News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penetrasi Asuransi RI Masih 2,84 Persen, OJK Ungkap Potensi Industri Masih Sangat Besar

Berdasarkan data OJK per Mei 2026, total premi industri perasuransian mencapai Rp127,96 triliun. Nilai tersebut terdiri atas premi asuransi jiwa sebesar Rp76,78 triliun.
Minggu, 19 Juli 2026 - 19:02 WIB
Ilustrasi Asuransi
Sumber :
  • Shutterstock

Jakarta, tvOnenews.com - Industri perasuransian Indonesia masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar meski dihadapkan pada tantangan ekonomi global, perubahan perilaku masyarakat, hingga perkembangan teknologi yang semakin cepat. Rendahnya tingkat penetrasi asuransi di dalam negeri menjadi salah satu indikator bahwa ruang ekspansi sektor ini masih terbuka lebar.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Mei 2026, total premi industri perasuransian mencapai Rp127,96 triliun. Nilai tersebut terdiri atas premi asuransi jiwa sebesar Rp76,78 triliun dan premi asuransi umum Rp51,18 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, tingkat penetrasi asuransi di Indonesia baru mencapai 2,84 persen. Angka tersebut masih berada di bawah sejumlah negara ASEAN, seperti Singapura dengan penetrasi 12,5 persen, Thailand 4,60 persen, dan Malaysia 3,80 persen.

Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Retno Woelandari, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat luas, namun membutuhkan transformasi yang lebih cepat agar mampu mengejar target nasional.

"Apabila kita melihat kontribusi sektor ini terhadap PDB maupun target yang telah ditetapkan dalam RPJMN, masih terdapat kesenjangan yang cukup besar. Artinya, industri masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat luas dan memerlukan upaya transformasi yang lebih cepat," jelas Retno saat webinar "Mid-Year Insurance Outlook 2026: Market Dynamics, Consumer Expansion, and Regulatory Direction", dikutip Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, peningkatan penetrasi asuransi tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan bisnis. Industri juga perlu memperkuat fondasi melalui tata kelola yang lebih baik, regulasi yang adaptif, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

OJK, lanjut Retno, saat ini terus mendorong penguatan sektor perasuransian melalui berbagai kebijakan, mulai dari penguatan permodalan perusahaan, implementasi PSAK 117, pengelolaan aset dan liabilitas yang lebih baik, hingga penyempurnaan kerangka Risk-Based Capital (RBC) agar lebih sensitif terhadap risiko dan berorientasi ke depan.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Teknologi Informasi dan Pengembangan Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah. Menurutnya, memasuki paruh kedua 2026, industri asuransi dan reasuransi menghadapi momentum penting untuk memperkuat daya saing di tengah dinamika ekonomi global.

"Ketidakpastian ekonomi global, perkembangan teknologi, serta perubahan perilaku konsumen mendorong industri asuransi dan reasuransi untuk terus bertransformasi. Selain menjaga ketahanan bisnis, industri juga perlu menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat kepercayaan masyarakat agar mampu tumbuh secara berkelanjutan," ujar Beatrix.

Selain tantangan regulasi dan bisnis, perubahan struktur demografi juga dinilai menjadi faktor penting yang memengaruhi strategi pengembangan industri ke depan.

Ekonom Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bahtiar Rifai, mengatakan komposisi penduduk Indonesia kini didominasi oleh generasi muda yang memiliki karakteristik berbeda dalam mengakses informasi maupun mengambil keputusan keuangan.

"Sekitar 70 persen penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh Generasi Z, Milenial, dan Generasi Alpha. Perubahan struktur demografi ini turut mengubah karakteristik pasar, cara masyarakat memperoleh informasi, mengambil keputusan, hingga memandang masa depan. Oleh karena itu, strategi peningkatan literasi keuangan dan asuransi juga perlu beradaptasi dengan perubahan tersebut," ujar Bahtiar.

Ia menilai rendahnya kesiapan masyarakat menghadapi risiko finansial jangka panjang masih menjadi tantangan besar. Banyak orang, menurutnya, lebih fokus membangun karier dibandingkan menyiapkan kondisi keuangan saat memasuki usia pensiun.

"Banyak orang mempersiapkan kariernya, tetapi belum mempersiapkan masa pensiunnya. Padahal ketika pendapatan mulai turun, justru biaya kesehatan meningkat. Tanpa perencanaan keuangan dan perlindungan asuransi, risiko finansial akan semakin besar," ungkapnya.

Bahtiar menambahkan, keberhasilan literasi keuangan tidak hanya diukur dari meningkatnya pengetahuan masyarakat, tetapi juga dari perubahan perilaku dalam mengelola keuangan. Menurutnya, masyarakat perlu mulai membangun kebiasaan menabung, berinvestasi, sekaligus menjadikan asuransi sebagai bagian dari strategi perlindungan finansial jangka panjang bagi keluarga. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Kaget! 5 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Dadakan 5 September 2026

Jangan Kaget! 5 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan Dadakan 5 September 2026

Ramalan shio 5 September 2026 mengungkap 5 shio hoki yang berpeluang panen cuan dadakan lengkap dengan angka hoki penarik rezeki dan keberuntungan finansial.
Bintang Timnas Indonesia Kirim Sinyal Tinggalkan Persib Jelang Super League Bergulir: Melangkah Pergi dengan Rasa Hormat

Bintang Timnas Indonesia Kirim Sinyal Tinggalkan Persib Jelang Super League Bergulir: Melangkah Pergi dengan Rasa Hormat

Sinyal perpisahan datang dari Saddil Ramdani jelang Super League 2026/2027. Pemain Timnas Indonesia itu unggah pesan yang mengarah pada masa depannya di Persib.
Istri Mendiang Arist Merdeka Sirait Tak Kuasa Bendung Air Mata Saat Tiba di Yerusalem, Ucapkan Terima Kasih ke Kapolri

Istri Mendiang Arist Merdeka Sirait Tak Kuasa Bendung Air Mata Saat Tiba di Yerusalem, Ucapkan Terima Kasih ke Kapolri

Istri mendiang Arist Merdeka Sirait, Rostimaline Munthe tak kuasa membendung air mata terharunya saat tiba di Yeeusalem.
Gus Alex Ngaku Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal per Orang karena Dimintai Uang Oleh-oleh

Gus Alex Ngaku Beri 24 Anggota Panja DPR 1.500 Riyal per Orang karena Dimintai Uang Oleh-oleh

Gus Alex mengungkap adanya permintaan uang dari 24 anggota Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI yang melakukan perjalanan dinas ke Arab Saudi.
Jadwal AVC Men's Continental 2026, Jumat 4 September: Mulai Hari Ini! Dua Finalis Edisi Sebelumnya Langsung Bermain

Jadwal AVC Men's Continental 2026, Jumat 4 September: Mulai Hari Ini! Dua Finalis Edisi Sebelumnya Langsung Bermain

Jadwal AVC Men's Continental 2026 telah resmi dimulai hari ini, Jumat (4/9/2026), di Fukuoka, Jepang yang dibuka dengan duel Iran menghadapi Selandia Baru.
Survei ARCI Ungkap Elektabilitas Parpol di Jatim, Demokrat Tembus 12,5 Persen

Survei ARCI Ungkap Elektabilitas Parpol di Jatim, Demokrat Tembus 12,5 Persen

Elektabilitas Partai Demokrat di Jawa Timur mengalami peningkatan dalam setahun terakhir berdasarkan hasil survei Accurate Research Consulting Indonesia (ARCI).

Trending

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Dunia digital yang terus mengalami perkembangannya turut memberi pelaung bagi generasi muda untuk dapat berkarya sekaligus membangun bisnis yang diinginkan.
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 5 September 2026: Ada peluang tak terduga dalam bidang karier dan finansial.
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Warga di Distrik Ilaga, Diduga Terlibat Pencurian Senpi

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Warga di Distrik Ilaga, Diduga Terlibat Pencurian Senpi

Selanjutnya, JT alias W kemudian ditetapkan sebagai DPO berdasarkan DPO Nomor DPO/14/XII/Res.1.6/2024/Reskrim tanggal 16 Desember 2024.
Kebakaran Apartemen Pavilion di Tanah Abang, 17 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Apartemen Pavilion di Tanah Abang, 17 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran terjadi di salah satu bangunan apartemen di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat, 4 September 2026.
Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Arya Wedakarna Sebut Dirinya Tidak Hadir di Kontes Transgender Sebagai Senator: Saya Pragmatis Saja

Seorang senator Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna kembali menjadi sorotan publik setelah viral menghadiri ajang Transgender Internasional di Thailand.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT