News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Terancam Tembus Rp18.000, Pengamat Soroti Risiko APBN 2027

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan, rupiah dibuka melemah ke kisaran Rp17.820 hingga Rp17.880 per dolar Amerika Serikat (AS)..
Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:38 WIB
ilustrasi rupiah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan M.

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah berpotensi kembali tertekan pada awal perdagangan pekan depan. 

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan, rupiah dibuka melemah ke kisaran Rp17.820 hingga Rp17.880 per dolar Amerika Serikat (AS), meski sebelumnya mata uang rupiah berhasil menguat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan rupiah pada penutupan perdagangan Jumat dinilai belum cukup untuk menghilangkan tekanan eksternal. Ibrahim menyebut sentimen global masih menjadi faktor yang dapat membayangi pergerakan rupiah dalam perdagangan pekan depan.

“Kemudian untuk rupiah sendiri, walaupun kemarin menguat, pidato Presiden juga cukup bagus juga tentang APBN tahun 2027. Tetapi ada kemungkinan bahwa harga rupiah kemungkinan besar dibuka melemah, mungkin karena faktor eksternal yang mempengaruhi, yaitu range-nya itu di Rp17.820 sampai di Rp17.880,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Minggu (16/8/2026).

Menurut dia, pelemahan tersebut berpotensi mencapai sekitar 60 poin. Kondisi ini berbanding terbalik dengan perdagangan Jumat ketika rupiah mampu menguat 50 poin.

“Jadi ada kemungkinan besar ada 60 poin lah pelemahan mata uang Rupiah,” ujarnya.

“Memang kalau kita lihat bahwa rupiah kemarin dalam penutupan pasar di hari Jumat ini mengalami penguatan 50 poin,” sambung Ibrahim.

Salah satu katalis positif rupiah berasal dari pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai arah kebijakan fiskal 2027. 

Pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6 persen, lebih tinggi dibanding asumsi pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen. 

Pemerintah juga menetapkan target inflasi 2,5 persen serta defisit anggaran Rp671,2 triliun.

“Salah satu yang membuat rupiah menguat itu adalah pidato Presiden Prabowo bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2027 dipatok di 6 persen. Yang sebelumnya diasumsi APBN 2026 di 2026 itu sebesar 5,4 persen,” kata Ibrahim.

“Kemudian inflasi pun juga di 2,5 persen. Kemudian defisit anggaran dipatok sebesar Rp671,2 triliun atau di 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto,” lanjutnya.

Namun, di balik optimisme tersebut, Ibrahim menyoroti satu titik rawan dalam rancangan APBN 2027, yakni asumsi nilai tukar rupiah. Pemerintah menetapkan asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS, lebih lemah dibanding asumsi dalam APBN 2026 sebesar Rp16.500.

Ibrahim menilai asumsi tersebut berpotensi kembali meleset apabila tekanan terhadap rupiah berlanjut hingga tahun depan. Bahkan, ia memperkirakan rupiah berpeluang bergerak di atas Rp18.000 per dolar AS.

“Nah, kita melihat bahwa ada satu yang mungkin akan saya jadikan sebagai permasalahan yang kemungkinan di tahun 2027. Yang pertama adalah di APBN itu dipatok di level Rupiah itu dipatok di level Rp17.500. Dipatok di Rp17.500 yang sebelumnya itu di Rp16.500,” tuturnya.

“Nah, saya melihat bahwa ada kemungkinan besar di tahun 2026, di tahun 2027 Rupiah itu kemungkinan di atas Rp18.000,” lanjut Ibrahim.

Menurut Ibrahim, pelemahan rupiah yang berada di atas asumsi APBN dapat memberikan tekanan tambahan terhadap ruang fiskal pemerintah. 

Pasalnya, depresiasi rupiah berpotensi meningkatkan beban anggaran, terutama ketika pemerintah harus memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan transaksi dalam valuta asing.

“Nah, artinya apa? Ini pun juga kalau seandainya rupiah masih di atas Rp17.500, ini kemungkinan besar akan membuat defisit anggaran walaupun sudah defisit anggaran tahun 2027 itu di 2,8 persen,” katanya.

“Tetapi kemungkinan besar akan lebih dari 2,86 persen apabila rupiah terus mengalami pelemahan,” tegas Ibrahim.

Selain rupiah, pergerakan indeks dolar AS juga diperkirakan masih menjadi sumber volatilitas pasar valuta asing pada pekan depan. 

Ibrahim memperkirakan indeks dolar akan bergerak dalam rentang yang cukup lebar, mencerminkan masih tingginya ketidakpastian eksternal.

“US Dolar dalam perdagangan pekan depan, dalam satu minggu, kemungkinan besar ini akan cukup fluktuatifnya juga tinggi,” ujarnya.

“Di support-nya 99,00, kemudian resistance-nya di 101,90, bahkan akan menyentuh di resistance 102,00. Jadi kalau kita lihat bahwa Indeks Dolar ini di 99,00 dan 102,00,” pungkas Ibrahim. (agr/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.

Trending

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT