DDMF Tak Pakai APBN, Danantara Disiapkan Biayai Mobil Nasional hingga Giant Sea Wall
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Presiden menempatkan Danantara sebagai instrumen pembiayaan pembangunan jangka panjang. Dengan DDMF, pemerintah ingin menciptakan ruang bagi proyek-proyek strategis yang membutuhkan waktu lama untuk menghasilkan keuntungan tetapi dinilai penting bagi kepentingan nasional.
Salah satu proyek yang masuk sasaran adalah pengembangan mobil nasional. Fasilitas produksinya telah dibangun di Subang, dengan pemerintah menargetkan produksi massal dimulai pada akhir 2028.
Tak hanya mobil, pemerintah juga mendorong terbentuknya ekosistem motor nasional. Prabowo menyebut dua perusahaan swasta besar dan dua BUMN telah terlibat dalam pengembangan serta produksi motor listrik.
Di sisi lain, pembangunan Giant Sea Wall menjadi proyek jangka panjang lain yang membutuhkan skema pembiayaan berkelanjutan. Prabowo menilai proyek tersebut tidak bisa ditunda mengingat ancaman kenaikan permukaan laut terhadap kawasan Pantura.
“Kita juga harus membangun proyek Giant Sea Wall, tanggul besar untuk mengamankan pantai utara Pulau Jawa, ini mutlak harus kita lakukan, jangan kita tunggu bencana datang,” tegas Prabowo.
Pembangunan Giant Sea Wall diperkirakan membutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun. Untuk mempercepat pengerjaan, pemerintah merancang proyek tersebut menjadi 15 segmen. Dengan pengerjaan secara paralel, waktu penyelesaian ditargetkan dapat dipangkas menjadi sekitar delapan tahun. (agr/rpi)
Load more