News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Geopolitik dan Era AI, Kadin Paparkan Strategi untuk Masa Depan Industri Tambang Indonesia

Kadin memaparkan bahwa industri tambang Indonesia perlu mempercepat adopsi AI, elektrifikasi, dan hilirisasi untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta daya saing.
Kamis, 10 September 2026 - 19:45 WIB
Energy Insights Forum bertajuk The Next Chapter of Indonesian Mining: Growth, AI, Capital, and Electrification yang digelar KADIN Indonesia Bidang ESDM dan Katadata.
Sumber :
  • Kadin

Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong perusahaan pertambangan memperkuat efisiensi modal dan mempercepat penggunaan teknologi. Hal ini dianggap penting sebagai strategi untuk menghadapi tekanan geopolitik, perubahan biaya, serta tuntutan transformasi industri.

Selain itu, investasi teknologi juga perlu difokuskan pada peningkatan produktivitas dan daya saing. Pengembangan teknologi dirasa tidak cukup dilakukan hanya untuk mengikuti tren.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dibahas dalam Energy Insights Forum bertajuk The Next Chapter of Indonesian Mining: Growth, AI, Capital, and Electrification. Forum tersebut digelar Kadin Indonesia Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Katadata di The Langham Hotel Jakarta, Rabu (9/9).

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang ESDM Aryo Djojohadikusumo mengatakan, dinamika geopolitik global ikut memengaruhi anggaran, proyeksi keuangan, dan ketahanan bisnis perusahaan tambang. Dampaknya antara lain terlihat dari perubahan harga serta ketersediaan bahan bakar.

“Banyak perusahaan pertambangan di ekosistem Kadin bertahan karena mereka sudah mengantisipasi masa depan. Apa yang sebelumnya hanya menjadi proyek percontohan, kini menjadi kebutuhan operasional,” ujar Aryo dalam keterangannya, dikutip Kamis (10/9/2026)>

Menurut Aryo, inovasi menjadi faktor penting untuk memperkuat ketahanan bisnis pertambangan dalam menghadapi ketidakpastian jangka panjang.

“Dari apa yang saya pelajari dari perusahaan-perusahaan tambang di Indonesia, tidak ada cara yang lebih baik untuk membangun ketahanan dan kekuatan jangka panjang selain dengan berinovasi,” kata Aryo.

Di tengah perubahan harga bahan bakar dan komoditas, perusahaan tambang juga semakin berhati-hati dalam menentukan belanja modal atau capital expenditure (capex).

Sementara itu, Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan mengatakan transformasi pertambangan membutuhkan strategi dan eksekusi yang terukur.

Hal tersebut termasuk dalam penerapan teknologi seperti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan elektrifikasi.

“Indonesia tidak bisa lagi hanya mengandalkan keunggulan sumber daya. Kita harus bergeser dari resource advantage menuju intelligence advantage. AI menjadi salah satu cara untuk meningkatkan skala ekonomi, produktivitas, dan memperkuat daya saing industri,” ujar Dany.

Dany menekankan pemanfaatan AI harus menjawab kebutuhan operasional. Teknologi tersebut tidak boleh berhenti pada tahap pengembangan tanpa memberikan dampak nyata terhadap kegiatan pertambangan.

MIND ID saat ini mengembangkan sejumlah pemanfaatan AI. Teknologi tersebut antara lain digunakan untuk mendukung keselamatan kerja, memantau kondisi peralatan, dan meningkatkan efisiensi proses produksi.

Arah transformasi tersebut sejalan dengan pemetaan McKinsey & Company yang melihat sumber pertumbuhan industri pertambangan mulai bergeser.

Pertumbuhan tidak lagi hanya bergantung pada peningkatan volume produksi, tetapi juga penciptaan nilai melalui mineral kritis, teknologi, dan efisiensi operasional.

Dalam sesi From Volume to Value: Winning the Next Decade of Metals & Mining, Partner McKinsey & Company Yanto dan Associate Partner Narendra Adoe membahas perubahan sumber pertumbuhan industri mineral global.

Perubahan tersebut mencakup pergeseran perhatian dari mineral fundamental menuju mineral kritis yang membutuhkan teknologi dan kemampuan pengolahan baru.

Yanto mengatakan mineral fundamental seperti batu bara, tembaga, dan bijih besi masih memiliki peran penting.

Namun, mineral kritis diperkirakan menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru karena dibutuhkan dalam pengembangan berbagai teknologi.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Untuk mineral yang sudah menjadi kekuatan kita, operational excellence menjadi kunci untuk menjaga daya saing secara fundamental. Di saat yang sama, kita perlu berinvestasi pada teknologi hilirisasi yang kompetitif agar Indonesia dapat menangkap nilai yang lebih besar dari lonjakan permintaan critical minerals, baik untuk transisi energi, AI, data center, maupun kebutuhan teknologi masa depan lainnya,” ujarnya.

Kemudian, Narendra Adoe jugfa menilai Indonesia memiliki modal kuat berupa kekayaan mineral serta basis industri hulu dan midstream. Meski demikian, peluang untuk meningkatkan nilai tambah masih terbuka di berbagai tahapan rantai industri.

“Ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperluas perannya di sepanjang rantai nilai, termasuk pada mineral kritis yang saat ini kapasitas pengolahan di hilir masih didominasi oleh negara lain” ujarnya.

Pembahasan mengenai teknologi juga berlanjut dalam sesi AI-led Innovation in Mining and Metals. Sesi tersebut menghadirkan Associate Partner McKinsey & Company Vivek Jha dan CTO Google Cloud Indonesia Sai Prasad Kolluri.

Keduanya membahas penerapan AI di sektor pertambangan untuk mendorong produktivitas dan efisiensi. AI juga dinilai dapat mendukung peningkatan kualitas pengambilan keputusan dalam operasional industri pertambangan.

Elektrifikasi Jadi Bagian Strategi Efisiensi

Dinamika geopolitik dan volatilitas harga komoditas serta bahan bakar dapat menekan margin dan meningkatkan ketidakpastian bagi perusahaan pertambangan. Kondisi ini mendorong perusahaan lebih selektif dalam menentukan investasi dan belanja modal (CAPEX).

Untuk menjaga efisiensi dan ketahanan operasional, perusahaan mulai memanfaatkan teknologi seperti AI dan elektrifikasi. AI membantu meningkatkan produktivitas dan pengambilan keputusan, sementara elektrifikasi berpotensi meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi emisi.

Peralihan dari kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (ICE) menuju kendaraan hybrid dan listrik berpotensi menekan konsumsi bahan bakar. Namun, penerapannya membutuhkan investasi untuk alat berat, infrastruktur pengisian daya, penyimpanan energi, dan jaringan listrik.

Bagi tambang di wilayah terpencil, keterbatasan akses listrik menjadi tantangan tersendiri. Pengembangan energi terbarukan dan microgrid dapat menjadi solusi untuk mendukung elektrifikasi dan membangun sistem kelistrikan yang lebih andal.

Energy Insights Forum merupakan kolaborasi KADIN Indonesia Bidang ESDM dan Katadata Indonesia yang bertujuan mendorong ekosistem investasi energi yang inklusif, transparan, dan berorientasi ke masa depan.

Selain forum diskusi, Energy Insights Forum juga menerbitkan buletin energi setiap bulan yang membahas berbagai topik penting seputar regulasi, perkembangan sektor energi dan mineral, peluang investasi, serta isu-isu terkini lainnya. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Turis Asing Main Skateboard di Tengah Jalan Mandalika, Ternyata Begini Alasannya

Viral Turis Asing Main Skateboard di Tengah Jalan Mandalika, Ternyata Begini Alasannya

Aksi WNA dan komunitas skateboard bermain di jalan kawasan Mandalika viral di media sosial. Pengelola kini mengkaji lokasi yang aman dan sesuai aturan
Belum Reda Polemik Batam, Uan Juicy Luicy Kembali Disorot Gegara DM Lama Minta PAP ke Seorang Wanita: Langsung Ilfeel

Belum Reda Polemik Batam, Uan Juicy Luicy Kembali Disorot Gegara DM Lama Minta PAP ke Seorang Wanita: Langsung Ilfeel

Vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar atau yang akrab disapa Uan, kembali menjadi perbincangan di media sosial. DM lama dengan seorang perempuan minta pap viral.
DPRD Surabaya Soroti Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa

DPRD Surabaya Soroti Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa

Persoalan kualitas air baku yang berdampak pada pasokan air Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya menjadi perhatian Komisi C DPRD Kota Surabaya.
5 Bayi Orang Utan Ditemukan di India, Diduga Dibawa Jaringan Penyelundupan Satwa

5 Bayi Orang Utan Ditemukan di India, Diduga Dibawa Jaringan Penyelundupan Satwa

Lima bayi orang utan ditemukan di hutan Odisha, India, jauh dari habitat alaminya. Petugas menyelidiki dugaan perdagangan satwa liar ilegal.
Resmi Berlabuh ke Persija, Ivan Mamut: Saya Akan Memberikan Lebih dari 100 Persen di Setiap Pertandingan!

Resmi Berlabuh ke Persija, Ivan Mamut: Saya Akan Memberikan Lebih dari 100 Persen di Setiap Pertandingan!

Persija resmi mengumumkan kedatangan striker asal Kroasia, Ivan Mamut, yang akan menjadi bagian dari skuad untuk dua musim ke depan. Mamut mengaku sudah
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 September 2026: Leo Ada Peluang Baru, Libra Jangan Pelit

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 September 2026: Leo Ada Peluang Baru, Libra Jangan Pelit

Ramalan keuangan zodiak besok, 11 September 2026, untuk 12 zodiak lengkap. Cek peruntungan rezeki dan strategi finansialmu di sini!

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT