Dolar AS Kembali Jadi Raja, Yen Tertekan Dekati 160 dan Harga Minyak Melesat
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Kenaikan harga minyak dan eskalasi konflik tersebut menjadi sentimen tambahan bagi pasar karena dapat memperkuat tekanan inflasi serta memengaruhi pergerakan dolar AS dan mata uang regional.
Data Tenaga Kerja AS Jadi Penentu
Perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat atau nonfarm payrolls yang dijadwalkan keluar pada Jumat.
Ekonom memperkirakan penambahan kembali 58.000 pekerjaan setelah pada Juli terjadi penurunan mengejutkan sebesar 23.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 4,1%.
Data tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi pasar dalam membaca arah kebijakan Federal Reserve. Jika data tenaga kerja dan inflasi kembali memengaruhi ekspektasi suku bunga AS, pergerakan dolar AS terhadap mata uang Asia berpotensi kembali menjadi sorotan.
Selain itu, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G20 dijadwalkan bertemu di North Carolina pada Senin dan Selasa.
Agenda pertemuan tersebut mencakup inflasi, suku bunga, konflik Iran, serta tekanan di pasar obligasi global.
Load more