Harga Pangan Nasional Hari Ini 9 Agustus 2026, Cabai Rawit Merah Tembus Rp59.650 per Kilogram
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com — Harga sejumlah bahan pangan strategis di pasar tradisional kembali bergerak naik. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, terutama cabai rawit merah yang melonjak 6,9 persen atau Rp3.850 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada Minggu (9/8/2026) pukul 08.00 WIB, harga rata-rata cabai rawit merah tercatat Rp59.650 per kilogram.
Harga cabai merah keriting naik 3,92 persen atau Rp1.900 menjadi Rp50.400 per kilogram. Sementara cabai merah besar naik 1,73 persen atau Rp850 menjadi Rp49.900 per kilogram.
Adapun cabai rawit hijau meningkat 1,25 persen atau Rp650 menjadi Rp52.600 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada kelompok beras. Beras kualitas medium I tercatat naik 0,3 persen atau Rp50 menjadi Rp16.450 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II naik 0,31 persen atau Rp50 menjadi Rp16.250 per kilogram.
Pada kelas premium, beras kualitas super I naik 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp17.750 per kilogram, sementara beras kualitas super II meningkat 0,29 persen atau Rp50 menjadi Rp17.200 per kilogram.
Meski demikian, tidak seluruh jenis beras mengalami kenaikan. Harga beras kualitas bawah I masih bertahan di Rp14.800 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II berada di Rp14.600 per kilogram. Keduanya tercatat Harga Tetap.
Tekanan kenaikan harga juga terlihat pada komoditas protein hewani.
Harga daging sapi kualitas 2 naik 0,74 persen atau Rp1.050 menjadi Rp143.050 per kilogram. Sementara daging sapi kualitas 1 meningkat 0,5 persen atau Rp750 menjadi Rp151.750 per kilogram.
Harga daging ayam ras segar juga naik 0,38 persen atau Rp150 menjadi Rp40.050 per kilogram.
Pada komoditas gula, gula pasir lokal meningkat 0,52 persen atau Rp100 menjadi Rp19.150 per kilogram. Sementara gula pasir kualitas premium masih bertahan di Rp20.300 per kilogram dengan status Harga Tetap.
Minyak goreng menunjukkan pergerakan yang beragam. Minyak goreng kemasan bermerk 1 naik 0,62 persen atau Rp150 menjadi Rp24.450 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerk 2 naik 0,21 persen atau Rp50 menjadi Rp23.500 per kilogram.
Sebaliknya, minyak goreng curah justru turun 0,24 persen atau Rp50 menjadi Rp20.450 per kilogram.
Load more