News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Investasi Rp7,2 Triliun Digelontorkan, Bangun Tambak Udang 2.150 Hektare di Sumba Timur

Pemerintah menjadikan pembangunan Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu di Sumba Timur, NTT, sebagai salah satu proyek strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Rabu, 2 September 2026 - 13:42 WIB
Kepala Bakom Muhammad Qodari
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah menjadikan pembangunan Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai salah satu proyek strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan kemiskinan di daerah tersebut.

Dengan investasi mencapai sekitar US$500 juta atau Rp7,2 triliun, kawasan budidaya udang terintegrasi ini disiapkan bukan sekadar sebagai tambak berskala besar, tetapi sebagai pusat industri yang menghubungkan sektor hulu hingga hilir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan pembangunan ISF Waingapu diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat NTT.

“Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu wilayah yang masih menghadapi tantangan kemiskinan di Indonesia, sehingga pembangunan Integrated Shrimp Farming atau ISF Waingapu diharapkan dapat memberikan efek pertumbuhan ekonomi, penyediaan lapangan kerja, serta pengentasan kemiskinan di kawasan tersebut,” ujar dia saat konferensi pers di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

Proyek tersebut tengah dibangun di atas lahan seluas 2.150 hektare. Dari luasan itu, sekitar 1.361 hektare akan dimanfaatkan untuk area tambak dan berbagai fasilitas pendukung.

Lokasi ISF Waingapu berada di Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Pembangunan fisik kawasan tersebut terus dikebut. Hingga 29 Juli 2026, progres konstruksi telah mencapai sekitar 10 persen, dengan dukungan lebih dari 300 unit alat berat.

Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir 2027. Dengan demikian, ISF Waingapu diharapkan mulai beroperasi pada awal 2028.

“Nilai investasi ISF Waingapu mencapai sekitar 500 juta US Dollar atau setara 7,2 triliun rupiah, mencakup pembangunan kolam budidaya, tandon, Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL Klaster, jaringan intake, fasilitas karantina, jalan produksi, serta IPAL utama,” tuturnya.

Besarnya skala proyek membuat ISF Waingapu diproyeksikan membentuk ekosistem industri udang yang relatif lengkap di Sumba Timur.

Ketika beroperasi penuh, ISF Waingapu ditargetkan mampu menghasilkan sekitar 52.800 ton udang per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produksi tersebut diharapkan menambah pasokan udang nasional sekaligus memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan pasar ekspor.

“Dari sisi ketenagakerjaan, ISF Waingapu diproyeksikan menyerap sekitar 7.000 tenaga kerja di sepanjang rantai industri, mulai dari sektor hulu, kegiatan produksi, hingga industri hilir,” tegas dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Api Padam Belum Tentu Bara Mati, Ini Tantangan Penanganan Karhutla di Lahan Gambut

Api Padam Belum Tentu Bara Mati, Ini Tantangan Penanganan Karhutla di Lahan Gambut

Api yang tak lagi terlihat di permukaan belum tentu menandakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benar-benar berakhir. 
Bukan Cuma demi Persib, Igor Tolic Ungkap Misi Maung Bandung di AFC Champions League Two

Bukan Cuma demi Persib, Igor Tolic Ungkap Misi Maung Bandung di AFC Champions League Two

Igor Tolic menegaskan Persib tak sekadar mengejar prestasi di AFC Champions League Two. Maung Bandung juga membawa misi mendongkrak koefisien Indonesia.
Hoki Besar! 3 Shio Diprediksi Mendadak Cuan pada 3 September 2026

Hoki Besar! 3 Shio Diprediksi Mendadak Cuan pada 3 September 2026

Ramalan keuangan 3 September 2026 membawa peluang cuan untuk 12 shio. Simak shio yang diprediksi hoki, strategi finansial, dan angka hoki besok.
Jadwal Tayang dan Sinopsis Made in Korea 2, Drama Korea yang Dibintangi Hyun Bin hingga Woo Do Hwan

Jadwal Tayang dan Sinopsis Made in Korea 2, Drama Korea yang Dibintangi Hyun Bin hingga Woo Do Hwan

Made in Korea 2 segera tayang di Disney+! Simak jadwal tayang, sinopsis, daftar pemain, serta kisah Hyun Bin dan Woo Do Hwan yang makin sengit.
Main di 4 Kompetisi, Borneo FC Prioritaskan Super League: Ada Degradasinya

Main di 4 Kompetisi, Borneo FC Prioritaskan Super League: Ada Degradasinya

Borneo FC bakal tampil di empat kompetisi musim 2026/2027, tetapi Dandri Dauri menegaskan Super League tetap jadi prioritas utama karena ada ancaman degradasi.
Kementerian LH Segel 21 Perusahaan Terkait Karhutla di 7 Provinsi

Kementerian LH Segel 21 Perusahaan Terkait Karhutla di 7 Provinsi

Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menegaskan telah menyegel 21 perusahaan imbas bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Emil Audero Resmi Gabung Rayo Vallecano dengan Status Pinjaman dari Como

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, sudah resmi bergabung dengan Rayo Vallecano dengan status pinjaman dari Como. Hal ini bisa berdampak baik untuk skuad Garuda.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dr. Muhammad Iqbal? Dokter Obgyn yang Viral Diduga Lecehkan Selebgram Lewat DM

Siapa dokter Muhammad Iqbal yang viral setelah diduga mengirim DM tak pantas kepada Leona Kanza? Simak profil, tempat praktik, dan kronologi kasusnya di sini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT