News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Ditutup Menguat 6 Poin, Besok Diprediksi Loyo Lagi ke Rp17.670

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp17.632 per dolar AS, menguat 6 poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.640 per dolar AS.
Selasa, 8 September 2026 - 15:47 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah menguat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.comNilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan Selasa (8/9/2026) dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Meski sempat melesat hingga 40 poin sepanjang perdagangan, penguatan rupiah akhirnya menyusut menjelang penutupan.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mencatat, rupiah ditutup di level Rp17.632 per dolar AS, menguat 6 poin dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.640 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup menguattipis 6 poin sebelumnya sempat menguat 40 poin di level Rp17.632 dari penutupan sebelumnya di level Rp17.640,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (8/9/2026).

Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah masih mendapatkan dorongan positif, tetapi penguatannya belum cukup kuat untuk bertahan di level terbaik sepanjang perdagangan. Tekanan eksternal dan dinamika pasar global masih menjadi faktor yang membuat pergerakan rupiah cenderung volatil.

Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan penguatan posisi cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 mencapai US$146,5 miliar, meningkat dari US$145,3 miliar pada akhir Juli 2026.

Kenaikan cadangan devisa tersebut memberikan bantalan yang lebih kuat bagi sektor eksternal Indonesia. BI menyebut peningkatan terutama ditopang penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Namun, pada saat yang sama, BI tetap melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah untuk merespons ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Posisi cadangan devisa Agustus 2026 juga setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor, atau 5,3 bulan impor sekaligus pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut masih berada jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Dengan demikian, ruang pertahanan eksternal Indonesia dinilai masih memadai ketika tekanan terhadap rupiah kembali meningkat. Cadangan devisa yang tebal menjadi salah satu faktor yang dapat menopang stabilitas nilai tukar sekaligus menjaga kepercayaan pasar.

Meski ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Ibrahim memperkirakan rupiah masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan Rabu (9/9/2026).

Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Rentang pergerakannya diperkirakan berada di level Rp17.630 hingga Rp17.670 per dolar AS.

“Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang  Rp17.630-Rp17.670,” ujar Ibrahim.

Proyeksi tersebut mencerminkan masih besarnya faktor eksternal yang memengaruhi pasar valuta asing. Penguatan cadangan devisa memang mempertebal bantalan ekonomi Indonesia, tetapi belum serta-merta menghilangkan tekanan yang berasal dari dinamika dolar AS dan pasar keuangan global.

Di sisi lain, BI melihat ketahanan eksternal Indonesia masih berada dalam kondisi baik. Selain ditopang cadangan devisa yang memadai, prospek masuknya modal asing juga menjadi faktor yang berpotensi memberikan dukungan terhadap rupiah.

BI menilai persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional serta imbal hasil investasi yang tetap menarik dapat menjaga aliran modal asing ke Indonesia.

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi rupiah untuk menghadapi tekanan pasar global. Namun, untuk perdagangan jangka pendek, volatilitas masih berpotensi tinggi sehingga pergerakan rupiah tetap akan sangat bergantung pada sentimen pasar dan arah dolar AS. (agr/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi Ungkap Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali ke Fase Strombolian

Badan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kini kembali pada karakteristik asalnya, yakni fase Strombolian. 
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Wamendagri Bima Ingatkan ASN tentang Keteladanan dan Amanah Jabatan

Wamendagri Bima Arya menyampaikan terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan.
Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Jenis Pakaian ini Haram Hukumnya Jika Dikenakan oleh Pria Saat Shalat, Bukan Mendapat Pahala Justru Berdosa 

Umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan pantas saat menunaikan ibadah shalat. Menggunakan pakaian yang dilarang saat beribadah bisa mendapat dosa
Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Kata PBVSI Soal Isu Naturalisasi Pemain untuk Memperkuat Timnas Voli Indonesia: Keinginan Ada, Kejelasan Belum

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sempat dikabarkan aka melakukan proses naturalisasi pemain untuk menambah kekuatan dari Timnas Voli Indonesia.
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.
Purbaya Ungkap Efisiensi MBG, Anggaran 2026 Diprediksi di Bawah Rp200 Triliun

Purbaya Ungkap Efisiensi MBG, Anggaran 2026 Diprediksi di Bawah Rp200 Triliun

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pengelolaan program MBG saat ini mulai menunjukkan efisiensi setelah kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) berganti.

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT