dengan skema sebelumnya, penerapan Piece Concept menghadirkan peningkatan alokasi bagasi di berbagai segmen penerbangan.

Dia menambahkan, pada penerbangan domestik, alokasi bagasi kelas Ekonomi meningkat dari 20 kg menjadi 23 kg, kelas Bisnis dari 30 kg menjadi 64 kg, serta First Class dari 40 kg menjadi 64 kg. 

Sementara pada penerbangan internasional, alokasi bagasi kelas Ekonomi meningkat dari 30 kg menjadi 46 kg, kelas Bisnis dari 40 kg menjadi 64 kg, dan First Class dari 50 kg menjadi 64 kg

"Dengan perubahan tersebut, pengguna jasa dapat memperoleh tambahan total alokasi bagasi hingga 34 kg dibandingkan ketentuan sebelumnya, dengan tetap mengikuti batas jumlah koli dan berat maksimum setiap koli yang telah ditetapkan," ujarnya.

Neil menyampaikan bahwa penerapan skema tersebut juga menjadi upaya Garuda Indonesia, untuk meningkatkan konsistensi layanan pada jaringan penerbangan domestik maupun internasional.

“Skema Piece Concept telah digunakan secara luas dalam industri penerbangan global. Implementasi ini diharapkan dapat memperkuat standardisasi layanan, mendukung kelancaran penanganan bagasi, serta memberikan kepastian yang lebih baik bagi pengguna jasa, termasuk ketika melanjutkan perjalanan pada jaringan penerbangan internasional,” ujarnya. (Yudha Prasetya)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.
DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung
DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

DPR Terima Aspirasi Kades AMJ, Bahas Kepastian Pilkades 2027 dan Penjabat Kades

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Saan Mustopa menerima audiensi Koordinator Nasional Kades AMJ di Ruang Abdul Muis,

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT